Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 16 Maret 2026
Trending
  • Pertolongan pertama untuk migrain di tengah kemacetan arus mudik
  • Honda Revo X 110 Hitam: Motor Harian yang Irit dan Keren
  • KDMP: Kontrak Ekonomi Desa, Harapan dan Risiko Hukum
  • Jadwal Imsakiyah Kota Palu 7 Maret 2026, Kapan Waktu Berbuka?
  • Ulasan Nubia Neo 5: Ponsel Gaming Murah dengan Layar 120Hz dan Chipset Unisoc T820
  • 5 strategi bisnis saat momen mudik Lebaran
  • Tiga Berita Terpopuler Padang: Kafe Karaoke Ramai Pengunjung, Terdakwa Korupsi Trans Padang Divonis
  • Andie Dinialdie, Ketua DPRD Sumsel, Viral karena Anggaran Biliar Ratusan Juta
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Ini Kata Pengamat Soal Membeludaknya Pencari Kerja di Job Fair Bekasi
Ekonomi

Ini Kata Pengamat Soal Membeludaknya Pencari Kerja di Job Fair Bekasi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 Juni 2025Tidak ada komentar1 Min Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Ini Kata Pengamat Soal Membeludaknya Pencari Kerja di Job Fair Bekasi
Ilustrasi para pencari kerja di job fair(Dok: Pemkab Temanggung)

DIREKTUR Ekonomi Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menyatakan membeludaknya pencari kerja yang mencoba peruntungan di Job Fair Bekasi beberapa waktu lalu merupakan buah dari kegagalan pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. 

“Pertumbuhan ekonomi memang ada di angka 5%, namun penyerapan tenaga kerjanya terus berkurang,” ujar Huda saat dihubungi, Kamis (29/5).

Dahulu, sambung Huda, 1% pertumbuhan ekonomi negara sukses menyerap tenaga kerja sebanyak 400 ribu. Tapi saat ini, 1% pertumbuhan ekonomi negara hanya mampu menyerap sekitar 100 ribu tenaga kerja saja.

Baca juga : Pencari Kerja Serbu Pasti Kerja Expo, Bupati Bekasi Pastikan akan Ada Gelombang Lanjutan

“Terlebih tenaga kerja yang terserap saat ini di sektor informal (sekitar 60% pekerja saat ini merupakan tenaga kerja informal). Pekerjaan formal terus menurun diiringi dengan deindustrialisasi,” tuturnya.

Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan koordinasi kepada dinas-dinas ketenagakerjaan provinsi untuk melakukan pembinaan agar penyelenggaraan job fair di daerah-daerah bisa berjalan kondusif. 

“Kami akan berkoordinasi dengan dinas ketenagakerjaan provinsi untuk melakukan pembinaan,” pungkasnya.(M-2)

Bekasi Fair ini Job kata Kerja Membeludaknya Pencari Pengamat Soal
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

6 Aplikasi Cek Lokasi Banjir Jakarta, Tangerang, Jawa Timur

16 Maret 2026

5 strategi bisnis saat momen mudik Lebaran

16 Maret 2026

KDMP: Kontrak Ekonomi Desa, Harapan dan Risiko Hukum

16 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pertolongan pertama untuk migrain di tengah kemacetan arus mudik

16 Maret 2026

Honda Revo X 110 Hitam: Motor Harian yang Irit dan Keren

16 Maret 2026

KDMP: Kontrak Ekonomi Desa, Harapan dan Risiko Hukum

16 Maret 2026

Jadwal Imsakiyah Kota Palu 7 Maret 2026, Kapan Waktu Berbuka?

16 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?