Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 15 Juli 2026
Trending
  • BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»BEI Evaluasi FCA, Ini Dampaknya bagi Pasar Saham Indonesia
Ekonomi

BEI Evaluasi FCA, Ini Dampaknya bagi Pasar Saham Indonesia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com.CO.ID – JAKARTA.

Evaluasi Kebijakan Full Call Auction (FCA) oleh BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempertimbangkan evaluasi terhadap penerapan skema full call auction (FCA) pada papan pemantauan khusus. Rencana ini direncanakan selesai dalam kuartal II-2026, sebagai bagian dari peninjauan berkala atas kebijakan yang telah diterapkan sebelumnya. Menurut pejabat sementara BEI, Jeffrey Hendrik, evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas mekanisme perdagangan yang ada.

Sejumlah analis menilai bahwa langkah ini merupakan hal wajar dan penting untuk mendorong perkembangan struktur pasar modal. FCA dirancang sebagai alat pengendalian risiko bagi saham-saham yang masuk papan pemantauan khusus, biasanya karena volatilitas tinggi, likuiditas rendah, atau isu fundamental dan tata kelola. Namun, evaluasi juga perlu dilakukan mengingat dinamika pasar yang terus berubah.

Pertimbangan dalam Evaluasi FCA

Dalam proses evaluasi, beberapa aspek penting yang harus dipertimbangkan antara lain:

Efektivitas FCA dalam meredam spekulasi berlebihan

Meskipun FCA berhasil mencegah lonjakan harga yang tidak wajar, di sisi lain bisa menyebabkan saham menjadi “mati suri” karena pelaku pasar enggan terlibat akibat keterbatasan frekuensi lelang.

Dampak terhadap likuiditas dan price discovery

Likuiditas seringkali terganggu karena keterbatasan transaksi, sehingga investor kesulitan memperkirakan arah harga saham selama sesi.

Kriteria saham yang masuk dan keluar dari FCA

Kebijakan ini perlu lebih jelas dan objektif agar tidak menimbulkan ketidakadilan atau persepsi negatif dari para investor.

Persepsi investor institusi dan asing

Kredibilitas kebijakan sangat penting, terutama untuk menarik minat investor asing yang cenderung lebih selektif.

Tantangan dan Kelemahan FCA

Menurut Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, beberapa kelemahan FCA yang menjadi perhatian investor antara lain:

Transparansi terbatas

Adanya
bid dan offer tersembunyi yang mengurangi visibilitas pasar.

Likuiditas rendah

Saham-saham yang masuk FCA seringkali sulit diperdagangkan, baik saat masuk maupun keluar.

Tidak adanya price discovery optimal

Investor kesulitan mengetahui arah harga saham selama sesi.

Kurangnya pemahaman investor ritel

Banyak investor pemula belum memahami mekanisme FCA secara utuh.

Evaluasi FCA diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap sistem tersebut. Dengan perubahan signifikan, dampaknya bisa sangat besar, terutama pada saham-saham berkapitalisasi kecil dan menengah yang sering menjadi penghuni papan pemantauan khusus. Perubahan kriteria diharapkan dapat menggeser komposisi saham yang masuk FCA, baik bertambah maupun berkurang, tergantung pada kebijakan BEI.

Dampak Jangka Panjang

Jika saham keluar dari skema FCA, maka potensi peningkatan likuiditas dan volatilitas bisa terjadi. Sebaliknya, saham yang baru masuk FCA cenderung menghadapi tekanan psikologis dan penurunan minat transaksi. Dalam jangka panjang, konsistensi evaluasi seperti ini dapat meningkatkan kepercayaan investor, khususnya asing, terhadap integritas pasar modal domestik.

Saran untuk Investor

Nafan menyarankan para investor tetap fokus pada saham-saham dengan fundamental solid namun masih undervalued. Analisis teknikal dan pengelolaan risiko secara disiplin sangat penting dalam investasi.

Hendra Wardana, Pengamat Pasar Modal, menyarankan investor yang memegang saham penghuni FCA untuk tetap fokus pada kinerja emiten dan potensi perbaikan fundamental. Jika saham memiliki masalah serius, keluar dari FCA belum tentu otomatis memicu reli berkelanjutan. Namun, jika masalah bersifat teknis atau sementara, peluang re-rating bisa terbuka ketika status FCA berubah.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa

11 Juli 2026

BEI Evaluasi Aturan Papan Pemantauan Khusus

11 Juli 2026

Bursa Asia Tertekan Selasa (7/7) Akibat Kenaikan Laba Samsung dan Pelemahan Yen

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

BPTD Jambi Bungkam, Dugaan Ketidaksesuaian SBU dan SKP pada Sejumlah Proyek Konstruksi Tahun 2025 Mengemuka

14 Juli 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?