Kecelakaan Lalu Lintas Saat Perayaan Kemenangan Persib Bandung
Pada malam hari Minggu (11/1), kemenangan yang diraih oleh Persib Bandung atas Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) justru diiringi kabar duka. Seorang bobotoh, penggemar setia Persib, dilaporkan meninggal dunia saat dalam perjalanan pulang setelah menyaksikan pertandingan tersebut.
Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) terjadi pada pukul 18.57 WIB di Jalan SOR Pendamping GBLA, tepatnya di seberang Tol Purbaleunyi KM 148-A. Dua kendaraan bermotor terlibat dalam kejadian ini, yaitu sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi D 4625 AQS dan sepeda motor Suzuki Satria FU.
Sepeda motor Honda Scoopy dikendarai oleh FO (21 tahun) dan membonceng IG. Kendaraan ini melaju dari arah Timur ke Barat di jalur yang berlawanan. Di sisi lain, sepeda motor Suzuki Satria FU dikendarai oleh AH (31 tahun) dan membonceng RM (31 tahun), yang melaju dalam arah yang berlawanan.
Saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), kedua kendaraan tersebut bertabrakan secara keras. Akibat benturan tersebut, para pengemudi dan penumpang mengalami luka-luka. Salah satu penumpang dari sepeda motor Suzuki Satria FU, yakni RM, dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Penumpang Suzuki Satria FU RM meninggal dunia ditempat kejadian. Korban dibawa ke RSHS Kota Bandung,” ujar AKP Fiekry Adi Perdana, Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Bandung, saat dikonfirmasi pada Senin (12/1).
Selain korban meninggal, dua korban lainnya mengalami luka ringan, sedangkan satu orang lagi mengalami luka berat. Mereka semua langsung dibawa ke RSUD Ujungberung untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi juga melakukan olah TKP dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti. Dari hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga disebabkan oleh pelanggaran arus lalu lintas dan kurangnya konsentrasi pengemudi.
Penyebab Kecelakaan
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kecelakaan ini terjadi karena pengemudi tidak mematuhi aturan lalu lintas. Seperti yang telah disampaikan oleh AKP Fiekry, kemungkinan besar kejadian ini dipicu oleh kesalahan pengemudi dalam mengemudikan kendaraannya. Hal ini menjadi peringatan penting bagi seluruh pengguna jalan untuk tetap waspada dan mematuhi rambu-rambu serta tata tertib lalu lintas.
Beberapa faktor yang bisa memicu kecelakaan seperti kelelahan, kurangnya konsentrasi, atau bahkan penggunaan ponsel saat berkendara. Semua hal tersebut dapat berdampak serius, terutama di area-area yang ramai seperti dekat stadion atau jalan-jalan utama.
Tindakan yang Dilakukan oleh Pihak Berwajib
Setelah kecelakaan terjadi, pihak kepolisian segera tiba di lokasi dan melakukan proses olah TKP. Selain itu, mereka juga menanyakan keterangan kepada saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian. Proses ini penting untuk memastikan bahwa semua fakta dapat diketahui dan dianalisis dengan baik.
Barang bukti seperti kendaraan yang terlibat, pakaian korban, serta alat-alat lainnya juga dikumpulkan sebagai bagian dari penyelidikan. Hasil dari penyelidikan ini akan digunakan untuk menentukan penyebab pasti dari kecelakaan tersebut dan mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.
Kesimpulan
Peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada malam hari Minggu (11/1) menjadi peringatan bahwa keselamatan berkendara harus selalu menjadi prioritas. Meskipun momen kemenangan Persib Bandung memberikan kegembiraan, kejadian ini justru mengingatkan kita akan pentingnya kesadaran berlalu lintas.
Dengan adanya tindakan cepat dari pihak kepolisian dan upaya-upaya pencegahan yang dilakukan, diharapkan kecelakaan seperti ini dapat diminimalisir dan keselamatan pengguna jalan dapat lebih terjamin.



