Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 13 Februari 2026
Trending
  • 5 Alasan Pria Lebih Memilih Sepatu Warna Netral
  • Anak WNI 6 Tahun Tewas Tertabrak Mobil di Singapura, Sopir Ngeyel dan KBRI Tangani Kasus
  • Pengacara Epstein Minta CIA-NSA Buka Arsip Lama
  • 7 Drama Korea Romantis untuk Perayaan Valentine
  • Ikona Wong Mangap Resmi Bergabung dengan Persis Solo! Bonek Ingatkan Jaga Baik-Baik Mantan Bintang Persebaya Surabaya
  • Siap-siap Terkejut: 2026, Rezeki Mengejar Tujuh Shio Ini Tanpa Henti
  • Paul Munster Kecewa Jelang Lawan Persebaya! Bhayangkara FC Kena Comeback, Luka Lama Terbuka
  • 6 Motor Tercepat MotoGP, Mampu Capai 366 km/jam
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Anak WNI 6 Tahun Tewas Tertabrak Mobil di Singapura, Sopir Ngeyel dan KBRI Tangani Kasus
Hukum

Anak WNI 6 Tahun Tewas Tertabrak Mobil di Singapura, Sopir Ngeyel dan KBRI Tangani Kasus

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tragedi Maut di Area Parkir Kuil Relik Gigi Buddha, Singapura

Sebuah kejadian tragis terjadi di area parkir samping Kuil Relik Gigi Buddha, kawasan Chinatown, Singapura. Seorang bocah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 6 tahun bernama Sheyna Lashira meninggal dunia setelah tertabrak mobil yang sedang keluar dari tempat parkir. Sementara itu, ibunya mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kecelakaan maut ini terjadi pada Jumat (6/2/2026), sekitar pukul 11.50 waktu setempat. Saat itu, korban bersama ibunya sedang berjalan kaki di area parkir South Bridge Road. Di saat yang sama, sebuah mobil yang dikemudikan oleh seorang wanita berusia 38 tahun bergerak hendak keluar dari tempat parkir. Namun, pengemudi diduga tidak memperhatikan kondisi jalan dengan menyeluruh saat akan berbelok.

Menurut kesaksian saksi mata, pengemudi hanya melihat ke kiri ketika berbelok ke kanan, sehingga tidak melihat pejalan kaki di sebelah kanannya. Akibatnya, mobil langsung menghantam tubuh ibu dan anak tersebut.

Ayah Korban Tiba Sesaat Setelah Kecelakaan

Saksi mata menyebutkan bahwa ayah korban tiba di lokasi sekitar dua menit setelah tabrakan terjadi. Ia tampak terduduk lemas sambil memeluk erat tubuh putrinya yang sudah tak berdaya di atas aspal. Di sampingnya, sang istri tergeletak tak sadarkan diri.

Beberapa pejalan kaki, termasuk seorang tenaga medis berpakaian seragam bedah, langsung berlari memberikan bantuan darurat sembari menunggu ambulans tiba. Petugas medis dari Pasukan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF) sempat melakukan prosedur resusitasi jantung paru (CPR) untuk menyelamatkan nyawa bocah tersebut sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Umum Singapura (SGH).

Pengemudi Sempat Ngeyel dan Bela Diri

Menurut saksi mata, pengemudi mobil keluar dari kendaraannya dalam kondisi panik, namun sempat mengeluarkan pernyataan yang seolah tidak mau disalahkan. “Pengemudi itu keluar dan berusaha membela diri dengan menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah,” ungkap saksi dalam unggahannya.

Namun, pihak kepolisian Singapura mengambil tindakan tegas. Pengemudi wanita tersebut telah ditangkap atas dugaan mengemudi tanpa pertimbangan yang wajar yang menyebabkan kematian. Sementara, bocah berusia 6 tahun tersebut dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis setelah sempat dilarikan ke rumah sakit. Sang ibu kini masih harus menjalani perawatan intensif akibat cedera serius yang dialaminya.

KBRI Kawal Kasus Kecelakaan yang Tewaskan Anak WNI di Singapura

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan hingga seluruh proses penanganan selesai kepada keluarga WNI yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas saat berwisata di negara tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Heni Hamidah mengatakan, insiden tabrakan mobil tersebut terjadi pada Jumat (6/2/2026) pagi, dan mengakibatkan seorang anak WNI, Sheyna Lashira (6), meninggal dunia.

“KBRI Singapura telah menghubungi keluarga korban dan bertemu dengan ayah korban, serta mendatangi rumah sakit tempat korban berada untuk memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan,” kata Heni, seperti dilansir dari Antara, pada Senin (9/2/2026).

Menurut Heni, KBRI Singapura juga telah menjalin komunikasi dengan otoritas setempat guna memastikan seluruh prosedur administratif berjalan dengan semestinya, terutama terkait pengurusan pemulangan jenazah korban anak ke Indonesia.

Dia memastikan bahwa jenazah korban telah kembali ke Tanah Air pada Minggu (8/2/2026) 06.50 WIB untuk dimakamkan. Korban kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta.

Sementara itu, ibu korban, Raisha Anindra (31), hingga kini masih dalam perawatan intensif di rumah sakit Singapura.

“KBRI Singapura akan senantiasa berkoordinasi erat, baik dengan pihak otoritas setempat dan keluarga korban kecelakaan, untuk memantau perkembangan penanganan dan memberikan pendampingan yang diperlukan,” ucap Heni.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media sosial, kecelakaan terjadi pada Jumat pagi di area Kuil Relik Gigi Budha di Chinatown, Singapura. Para korban, yang merupakan ibu dan anak, dilaporkan tertabrak sebuah mobil yang keluar dari tempat parkir. Sementara, sang ayah luput dari tabrakan.

Terkait pengemudi yang menabrak kedua korban, Heni mengatakan pihaknya sudah mendapat informasi bahwa si sopir, seorang perempuan warga negara asing di Singapura, telah ditahan oleh penegak hukum setempat.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

KPK Periksa Importir PT Blueray dalam Kasus Suap Bea Cukai

13 Februari 2026

Nasib Penabrak Bocah WNI di Singapura: Dari Ngeyel hingga Menangis Bersalah dan Siap Ditahan

13 Februari 2026

Suami Aniaya Istri Hingga Tewas Dihukum 15 Tahun

13 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 Alasan Pria Lebih Memilih Sepatu Warna Netral

13 Februari 2026

Anak WNI 6 Tahun Tewas Tertabrak Mobil di Singapura, Sopir Ngeyel dan KBRI Tangani Kasus

13 Februari 2026

Pengacara Epstein Minta CIA-NSA Buka Arsip Lama

13 Februari 2026

7 Drama Korea Romantis untuk Perayaan Valentine

13 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?