Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 15 Maret 2026
Trending
  • Bukber Bersama Satwa, Itinerary Ngabuburit di Gembira Loka Mulai Rp75 Ribu
  • Juventus Incar Bintang Liga Premier Mantan Pemain Fiorentina, Isyarat Spalletti Soal Nomor 9
  • Persib Bandung Dihimpit Borneo FC, Ujian Berat bagi Bojan Hodak Lawan Persik
  • Renungan Katolik Harian: Setia Pada Hari Senin 9 Maret 2026
  • Xpander Cross 2026: Detail Lengkap, Spesifikasi Interior, dan Harga Terbaru
  • 5 Film Sci-Fi yang Menginspirasi Refleksi Hidup
  • 7 strategi investasi THR di saham dan komoditas
  • Fasilitas Unpatti Dibakar, HMI Minta Maaf: Apakah Sanksi DO Jadi Nyata?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»Raih AEO, STP Perkuat Posisi Jadi Pemain Global Industri Akuakultur
Ekonomi

Raih AEO, STP Perkuat Posisi Jadi Pemain Global Industri Akuakultur

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover4 Juni 2025Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Raih AEO, STP Perkuat Posisi Jadi Pemain Global Industri Akuakultur
PT Suri Tani Pemuka (STP), anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) yang bergerak di bidang akuakultur terintegrasi, secara resmi meraih status Auhorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Republik Indonesia(Dok. Suri Tani Pemuka)

PT Suri Tani Pemuka (STP), anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) yang bergerak di bidang akuakultur terintegrasi, secara resmi meraih status Auhorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Republik Indonesia. Sertifikat prestisius ini diserahkan di Kantor Pusat DJBC dan diterima langsung oleh Erwin Djohan, Komisaris Utama STP, dan AEO Manager Ibnu Khaidir Afied.

Erwin Djohan, Komisaris Utama STP dalam keterangannya, Rabu (22/5), mengungkapkan keberhasilan ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang aman, efisien, dan sesuai standar internasional.

“Kami optimistis capaian ini akan membuka lebih banyak peluang ekspansi dan memperkuat kolaborasi di tingkat global,” katanya.

Baca juga : Bea Cukai Terbitkan NPPBKC untuk Dua Pabrik Rokok di Banjarnegara, Dukung Legalitas Industri Tembakau

Pencapaian ini menandai langkah penting STP dalam memperkuat posisi sebagai perusahaan kelas dunia yang menjunjung tinggi prinsip keamanan, keterbukaan, serta kepatuhan terhadap regulasi internasional.

Program AEO merupakan inisiatif yang diberikan kepada perusahaan yang memenuhi standar tinggi dalam hal kepatuhan terhadap regulasi kepabeanan, perpajakan, dan keamanan rantai pasok.

Perusahaan yang memiliki sertifikat ini diakui memenuhi standar SAFE FoS (

Baca juga : Plus dan Minus Seorang Intelijen Pimpin Bea Cukai Menurut Pengamat

PT Suri Tani Pemuka (STP), anak perusahaan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) yang bergerak di bidang akuakultur terintegrasi, secara resmi meraih status Auhorized Economic Operator (AEO) dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Republik Indonesia. Sertifikat prestisius ini diserahkan di Kantor Pusat DJBC dan diterima langsung oleh Erwin Djohan, Komisaris Utama STP, dan AEO Manager Ibnu Khaidir Afied.

Erwin Djohan, Komisaris Utama STP dalam keterangannya, Rabu (22/5), mengungkapkan keberhasilan ini menegaskan komitmen perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis yang aman, efisien, dan sesuai standar internasional.

“Kami optimistis capaian ini akan membuka lebih banyak peluang ekspansi dan memperkuat kolaborasi di tingkat global,” katanya.

Baca juga : Polri dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 86 Kilogram Sabu di Aceh

Pencapaian ini menandai langkah penting STP dalam memperkuat posisi sebagai perusahaan kelas dunia yang menjunjung tinggi prinsip keamanan, keterbukaan, serta kepatuhan terhadap regulasi internasional.

Program AEO merupakan inisiatif yang diberikan kepada perusahaan yang memenuhi standar tinggi dalam hal kepatuhan terhadap regulasi kepabeanan, perpajakan, dan keamanan rantai pasok.

Perusahaan yang memiliki sertifikat ini diakui memenuhi standar SAFE FoS (Framework of Standards to Secure and Facilitate Global Trade) dari World Customs Organization (WCO) atau standard keamanan rantai pasokan internasional.

Baca juga : Joint Operation Polri dan Bea Cukai Ungkap Peredaran Gelap 86 kg Sabu Asal Impor di Langsa

Dengan status ini, STP mendapatkan berbagai keistimewaan, termasuk prioritas layanan di kepabeanan serta kemudahan dan percepatan proses ekspor-impor.

 

Untuk memperoleh status AEO, sebagaimana diatur dalam PMK 137/2023, STP berhasil memenuhi tujuh kriteria utama, yaitu kepatuhan terhadap regulasi kepabeanan, pengelolaan data perdagangan yang andal, kelayakan keuangan, sistem komunikasi dan kerja sama yang efektif, program edukasi dan kepedulian terhadap keamanan, sistem keamanan dan keselamatan yang kuat, serta sistem evaluasi dan peningkatan berkelanjutan melalui audit internal secara periodik.

Proses sertifikasi AEO STP berlangsung hampir dua tahun dan mencakup tahapan evaluasi komprehensif, mulai dari pengajuan permohonan, pemaparan proses bisnis, verifikasi standar operasional (SOP), hingga peninjauan lapangan oleh DJBC.

Pada 17 Desember 2024, STP secara resmi dinyatakan lolos dan memperoleh sertifikat AEO setelah mendapatkan persetujuan dari seluruh anggota forum panel yang terdiri atas perwakilan DJBC, kementerian, dan lembaga terkait.

Jonny Susanto, Direktur STP, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh Ditjen Bea dan Cukai. Baginya, status itu bukan sekadar pengakuan, namun juga bukti komitmen perusahaan untuk terus menjaga standar kepatuhan dan kualitas layanan.

“Kami siap berkontribusi dalam mendukung perdagangan global dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui praktik bisnis yang berintegritas,” ungkapnya.

Dengan sertifikasi AEO, STP kini semakin diperkuat untuk menjadi mitra strategis dalam jaringan perdagangan internasional yang aman dan terpercaya, selaras dengan visi JAPFA Grup untuk memberikan solusi pangan yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi. (Ant/E-1)

ramework of Standards to Secure and Facilitate Global Trade) dari World Customs Organization (WCO) atau standard keamanan rantai pasokan internasional.

Dengan status ini, STP mendapatkan berbagai keistimewaan, termasuk prioritas layanan di kepabeanan serta kemudahan dan percepatan proses ekspor-impor.

 

Untuk memperoleh status AEO, sebagaimana diatur dalam PMK 137/2023, STP berhasil memenuhi tujuh kriteria utama, yaitu kepatuhan terhadap regulasi kepabeanan, pengelolaan data perdagangan yang andal, kelayakan keuangan, sistem komunikasi dan kerja sama yang efektif, program edukasi dan kepedulian terhadap keamanan, sistem keamanan dan keselamatan yang kuat, serta sistem evaluasi dan peningkatan berkelanjutan melalui audit internal secara periodik.

Proses sertifikasi AEO STP berlangsung hampir dua tahun dan mencakup tahapan evaluasi komprehensif, mulai dari pengajuan permohonan, pemaparan proses bisnis, verifikasi standar operasional (SOP), hingga peninjauan lapangan oleh DJBC.

Pada 17 Desember 2024, STP secara resmi dinyatakan lolos dan memperoleh sertifikat AEO setelah mendapatkan persetujuan dari seluruh anggota forum panel yang terdiri atas perwakilan DJBC, kementerian, dan lembaga terkait.

Jonny Susanto, Direktur STP, menyampaikan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan oleh Ditjen Bea dan Cukai. Baginya, status itu bukan sekadar pengakuan, namun juga bukti komitmen perusahaan untuk terus menjaga standar kepatuhan dan kualitas layanan.

“Kami siap berkontribusi dalam mendukung perdagangan global dan pertumbuhan ekonomi nasional melalui praktik bisnis yang berintegritas,” ungkapnya.

Dengan sertifikasi AEO, STP kini semakin diperkuat untuk menjadi mitra strategis dalam jaringan perdagangan internasional yang aman dan terpercaya, selaras dengan visi JAPFA Grup untuk memberikan solusi pangan yang berkelanjutan dan berkualitas tinggi. (Ant/E-1)

AEO Akuakultur Global Industri Jadi pemain Perkuat Posisi Raih STP
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

7 strategi investasi THR di saham dan komoditas

14 Maret 2026

Ungkapan promosi baju di WA, untung besar dan laris manis

14 Maret 2026

Ramadan 2026: Semangat Ekonomi yang Berkobar

14 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bukber Bersama Satwa, Itinerary Ngabuburit di Gembira Loka Mulai Rp75 Ribu

15 Maret 2026

Juventus Incar Bintang Liga Premier Mantan Pemain Fiorentina, Isyarat Spalletti Soal Nomor 9

15 Maret 2026

Persib Bandung Dihimpit Borneo FC, Ujian Berat bagi Bojan Hodak Lawan Persik

14 Maret 2026

Renungan Katolik Harian: Setia Pada Hari Senin 9 Maret 2026

14 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?