Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 12 Februari 2026
Trending
  • Siap Miliki Mobil Baru? 6 Shio Ini Diprediksi Bisa Beli Mobil Tahun 2026
  • 5 rute terindah Yogyakarta-Magelang: Tak membosankan untuk perjalanan santai
  • 5 shio paling beruntung 10 Februari 2026: Rezeki mengalir, karier melesat, cinta bersinar!
  • Kapolsek Dipecat Karena Diduga Tak Tangkap Pemain Judi, Pelapor Duga Balas Dendam
  • Alasan Mensos Saifullah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta BPJS PBI: Realokasi ke Warga Lebih Miskin
  • Keuangan Melejit! 4 Zodiak Ini Paling Beruntung Mulai 11 Februari 2026
  • Prediksi Skor Sanfrecce Hiroshima vs Johor Darul Ta’zim Piala Champions AFC 2026
  • Ulasan Lengkap Midea D10-02VD1: Temukan Fitur Unggulannya
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»BMW Kembangkan Material Alternatif Serat Karbon dari Tanaman Flax yang Ramah Lingkungan
Otomotif

BMW Kembangkan Material Alternatif Serat Karbon dari Tanaman Flax yang Ramah Lingkungan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover19 Juni 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
BMW Kembangkan Material Alternatif Serat Karbon dari Tanaman Flax yang Ramah Lingkungan
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

 

BMW terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan, bukan hanya melalui elektrifikasi kendaraan, tetapi juga lewat inovasi material. Pabrikan asal Jerman ini baru saja mengumumkan pengembangan bahan alternatif serat karbon yang lebih ramah lingkungan, terbuat dari serat alami tanaman flax.

Material ini dikembangkan melalui kerja sama dengan perusahaan asal Swiss, Bcomp. Serat dari biji flax—yang umumnya digunakan untuk kain linen—diolah sedemikian rupa sehingga menjadi material kuat dan tahan lama. Teksturnya unik, menyerupai serat karbon, namun dengan tampilan yang lebih kompleks dan alami.

Serat dari tanaman flax lebih ringan dari serat karbon Serat dari tanaman flax lebih ringan dari serat karbon. Foto: BMW

BMW mengklaim material baru ini memiliki potensi untuk mengurangi emisi CO2 hingga 40 persen dibandingkan serat karbon konvensional. Tak hanya ramah lingkungan, material ini juga lebih mudah didaur ulang, terutama saat kendaraan mencapai akhir masa pakainya.

Dalam tahap uji coba, material flax ini sudah digunakan pada berbagai bagian bodi BMW M4 Coupe, termasuk atap, diffuser belakang, dan sisipan pada kap mesin. Selain itu, bahan ini juga telah lolos uji homologasi kendaraan dan terbukti kuat di lintasan balap. Komposit alami ini pertama kali digunakan oleh BMW M Motorsport di ajang Formula E musim 2019 dan terus dikembangkan untuk mobil balap seperti M4 DTM dan M4 GT4. Bahkan, akan dipakai di 24 Hours of Nürburgring.

Serat flax lebih ringan dari serat karbon Serat flax bakal diterapkan di sejumlah model BMW ke depannya. Foto: BMW

CEO BMW M, Franciscus van Meel menyatakan bahwa penggunaan komposit berbasis bahan alami menjadi bagian penting dari strategi lightweight design di dunia motorsport. Ke depannya, komponen berbahan flax ini juga direncanakan hadir dalam jajaran BMW M Performance Parts, bahkan berpotensi menjadi perlengkapan standar.

Selain BMW, sejumlah merek lain seperti Porsche, Volvo, dan Polestar juga turut mendukung pengembangan teknologi material ramah lingkungan dari Bcomp. Ini menandakan masa depan otomotif akan semakin hijau—bukan hanya dari tenaga penggeraknya, tetapi juga dari bahan pembentuknya. (HFD/TOM)

Sumber: Carscoops

Baca juga:

MG Menawarkan Evolusi Berkendara Canggih untuk Gaya Hidup Modern

Xpeng G7 Resmi Meluncur: SUV Listrik Canggih Kolaborasi Huawei dan Cip AI Turing

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Siap Miliki Mobil Baru? 6 Shio Ini Diprediksi Bisa Beli Mobil Tahun 2026

12 Februari 2026

Veloz hybrid muncul ke permukaan, rival langsung panas

12 Februari 2026

Mengapa Mobil Berbunyi Saat Transmisi? Ini 4 Penyebabnya

12 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Siap Miliki Mobil Baru? 6 Shio Ini Diprediksi Bisa Beli Mobil Tahun 2026

12 Februari 2026

5 rute terindah Yogyakarta-Magelang: Tak membosankan untuk perjalanan santai

12 Februari 2026

5 shio paling beruntung 10 Februari 2026: Rezeki mengalir, karier melesat, cinta bersinar!

12 Februari 2026

Kapolsek Dipecat Karena Diduga Tak Tangkap Pemain Judi, Pelapor Duga Balas Dendam

12 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?