Persebaya Surabaya Memperpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Persebaya Surabaya kembali menjadi sorotan setelah mencatat kemenangan penting atas Bali United. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi 13 laga beruntun. Hasil ini juga membawa Persebaya ke posisi kelima klasemen dengan 35 poin, menjadikannya sebagai tim yang mendekati empat besar.
Kemenangan di Bali juga menjadi bukti bahwa karakter dan semangat Bajol Ijo semakin kuat. Mereka berhasil memutus tren negatif dalam laga tandang sejak 2022. Selain itu, pertandingan ini juga menjadi momen penting bagi pemain baru dan pemain muda yang menunjukkan kontribusi nyata.
Debut yang Mengesankan untuk Gustavo Fernandes
Debut Gustavo Fernandes di Persebaya Surabaya berlangsung sangat mengesankan. Pemain asal Brasil ini masuk pada babak kedua menggantikan Malik Risaldi. Ia langsung berduet dengan Leo Lelis dan Risto Mitrevski di jantung pertahanan. Kolaborasi tersebut terbukti solid dalam meredam tekanan tuan rumah.
Statistiknya mencatat 1 blok, 8 clearance, dan 4 intersep. Angka-angka ini menunjukkan kontribusi nyata dari Gustavo dalam menjaga pertahanan. Ia mengaku bahagia bisa debut sekaligus membantu tim menang. “Merupakan kebahagiaan besar dapat debut dalam pertandingan hari ini, dan kebahagiaan lebih besar lagi dapat pulang dengan kemenangan,” ujarnya.
Kehadiran Gustavo Fernandes melengkapi lini belakang yang sudah tangguh. Pelatih Bernardo Tavares menilai bahwa Gustavo memberi dimensi baru di pertahanan. Debut ini menjadi bukti bahwa pemain asing baru bisa langsung memberi dampak positif.
Gol Perdana Alfan Suaib
Alfan Suaib mencetak gol debut saat Persebaya menang di Bali. Gol tercipta menit ke-69 memanfaatkan umpan Francisco Rivera. Masuk sebagai pemain pengganti, ia menunjukkan kepercayaan diri tinggi. Gol ini dipersembahkan untuk orang tua dan Bonek.
“Gol ini saya persembahkan untuk orang tua saya dan seluruh Bonek dan Bonita,” ujarnya. Pelatih Bernardo Tavares memuji keberanian Alfan sebagai contoh ideal pemain muda. “Dalam situasi sulit, kita bisa melihat siapa yang benar-benar memiliki karakter. Alfan menunjukkan itu hari ini,” kata Tavares.
Gol debut ini menjadi simbol regenerasi di tubuh Persebaya. Akademi Persebaya kembali melahirkan pemain potensial. Alfan sebelumnya tampil di EPA U-20 sebelum menembus tim utama. Atmosfer kondusif tim membantu perkembangan pemain muda. Francisco Rivera menegaskan semua pemain berkontribusi, baik muda maupun baru. Gol Alfan menjadi pesan penting bagi akademi. Kesempatan bisa datang kapan saja bagi pemain muda.
Jadwal Berikutnya: Persebaya vs Bhayangkara FC
Persebaya akan menjamu Bhayangkara FC di Stadion GBT, Sabtu (14/2/2026). Absennya Milos Raickovic dan Pedro Matos menjadi tantangan besar. Tavares menegaskan tim harus siap dengan kondisi apapun. Kehadiran Toni Firmansyah menjadi solusi di lini tengah. Francisco Rivera akan menjadi motor serangan.
Duet Risto Mitrevski dan Leo Lelis tetap menjadi andalan di lini belakang. Dengan tambahan Gustavo Fernandes, pertahanan semakin berlapis. Bhayangkara datang dengan ambisi bangkit setelah menambah pemain asing baru. Mereka diperkuat eks pemain Persis Solo seperti Moussa Sidibe, Sho Yamamoto, dan Ryo Matsumura. Pelatih Paul Munster menegaskan timnya siap tampil lebih agresif. “Dengan tambahan pemain baru, kami ingin lebih tajam di depan gawang,” katanya.
Pertandingan ini akan menjadi ujian konsistensi bagi Bajol Ijo. Dukungan penuh Bonek dan Bonita di Stadion GBT akan menjadi energi tambahan. Persebaya kini hanya terpaut 12 poin dari pemuncak klasemen Persib Bandung. Dengan 14 laga tersisa, peluang juara tetap terbuka.



