Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 28 Januari 2026
Trending
  • Pekan Depan, Kemenhub Uji Coba Penegakan Hukum ODOL di 5 Lokasi
  • OJK Tanggapi Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
  • Top Skor Proliga 2026: LavAni Bintang Asing Ciptakan Kejutan, Megawati di Urutan Enam dengan 97 Poin
  • Dua Wanita dan Satu Pria Tersesat di Sukasada, Suami Tunggu Dua Hari di Rumah
  • Arsenal Kalah dari Man United, Rekor 20 Tahun Liga Inggris Chelsea Tetap Aman
  • Akhyana Kehilangan Motor Kesayangannya di Plumbon
  • Cha Eun Woo Diperiksa Terkait Dugaan Penggelapan Pajak Rp230 Miliar
  • Hoki Beruntun! 5 Shio Ini Dikabarkan Dapat Keberuntungan Tak Terputus
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Beranda » Bangun Aplikasi AI Seketika masih Rumit
Nasional

Bangun Aplikasi AI Seketika masih Rumit

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 Maret 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Bangun Aplikasi AI Seketika masih Rumit
(MI/HO)

LEDAKAN kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) telah tiba. Menurut McKinsey, 92% perusahaan berencana meningkatkan investasi AI mereka selama tiga tahun ke depan. Perusahaan ingin memanfaatkan peluang ini dan memanfaatkan janji-janji AI. Namun, jalan untuk membangun aplikasi AI real-time sangatlah rumit. 

Para pengembang menyulap berbagai alat, bahasa dan antarmuka untuk menggabungkan model machine learning (ML) dan menarik konteks yang berharga dari berbagai tempat data berada. Alur kerja yang terfragmentasi ini menyebabkan inefisiensi yang mahal, perlambatan operasi, dan halusinasi AI yang dapat merusak reputasi.

“Membangun aplikasi AI real-time sudah lama menjadi terlalu rumit. Ini karena aplikasi itu membutuhkan banyak sekali alat bantu dan keahlian yang mendalam untuk memulainya,” ujar Shaun Clowes, Chief Product Officer di Confluent. Karena itu, pihaknya memberikan kemajuan terbaru dalam Confluent Cloud untuk Apache Flink untuk meruntuhkan hambatan tersebut dan menghadirkan kecerdasan streaming yang didukung oleh AI dalam jangkauan tim mana pun. 

Baca juga : Sedikit Perusahaan Yakin Infrastruktur TI Mampu Dukung AI

Flink Native Inference memangkas alur kerja rumit dengan memungkinkan organisasi untuk menjalankan model AI open source apa pun secara langsung di Confluent Cloud. Flink Search menyatukan akses data di berbagai basis data vektor, merampingkan penemuan, dan pengambilan dalam satu antarmuka. 

Fungsi built-in machine learning ML yang baru menghadirkan kasus penggunaan yang digerakkan oleh AI, seperti peramalan dan deteksi anomali, langsung ke dalam Flink SQL, sehingga membuat ilmu data tingkat lanjut menjadi mudah. Inovasi-inovasi ini mendefinisikan ulang cara bisnis dapat memanfaatkan AI untuk keterlibatan pelanggan secara real-time dan pengambilan keputusan. 

“Yang dulu membutuhkan tambal sulam teknologi, sekarang dapat dilakukan dengan mulus dalam platform kami dengan keamanan tingkat perusahaan dan efisiensi biaya,” imbuhnya. Sebagai satu-satunya solusi pemrosesan stream tanpa server di pasar yang menyatukan pemrosesan real-time dan batch, Confluent Cloud untuk Apache Flink memberdayakan tim untuk dengan mudah menangani aliran data yang berkelanjutan dan beban kerja batch dalam satu platform. (I-2)

aplikasi Bangun Masih Rumit Seketika
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Pekan Depan, Kemenhub Uji Coba Penegakan Hukum ODOL di 5 Lokasi

28 Januari 2026

OJK Tanggapi Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald

28 Januari 2026

Dua Wanita dan Satu Pria Tersesat di Sukasada, Suami Tunggu Dua Hari di Rumah

28 Januari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pekan Depan, Kemenhub Uji Coba Penegakan Hukum ODOL di 5 Lokasi

28 Januari 2026

OJK Tanggapi Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald

28 Januari 2026

Top Skor Proliga 2026: LavAni Bintang Asing Ciptakan Kejutan, Megawati di Urutan Enam dengan 97 Poin

28 Januari 2026

Dua Wanita dan Satu Pria Tersesat di Sukasada, Suami Tunggu Dua Hari di Rumah

28 Januari 2026
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?