Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 20 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Apa Itu Time Clock? Aturan Baru BWF Diuji Coba di Indonesia Masters 2026
Olahraga

Apa Itu Time Clock? Aturan Baru BWF Diuji Coba di Indonesia Masters 2026

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover7 Januari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Aturan Baru Time Clock yang Akan Diterapkan di Indonesia Masters 2026

BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia) telah mengumumkan aturan baru yang akan diterapkan dalam turnamen bulu tangkis, termasuk Indonesia Masters 2026. Salah satu aturan tersebut adalah Time Clock, yang bertujuan untuk mempercepat ritme pertandingan dan memastikan setiap pemain menjalani permainan secara efisien.

Apa Itu Time Clock?

Time Clock adalah sistem penghitung waktu yang akan diterapkan dalam pertandingan bulu tangkis. Aturan ini menetapkan batas konsisten sepanjang 25 detik untuk jeda antar-reli ketika tidak ada insiden yang terjadi. Sistem ini dimaksudkan untuk mencegah pemain mengulur-ulur waktu dan memastikan pertandingan berjalan lancar tanpa gangguan.

Aturan ini sedang diuji coba di beberapa turnamen BWF World Tour sebelum diterapkan secara penuh. Uji coba akan dilakukan sepanjang tahun 2026 untuk turnamen-turnamen tertentu. Pengurus bidang hubungan luar negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, menyatakan bahwa Time Clock akan diuji mulai dari babak kualifikasi hingga main draw di Daihatsu Indonesia Masters.

Perubahan dalam Aturan Perawatan Medis

Sebelum adanya Time Clock, BWF sempat membuat aturan yang melarang pemain melakukan perawatan medis kecuali saat interval, yaitu setelah poin ke-11 atau akhir gim. Aturan ini sempat menjadi kontroversi, terutama setelah cedera serius yang dialami tunggal putra Malaysia, Lee Zii Jia, saat terkena getahnya di BWF World Tour Finals 2024.

Namun, BWF telah mengubah aturan tersebut sebelum Time Clock diterapkan sepenuhnya. Pemain kini diberi kebebasan lebih dalam melakukan aktivitas seperti minum air, mengelap keringat, atau memotong senar raket yang rusak. Aktivitas lain yang dibebaskan dalam batasan waktu meliputi perawatan mandiri dengan plester, kompres, dan semprotan pendingin.

Proses Pelaksanaan Time Clock

Sistem Time Clock akan diaktifkan saat umpire memperbarui skor pertandingan. Pemain yang mendapat giliran memberikan servis harus sudah berada dalam posisi siap sebelum batas waktu 25 detik berakhir. Sementara itu, pemain yang mendapat giliran menerima servis tidak boleh mengulur-ulur waktu sesudahnya.

Wasit memiliki hak untuk memberi pengecualian kepada pemain yang mengalami protes, cedera, atau membutuhkan waktu ekstra untuk mengelap lapangan. Sebelumnya, pemain yang dinilai mengulur-ulur waktu akan mendapat peringatan terlebih dahulu sebelum menerima kartu.

Manfaat dan Tantangan Aturan Ini

Dengan adanya Time Clock, para pemain akan memiliki kebebasan lebih dalam menjalani pertandingan, tetapi juga dibatasi dalam durasi agar ritme pertandingan tetap lancar. Aturan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pertandingan dan memastikan setiap pemain bermain secara fair play.

Meski begitu, aturan ini juga menimbulkan tantangan bagi pemain dan wasit dalam menjalankan proses pertandingan. Kepatuhan terhadap aturan harus dilakukan dengan baik agar tidak mengganggu jalannya pertandingan.

Penutup

Aturan Time Clock akan menjadi salah satu inovasi besar dalam dunia bulu tangkis. Dengan uji coba yang dilakukan di beberapa turnamen, BWF berharap aturan ini dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat bagi seluruh pemain dan penggemar bulu tangkis. Dengan demikian, pertandingan akan lebih cepat, adil, dan menarik untuk disaksikan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?