Persoalan Hukum yang Menyeret Inara Rusli
Kasus hukum yang menimpa selebgram Inara Rusli kian memperlihatkan kompleksitasnya. Ia diketahui akan segera diperiksa sebagai saksi terlapor dalam kasus dugaan perselingkuhan dengan pengusaha asal Medan, Insanul Fahmi. Kasus ini berawal dari laporan yang diajukan oleh istri sah Insan, Wardatina Mawa, ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut didasarkan pada bukti rekaman CCTV yang ditemukan di rumah Inara.
Di sisi lain, Inara juga melaporkan ke Bareskrim Polri atas dugaan akses ilegal terhadap rekaman CCTV yang digunakan oleh Mawa sebagai alat bukti. Kini, kedua laporan tersebut sedang dalam proses penyidikan. Meskipun belum ada penetapan tersangka, polisi telah menemukan adanya unsur pidana dalam kasus ini.
Kuasa hukum Inara, Lechumanan, menjelaskan perkembangan terbaru mengenai kasus ini. Ia menegaskan bahwa laporan yang diajukan pihaknya di Mabes Polri sudah lebih dulu berproses. “Laporan polisi yang kami ajukan di Mabes Polri, di Direktorat Siber juga sudah naik penyidikan,” ujar Lechumanan dalam sebuah tayangan YouTube.
Menurutnya, laporan tersebut berkaitan langsung dengan asal-usul alat bukti yang kini digunakan dalam perkara di Polda Metro Jaya. “Laporan tersebut sebenarnya yang kami ajukan di Bareskrim Siber, Direktorat Siber itu kan sebenarnya terkait dengan perolehan alat bukti yang saat ini dijadikan alat bukti oleh Saudara Mawa di Polda Metro Jaya,” tambahnya.
Lechumanan menduga ada pelanggaran dalam proses perolehan bukti tersebut. “Jadi menurut saya di sini ada pelanggaran ya. Diduga jelas ada pelanggaran,” katanya. Ia menilai bahwa pembuktian dalam laporan yang diajukan pihaknya tergolong sederhana. “Karena kenapa? Laporan yang kami laporkan di Mabes Polri itu kan sebenarnya pembuktiannya sangat sederhana.”
Menurutnya, persoalan utama terletak pada dugaan pengambilan tanpa izin atas objek yang dijadikan barang bukti. “Ketika ada orang mengambil ya saya anggap mencuri ya. Ya, mengambil tanpa izin dicuri kemudian dipergunakan.” Lechumanan juga mempertanyakan langkah penyidik yang tetap memproses isi video tersebut. “Apalagi dipergunakan di kepolisian dan saya agak bingung kenapa polisi menaikkan pula tahap penyidikan terhadap isi daripada video itu,” terangnya.
Ia menekankan bahwa laporan terkait ilegal akses sudah lebih dulu naik penyidikan. “Nah, sementara yang kami punya laporan sudah duluan naik penyidikan.” Karena itu, ia berharap ada penundaan proses di Polda Metro Jaya sampai laporan di Bareskrim menemukan titik terang. “Jadi, saya berharap agar Polda Metro Jaya meng-hold dulu karena kenapa? Laporan kami juga pastinya nantinya saya berharap ya minggu depan paling tidak sudah digelarkan untuk dicari sebenarnya siapa tersangkanya. Karena laporan kami duluan naik penyidikan.”
Niat Inara Rusli Temui Wardatina Mawa
Setelah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka, Inara Rusli akhirnya buka suara terkait permasalahan dengan Insanul Fahmi dan Wardatina Mawa. Permasalahan ini masih belum menemui titik terang. Awalnya, Inara dituduh menjadi selingkuhan Insanul Fahmi hingga dilaporkan oleh Mawa ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan.
Pernikahan siri Inara dengan Insan juga tak luput dari perhatian. Mereka diketahui telah menikah siri secara diam-diam sejak Agustus 2025, tanpa sepengetahuan Mawa yang statusnya masih sebagai istri sah sang pengusaha. Sementara proses hukum atas laporan Mawa masih ditangani Polda Metro Jaya dan sudah naik ke tahap penyidikan.
Usai laporan Mawa naik sidik, Inara menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui Instagram-nya @mommy_starla. Saat ditemui, Inara menegaskan bahwa permintaan maafnya tersebut memang dari hati yang paling dalam serta sudah disampaikannya sebelum kasus tersebut ramai. “Kalau untuk menyampaikan permintaan maaf aku konsisten sedari awal, bahkan dari awal saat dari proses mediasi kami sebelum ini viral,” kata Inara.
Mantan istri musisi Virgoun ini mengaku dirinya tetap ingin bertemu secara langsung dengan Mawa. Menurutnya, permintaan maaf bisa dikatakan sah jika disampaikan secara langsung dihadapan orang yang bersangkutan. “Aku tetap pada keinginan ku sedari awal pengin bertemu secara langsung, ingin menyampaikan permintaan maaf secara langsung.”
“Karena yang diajarkan Islam kepadaku itu sah apabila disampaikan secara langsung,” ungkap Inara. Inara rupanya juga sudah meminta tolong kepada Insan untuk menjembatani pertemuannya dengan Mawa. Namun usahanya tersebut sampai saat ini belum membuahkan hasil. “Aku selalu mencoba terutama lewat Insan juga menyampaikan bahwa aku ingin bertemu secara langsung.”
“Ya tapi sampai saat ini bekum ada kesempatan. Mohon doanya juga mudah-mudahan aku ada kesempatan untuk bertemu langsung,” ujarnya.
Wardatina Mawa Daftarkan Gugatan Cerai Usai Lebaran
Wardatina Mawa membeberkan rencananya mengurus gugatan cerai terhadap sang suami, Insanul Fahmi, dalam waktu dekat ini. Ia akan mengurus berkas perceraiannya setelah bertolak dari Jakarta menuju ke Medan, Sumatera Utara. “Ya nanti kayaknya saya setelah pulang dari sini saya mau ke Medan, itu saya bakalan urus perceraian,” kata Wardatina di Polda Metro Jaya.
Ketika ditanya apakah pengurusan berkas cerai akan dilakukan setelah tiba di Medan, Wardatina membenarkannya. “Iya saya ke Medan saya langsung ribet (ngurus itu),” ucapnya. Wardatina juga memastikan bahwa gugatan cerai akan diajukan dalam waktu dekat, namun tidak dilakukan dalam waktu sekarang karena mempertimbangkan momentum bulan Ramadan. “Dalam waktu dekat. Setelah lebaran,” ujarnya singkat.
Disinggung soal kemungkinan perdamaian di bulan Ramadan dengan Inara, Wardatina memiliki jawaban sendiri. “Kalau saat ini, oke, ini mungkin di bulan puasa ini namanya kita kan harus saling memaafkan ya. Tapi balik lagi tergantung dianya kayak gimana dan saya berusaha berusaha memaafkan karena sangat sulit untuk melupakan peristiwa kejadian yang sudah mereka lakukan,” tuturnya.



