Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 24 Februari 2026
Trending
  • Tujuh Hunian di Atas Awan, Tempat Tinggal Tertinggi di Dunia
  • Ramalan Cinta Zodiak Jumat 20 Februari 2026: Gemini Mulai Fase Baru, Scorpio Kurangi Ego
  • Korban Penipuan Istri Polisi Bertambah, Pemilik Parfum EandampB Tarakan Rugi Rp105 Juta
  • Mengukur Keuntungan dan Kerugian Perjanjian Dagang RI-AS
  • Masih Cinta Timnas, Shin Tae-yong Ajak Dukung John Herdman: Pujian atas Perubahan Suasana
  • Bingung Pilih Bahan Kitchen Set? Kenali 7 Jenis Ini
  • Opini: Uji Ketangguhan Saham Syariah
  • Rupiah menggelegar seminggu, sentimen global dan defisit APBN jadi perhatian
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Antisipasi Kelelahan Pemudik, Menhub Usulkan Masjid DIY Jadi Area Istirahat Alternatif
Pariwisata

Antisipasi Kelelahan Pemudik, Menhub Usulkan Masjid DIY Jadi Area Istirahat Alternatif

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover24 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Inovasi dan Solusi dalam Persiapan Mudik Lebaran 2026

Dalam persiapan mudik Lebaran 2026, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengusulkan ide yang cukup unik. Ia menyarankan agar masjid-masjid di sepanjang jalur mudik DIY digunakan sebagai tempat istirahat atau rest area alternatif. Usulan ini disampaikan dalam rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah DIY untuk mengantisipasi lonjakan pemudik dan menyediakan fasilitas tambahan bagi mereka.

Usulan tersebut muncul saat Menhub melakukan kunjungan kerja ke Kompleks Kantor Gubernur DIY, Kepatihan, pada Kamis (19/2/2026), di mana ia bertemu dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, dan jajaran Pemda DIY. Kunjungan ini merupakan bagian dari safari koordinasi Kemenhub untuk memastikan kelancaran angkutan Lebaran di berbagai daerah.

“Ini bagian dari koordinasi kami Kemenhub berkaitan dengan pelaksanaan angkutan Lebaran 2026. Sebelum melaksanakan angkutan Lebaran kita koordinasi dengan stakeholder baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” ujar Dudy Purwagandhi.

Solusi Inovatif untuk Pemudik

Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, yang turut hadir dalam pertemuan, mengonfirmasi arahan tersebut. Menurutnya, usulan ini menjadi salah satu solusi inovatif untuk menambah fasilitas bagi pemudik. “Ada usulan untuk mengoptimalkan masjid-masjid di sepanjang jalur perjalanan hingga ke titik tujuan sebagai rest area,” kata Ni Made.

Selain gagasan tersebut, kebijakan work from anywhere (WFA) juga kembali didorong untuk mengurai penumpukan pemudik pada waktu-waktu puncak. Ni Made menjelaskan, kebijakan ini diharapkan dapat memberi keleluasaan waktu perjalanan bagi para pemudik.

“Terkait kesiapan, beliau banyak menyampaikan peran Kementerian Perhubungan dalam mengantisipasi Lebaran mendatang. Salah satunya, seperti yang telah diimbau, adalah kebijakan work from anywhere (WFA) untuk mengakomodasi agar tidak terjadi penumpukan pemudik pada waktu-waktu yang sangat mepet,” jelasnya.

Namun, ia juga menyoroti tantangan implementasinya, terutama bagi pekerja di sektor swasta seperti pabrik yang tidak memungkinkan penerapan kerja dari mana saja. “Hanya saja, kalau pabrik, kan, tidak mungkin menerapkan WFA karena semua peralatannya ada di lokasi,” tambah Ni Made.

Perpanjangan Rute KA Bandara

Pada kesempatan yang sama, Pemda DIY juga proaktif menyampaikan sejumlah aspirasi penting untuk meningkatkan konektivitas dan keselamatan transportasi di wilayahnya. Usulan lama yang kembali didesak adalah perpanjangan rute kereta api bandara hingga Stasiun Maguwo.

“Kami meminta adanya perpanjangan rute kereta api bandara sampai Stasiun Maguwo. Itu adalah usulan kami yang sudah cukup lama, dan alhamdulillah responsnya bagus serta positif,” ungkap Ni Made. Usulan ini juga ditindaklanjuti dengan rencana koordinasi bersama pihak Lanud Adisutjipto untuk pemanfaatan lahan di selatan stasiun demi keselamatan penumpang.

Masalah Bus Wisata Ilegal

Isu krusial lainnya yang diangkat adalah maraknya operasional bus pariwisata ilegal. Menanggapi aduan dari para pengusaha otobus (PO Bus), Pemda DIY menyampaikan permasalahan ini langsung kepada Dirjen Perhubungan Darat yang hadir.

“Risiko kecelakaan itu tidak hanya karena kondisi jalan yang buruk, tetapi juga penguasaan medan dan kondisi moda transportasi itu sendiri. Hal itu juga menjadi bagian penting dari diskusi tadi,” tegas Ni Made, menggarisbawahi urgensi penindakan bus-bus yang tidak laik jalan.

Belajar dari pengalaman penanganan arus lalu lintas pada libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya yang dinilai berhasil, Pemda DIY akan memperkuat strategi rekayasa lalu lintas dengan memperbanyak rambu penunjuk (signage) di titik-titik persimpangan strategis untuk mengarahkan pengendara ke jalur alternatif dan menghindari kemacetan di pusat kota.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

10 jalur mudik cepat Jakarta–Jawa Tengah via tol, perjalanan lancar tanpa ribet

24 Februari 2026

6 rute Jakarta–Cilacap paling efisien untuk mudik Lebaran 2026, pilih tol cepat atau jalur santai?

23 Februari 2026

Itinerary 1 Hari Libur Ramadan dari Solo ke Jogja, Beli Bolen Viral

23 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Tujuh Hunian di Atas Awan, Tempat Tinggal Tertinggi di Dunia

24 Februari 2026

Ramalan Cinta Zodiak Jumat 20 Februari 2026: Gemini Mulai Fase Baru, Scorpio Kurangi Ego

24 Februari 2026

Korban Penipuan Istri Polisi Bertambah, Pemilik Parfum EandampB Tarakan Rugi Rp105 Juta

24 Februari 2026

Mengukur Keuntungan dan Kerugian Perjanjian Dagang RI-AS

24 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?