Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 8 Juni 2026
Trending
  • Remi Berakhir, IIMS Surabaya 2026 Catat 36.203 Pengunjung
  • Daftar Harga Laptop ASUS TUF Gaming 2026: Pilihan Ideal Gamer Indonesia Mulai Rp12 Jutaan
  • Alasan Prabowo Lepaskan Dadan dari Kepala BGN, Istana Buka Suara Soal Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
  • Hasil TKA Nasional 2026 Diumumkan, Matematika Siswa Indonesia Tertinggal dari Bahasa
  • Forum Ekonomi Hijau Buka Jalur Baru Pembangunan Berkelanjutan Indonesia
  • Ketidakjujuran Terungkap, Alasan Sunan Kalijaga Mundur Dukung Erin Bocor
  • 80 contoh soal SAT PPKN kelas 3 SD 2026 lengkap dengan kunci jawaban
  • 1.248 Pemain di Piala Dunia 2026, Era Messi-Ronaldo-Ochoa Dinantikan Penggemar Kalteng
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Alasan Prabowo Lepaskan Dadan dari Kepala BGN, Istana Buka Suara Soal Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
Politik

Alasan Prabowo Lepaskan Dadan dari Kepala BGN, Istana Buka Suara Soal Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 Juni 2026Tidak ada komentar6 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perubahan Besar di Tubuh Badan Gizi Nasional

Pada malam hari tanggal 2 Juni 2026, terjadi perubahan besar di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN). Presiden Prabowo Subianto mengambil keputusan untuk mengganti jajaran pimpinan lembaga yang menjadi ujung tombak pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program prioritas pemerintah yang menjangkau jutaan masyarakat Indonesia.

Pengumuman pergantian tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta. Dalam keterangannya, Prasetyo menyampaikan bahwa Presiden Prabowo memutuskan memberhentikan Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN.

Bersamaan dengan itu, dua Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya, juga dicopot dari jabatannya. Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara posisi Wakil Kepala BGN dipercayakan kepada Agustina Arumsari dan Mayor Jenderal TNI Eddy Trenggono.

“Kepada tiga pimpinan Badan Gizi Nasional yang baru kami berharap untuk dapat segera konsolidasi internal, memperkuat koordinasi lintas kementerian dan lembaga, tentu saja juga memperkuat koordinasi bersama dengan pemerintah daerah, provinsi maupun kabupaten/kota,” ujar Prasetyo Hadi.

Pergantian ini menjadi salah satu perubahan penting dalam pemerintahan Prabowo karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis yang hingga kini menjadi program strategis nasional.

Evaluasi Selama Satu Setengah Tahun

Menurut Prasetyo Hadi, keputusan Presiden bukan diambil secara mendadak. Pemerintah telah melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kinerja BGN selama kurang lebih satu setengah tahun terakhir. Evaluasi tersebut dilakukan melalui berbagai mekanisme, baik laporan internal pemerintah maupun masukan dari berbagai pihak.

Prasetyo menjelaskan Presiden terus memantau perkembangan pelaksanaan program yang berada di bawah tanggung jawab BGN. “Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki,” kata Prasetyo.

Ia mengungkapkan sejumlah catatan yang menjadi perhatian pemerintah. “Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah dalam menjalankan tata kelola, termasuk di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional.”

SOP atau Standar Operasional Prosedur merupakan aturan kerja yang harus dipatuhi agar suatu program berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan. Selain itu, tata kelola yang dimaksud mencakup sistem pengawasan, administrasi, pengambilan keputusan, hingga koordinasi antarunit dalam lembaga.

Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Ikut Menjadi Sorotan

Pergantian pimpinan BGN terjadi ketika publik sedang menyoroti berbagai persoalan yang muncul dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Salah satu isu yang mencuat adalah dugaan praktik jual beli titik lokasi SPPG.

SPPG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi merupakan dapur yang bertugas menyiapkan dan mendistribusikan makanan bergizi kepada para penerima manfaat Program MBG. Saat ditanya mengenai dugaan tersebut, Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pemerintah saat ini masih melakukan audit internal.

“Semua sedang dalam proses audit internal. Itu adalah bagian dari, sekali lagi kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan.” Menurut pemerintah, audit dilakukan untuk memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai aturan dan bebas dari penyimpangan.

Sebelumnya, Sony Sanjaya yang saat itu masih menjabat Wakil Kepala BGN juga pernah mengingatkan masyarakat mengenai maraknya dugaan penipuan berkedok penjualan titik dapur MBG. Ia menyebut terdapat oknum yang menawarkan jasa pengurusan hingga percepatan verifikasi lokasi SPPG dengan mengatasnamakan pejabat BGN maupun pemerintah. Bahkan saat itu tercatat sedikitnya tiga perkara dugaan tindak pidana terkait modus penjualan titik lokasi dan jasa pengurusan SPPG yang sedang diproses.

Temuan KSP Soal Kebersihan Dapur MBG

Sorotan terhadap BGN tidak hanya terkait tata kelola. Kantor Staf Presiden (KSP) juga menemukan sejumlah persoalan di lapangan saat melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke beberapa dapur MBG. Kepala Staf Kepresidenan, Dudung Abdurachman, melakukan sidak ke dua dapur SPPG di kawasan Kebon Jeruk dan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada 12 Mei 2026.

Dalam inspeksi tersebut ditemukan sejumlah kondisi yang dinilai belum memenuhi standar. Temuan itu antara lain area dapur yang kotor, keberadaan belatung, penggunaan pallet yang dianggap tidak memenuhi standar kesehatan, fasilitas pencucian yang kurang layak, suhu dapur yang terlalu panas, hingga area penyimpanan bahan yang masih bercampur. Belakangan, Dudung juga mengungkap adanya indikasi praktik jual beli titik SPPG.

Dalam pertemuannya dengan Dadan Hindayana di Gedung Bina Graha pada 19 Mei 2026, Dudung menegaskan bahwa pihaknya akan mengawal ketat pelaksanaan MBG. “Sehingga tidak ada oknum-oknum yang jual-jual titik atau memanipulasi berupa keuntungan. Ini jangan sampai terjadi dan saya akan cek terus.”

Pagi Dampingi Prabowo, Malam Dicopot

Keputusan pergantian pimpinan BGN sempat mengejutkan banyak pihak. Pasalnya, pada pagi hari sebelum pengumuman pencopotan, Dadan Hindayana masih mendampingi Presiden Prabowo meninjau SPPG Palmerah di Jakarta Barat. Dalam kunjungan tersebut, Dadan terlihat menyambut dan mendampingi Presiden saat melihat langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Namun pada malam harinya, Istana mengumumkan pergantian pimpinan BGN. Meski demikian, berdasarkan informasi yang berkembang, keputusan pencopotan tersebut disebut-sebut sebenarnya telah dipersiapkan beberapa hari sebelumnya.

DPR Apresiasi Langkah Evaluasi Pemerintah

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyambut baik keputusan Presiden melakukan evaluasi terhadap pimpinan BGN. Menurut Dasco, langkah tersebut menunjukkan pemerintah mendengarkan berbagai aspirasi yang berkembang di masyarakat.

“Kami mengucapkan apresiasi dari DPR RI kepada pemerintah yang kemudian telah mendengarkan aspirasi dari masyarakat maupun penerima manfaat dan juga hasil koordinasi dengan lintas kementerian dan juga masukan dari DPR.” Dasco berharap pergantian ini menjadi momentum perbaikan menyeluruh di tubuh BGN.

“Kami harapkan dengan adanya evaluasi dan evaluasi ini yang dilakukan secara menyeluruh BGN akan berbenah diri dan terus melayani masyarakat penerima manfaat.” Ia juga menegaskan bahwa pergantian pimpinan tidak boleh mengganggu pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T).

“Pergantian ini tentu tidak akan mempengaruhi pelayanan yang berlangsung selama ini dan harapan kami bahwa tujuan pelayanan terhadap terutama daerah 3T dapat segera direalisasikan.”

Respons Dadan Hindayana Setelah Dicopot

Menanggapi pencopotannya, Dadan Hindayana menyatakan keputusan tersebut merupakan hak prerogatif Presiden. Hak prerogatif adalah kewenangan khusus yang dimiliki Presiden untuk mengambil keputusan tertentu sesuai konstitusi.

Menurut Dadan Hindayana, Presiden memahami langkah terbaik untuk menjalankan program pemerintah. “Beliau paham betul yang terbaik untuk melaksanakan program kerja yang dicanangkan.” Dadan juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kepercayaan yang diberikan selama dirinya memimpin BGN.

Ia mengaku tidak pernah membayangkan sebelumnya akan mendapat amanah memimpin lembaga tersebut. “Insyaa Allah Beliau akan sukses memimpin bangsa Indonesia dan membawa kesejahteraan pada seluruh masyarakat.”

Selain itu, Dadan turut menyampaikan ucapan selamat kepada pimpinan baru BGN. “Selamat bekerja kepada pimpinan BGN yang baru. Insyaa Allah akan membawa program MBG makin berkualitas dan bermanfaat untuk seluruh penerima manfaat.”

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

80 contoh soal SAT PPKN kelas 3 SD 2026 lengkap dengan kunci jawaban

8 Juni 2026

5 Berita Terpopuler: Gaji ke-13 PPPK Sudah Cair, Kapan Alih Status P3K Jadi PNS? Ada Sinyal Positif!

8 Juni 2026

Raih WTP 13 kali berturut-turut, Muhammad Safri minta Pemprov kejar potensi pajak hilang

8 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Remi Berakhir, IIMS Surabaya 2026 Catat 36.203 Pengunjung

8 Juni 2026

Daftar Harga Laptop ASUS TUF Gaming 2026: Pilihan Ideal Gamer Indonesia Mulai Rp12 Jutaan

8 Juni 2026

Alasan Prabowo Lepaskan Dadan dari Kepala BGN, Istana Buka Suara Soal Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG

8 Juni 2026

Hasil TKA Nasional 2026 Diumumkan, Matematika Siswa Indonesia Tertinggal dari Bahasa

8 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?