Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia A Rafiq, di wilayah Jawa Tengah pada Selasa (3/3/2026). Penangkapan ini dilakukan setelah tim penyidik KPK mengamankan sang Bupati bersama sejumlah pihak lainnya untuk pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih, Jakarta.
Fadia A Rafiq dikenal sebagai anak dari pedangdut legendaris A. Rafiq. Sebelum menjabat sebagai Bupati Pekalongan, ia pernah menjadi Wakil Bupati Pekalongan pada periode 2011-2016 dan kemudian menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan (2016-2021). Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Tengah periode 2016-2021.
Profil Lengkap Fadia A. Rafiq
Nama lahir: Laila Fathiah
Nama populer: Fadia A. Rafiq
Tanggal lahir: 23 Mei 1978
Tempat lahir: Jakarta, Indonesia
Usia: 47 tahun (per 2026)
Kebangsaan: Indonesia
Orang tua: A. Rafiq (pedangdut legendaris) & Aisyah
Saudara: Fairuz A. Rafiq (adik, aktris)
Suami: Ashraff Abu (Penyanyi Malaysia dan Anggota DPR RI)
Anak: 6 orang
Fadia A. Rafiq lulus dari S1 Manajemen Universitas AKI Semarang, kemudian melanjutkan studi S2 Manajemen di Universitas Stikubank Semarang, dan S3 di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Semarang.
Sebagai penyanyi dangdut, Fadia A. Rafiq dikenal lewat lagu “Cik Cik Bum Bum” yang sempat melejit di era 1990-an. Ia juga mewarisi bakat seni dari keluarganya, khususnya ayahnya, A. Rafiq.
Karier Politik
Fadia A. Rafiq menjabat sebagai Wakil Bupati Pekalongan (2011–2016) mendampingi Amat Antono. Setelah itu, ia menjadi Bupati Pekalongan ke-24 (2021–2025), berpasangan dengan H. Riswadi, S.H. Saat ini, ia sedang menjabat dalam periode kedua, yaitu 2025–2030.
Harta Kekayaan Fadia A. Rafiq
Berdasarkan laporan terakhir pada 29 Maret 2024, harta kekayaan Fadia A. Rafiq mencapai angka Rp 86,7 miliar. Berikut rincian asetnya:
A. Tanah dan Bangunan
- Tanah Seluas 2720 m2 di Kab / Kota Pekalongan, Hasil Sendiri Rp. 2.040.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 90 m2/55 m2 di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp. 1.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 180 m2/162 m2 di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp. 3.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 2.25 m2/2.25 m2 di Kab / Kota Jakarta Pusat , Hasil Sendiri Rp. 2.400.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 2.84 m2/2.84 m2 di Kab / Kota Jakarta Pusat, Hasil Sendiri Rp. 3.800.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 800 m2/500 m2 di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp. 5.000.000.00
- Tanah dan Bangunan Seluas 489 m2/200 m2 di Kab / Kota Semarang, Hasil Sendiri Rp. 7.000.000.000
- Tanah Seluas 200 m2 di Kab / Kota Badung, Hasil Sendiri Rp. 3.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/100 m2 di Kab / Kota Jakarta Timur , Hasil Sendiri Rp. 5.000.000.000
- Tanah Seluas 550 m2 di Kab / Kota Bogor, Hasil Sendiri Rp. 10.000.000.000
… (lanjutan detail aset)
B. Alat Transportasi dan Mesin
- Mobil Hyundai Minibus Tahun 2013, Hasil Sendiri Rp. 200.000.000
- Mobil Alphard A/T 2.4 Tahun 2018, Hasil Sendiri Rp. 980.000.000
C. Harta Bergerak lainnya
A Rp. 3.020.000.000
D. Surat Berharga
Rp. —-
E. Kas dan Setara Kas
Rp. 10.897.466.986
F. Harta lainnya
Rp. —-
Sub Total Rp. 89.387.466.986
III. Utang Rp. 2.684.436.439
IV. Total Harta Kekayaan: Rp. 86.703.030.547



