Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 10 Juni 2026
Trending
  • 12 Ramalan Shio Besok Senin 8 Juni 2026: Nomor Hoki, Cinta, dan Karier
  • Jadwal MotoGP Hungaria 2026 Live Trans7: Marco Bezzecchi Kesulitan di Sprint Race
  • Acer Perkenalkan Laptop Aspire AI Baru di Computex 2026
  • Tekanan Pasar Masih Berlangsung, Pinnacle Pertahankan Fleksibilitas Portofolio
  • Pembuat Tipu Pengantin Dihukum 1,5 Tahun Penjara
  • Pandangan: Pendidikan Sejati Menurut Perspektif Parmenides
  • Jerman dan Brasil Ganti Pemain untuk Piala Dunia 2026, Ini Pengganti Lennart Karl dan Wesley
  • Baim Wong Pilih Bulukumba untuk Film Baru, Andi Utta Dorong Wisata Daerah Global
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Baim Wong Pilih Bulukumba untuk Film Baru, Andi Utta Dorong Wisata Daerah Global
Pariwisata

Baim Wong Pilih Bulukumba untuk Film Baru, Andi Utta Dorong Wisata Daerah Global

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover10 Juni 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kunjungan Baim Wong ke Bulukumba: Peluang Baru untuk Pariwisata Daerah

Angin laut berembus lembut di pesisir Tanjung Bira, Jumat, 5 Juni 2026. Ombak memecah bibir pantai dengan irama yang tenang, sementara hamparan pasir putih memantulkan cahaya matahari pagi. Di ujung selatan Pulau Sulawesi itu, sejumlah tamu berjalan menyusuri kawasan wisata yang selama bertahun-tahun menjadi kebanggaan masyarakat Bulukumba.

Di antara rombongan tersebut, hadir artis sekaligus produser ternama Indonesia, Baim Wong. Bersama timnya, ia mengamati setiap sudut lanskap yang terbentang di hadapannya. Namun bagi Pemerintah Kabupaten Bulukumba, kunjungan itu bukan sekadar survei lokasi syuting. Ada harapan besar yang ikut berjalan bersama rombongan tersebut: harapan agar keindahan Bulukumba suatu hari tampil di layar bioskop dan disaksikan jutaan pasang mata.

Harapan itu pula yang disambut langsung oleh Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf atau yang akrab disapa Andi Utta. Bagi orang nomor satu di Bulukumba itu, kehadiran industri perfilman nasional di daerahnya bukan hanya tentang produksi sebuah film. Lebih dari itu, film dipandang sebagai media promosi yang mampu memperkenalkan wajah Bulukumba kepada Indonesia bahkan dunia.

Kunjungan Baim Wong ke Bulukumba

Kunjungan Baim Wong ke Bulukumba merupakan bagian dari proses pencarian lokasi syuting untuk film terbaru yang rencananya diproduksi tahun 2026 dan tayang pada 2027. Dalam survei tersebut, Baim bersama tim mengunjungi sejumlah destinasi unggulan Bulukumba. Mulai dari Tebing Apparalang yang dikenal dengan tebing batu karangnya yang menjulang di atas laut biru, kawasan pembuatan perahu Pinisi di Tanah Beru, hingga Pantai Tanjung Bira yang selama ini menjadi ikon wisata Sulawesi Selatan.

Menurut Baim Wong, Bulukumba dipilih karena memiliki kekuatan visual yang sangat mendukung kebutuhan produksi film. “Kami sedang melakukan survei lokasi untuk film yang akan digarap tahun ini dan direncanakan tayang tahun depan. Bulukumba memiliki spot yang indah dan menarik untuk dijadikan lokasi syuting,” ujarnya.

Film tersebut rencananya akan dibintangi sejumlah artis papan atas Indonesia, termasuk Prilly Latuconsina dan Amanda Manopo. Baim berharap kehadiran film yang mengambil lokasi di Bulukumba nantinya dapat memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata daerah.

Harapan Pemerintah Kabupaten Bulukumba

Harapan itu sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang selama beberapa tahun terakhir terus mendorong promosi wisata melalui berbagai pendekatan kreatif. Bagi Andi Utta, film memiliki kekuatan yang berbeda dibandingkan promosi konvensional. Sebuah adegan yang menampilkan keindahan pantai atau budaya lokal sering kali mampu meninggalkan kesan mendalam bagi penonton dan mendorong mereka untuk datang langsung ke lokasi yang ditampilkan.

Pertemuan antara Baim Wong dan Bupati Bulukumba berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Bulukumba. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba, Hamrina A. Muri. Dalam pertemuan itu, Andi Utta menyampaikan apresiasi atas keputusan Baim Wong dan tim yang memilih Bulukumba sebagai salah satu kandidat lokasi syuting.

Menurutnya, industri film dapat menjadi sarana promosi yang sangat efektif untuk memperkenalkan potensi wisata daerah kepada khalayak yang lebih luas. “Kami tentu menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan Baim Wong dan tim. Film bisa menjadi media promosi untuk memperkenalkan potensi wisata daerah kepada masyarakat Indonesia bahkan mancanegara,” kata Andi Utta.

Keunggulan Geografis Bulukumba

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Bulukumba selama ini dikenal sebagai daerah maritim yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang khas. Daerah berjuluk Bumi Panrita Lopi tersebut merupakan tempat lahirnya perahu Pinisi, mahakarya pelayaran tradisional yang telah diakui dunia. Selain itu, kawasan pesisir Bulukumba juga menyimpan bentang alam yang sulit ditemukan di daerah lain.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Utta turut menjelaskan berbagai keunggulan geografis Bulukumba kepada rombongan Baim Wong. Ia menuturkan bahwa Bulukumba berada di ujung selatan Pulau Sulawesi dengan garis pantai mencapai kurang lebih 128 kilometer. Dari total panjang garis pantai tersebut, sekitar 40 kilometer merupakan kawasan pantai berpasir putih yang menjadi daya tarik utama wisata daerah. Salah satu yang paling terkenal tentu saja Tanjung Bira.

“Bulukumba berada di ujung selatan Pulau Sulawesi. Bulukumba memiliki garis pantai sepanjang kurang lebih 128 kilometer dan sekitar 40 kilometernya merupakan pantai berpasir putih yang menjadi daya tarik wisata utama daerah ini,” jelas Andi Utta.

Ia juga menjelaskan bahwa pasir putih halus di kawasan Tanjung Bira terbentuk melalui proses alam yang dipengaruhi kondisi geografis dan keberadaan palung laut di sekitar perairan Bulukumba. Penjelasan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan karakteristik unik Bulukumba kepada calon investor maupun pelaku industri kreatif yang datang ke daerah itu.

Potensi Lokasi yang Menunggu Cerita

Bagi dunia perfilman, lokasi bukan sekadar latar belakang. Lokasi adalah bagian dari cerita. Bulukumba memiliki banyak elemen yang dapat memperkuat narasi sebuah film. Apparalang menawarkan panorama tebing karang yang dramatis. Tanah Beru menghadirkan kisah panjang para pengrajin Pinisi yang diwariskan lintas generasi. Sementara Tanjung Bira menyuguhkan perpaduan laut biru, pasir putih, dan cakrawala yang luas.

Kombinasi tersebut menjadikan Bulukumba memiliki daya tarik visual yang kuat untuk berbagai genre film. Tidak berlebihan jika pemerintah daerah berharap produksi film nasional di kawasan ini dapat menjadi pemicu meningkatnya kunjungan wisatawan. Fenomena serupa telah terjadi di berbagai daerah di Indonesia maupun dunia, ketika sebuah lokasi syuting mendadak menjadi tujuan wisata baru setelah muncul dalam film populer.

Karena itu, kunjungan Baim Wong dinilai sebagai peluang strategis yang perlu didukung bersama. Selama proses survei lokasi, Baim Wong dan tim juga didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba, Hamrina A. Muri. Pendampingan tersebut dilakukan untuk memperkenalkan berbagai destinasi unggulan sekaligus memberikan informasi mengenai aksesibilitas dan potensi kawasan yang dapat digunakan sebagai lokasi produksi.

Pada akhirnya, kunjungan seorang produser film ke Bulukumba mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Namun dampaknya bisa bertahan bertahun-tahun. Jika rencana itu benar-benar terwujud, maka setiap adegan yang menampilkan pasir putih Tanjung Bira, laut biru Bulukumba, atau siluet Pinisi di senja hari akan menjadi pesan diam yang melintasi layar bioskop: bahwa di ujung selatan Sulawesi, ada sebuah daerah yang tidak hanya indah untuk dikunjungi, tetapi juga layak dikenang.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Menjelajah Rasa Bali: Kuliner Otentik yang Menggugah Selera

10 Juni 2026

7 destinasi alam Lampung yang mempesona dan menenangkan

10 Juni 2026

Jadwal Kapal Pelni Surabaya-Tanjung Priok Juni 2026: Tiket Mulai Rp237.500 dengan Diskon

10 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

12 Ramalan Shio Besok Senin 8 Juni 2026: Nomor Hoki, Cinta, dan Karier

10 Juni 2026

Jadwal MotoGP Hungaria 2026 Live Trans7: Marco Bezzecchi Kesulitan di Sprint Race

10 Juni 2026

Acer Perkenalkan Laptop Aspire AI Baru di Computex 2026

10 Juni 2026

Tekanan Pasar Masih Berlangsung, Pinnacle Pertahankan Fleksibilitas Portofolio

10 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?