Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 15 Maret 2026
Trending
  • Jadwal Penutupan Pelabuhan ke Bali Saat Nyepi 2026, Pemudik Wajib Tahu
  • Hasil Serie A: Cremonese Kalah dari Lecce, Audero Cs Terpuruk di Zona Merah
  • Dua pemain asing Bali United mulai tampil mengancam di putaran kedua
  • Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan Pagi, Hujan Ringan Sore Sampai Malam
  • Jadwal MotoGP Brasil 2026 Live Trans7: Bezzecchi Ciptakan Sejarah untuk Aprilia
  • Telkom gelar GoZero% Festival Inovasi, Dorong Solusi Nyata Pengelolaan Limbah
  • Pasar obligasi tertekan, ekonom: pemerintah harus yakin investor soal ekonomi RI
  • Dua Kesepakatan Bebaskan Nabilah O’Brien, Akui Lelah dan Ingin Tidur
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Sering Disangka Flu, Ternyata Alergi Kenali Perbedaan Gejalanya Sebelum Salah Obat
Nasional

Sering Disangka Flu, Ternyata Alergi Kenali Perbedaan Gejalanya Sebelum Salah Obat

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Mei 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

IndonesiaDiscover –

Sering Disangka Flu, Ternyata Alergi! Kenali Perbedaan Gejalanya Sebelum Salah Obat
Ilustrasi(freepik)

GEJALA seperti bersin, hidung tersumbat, dan pilek merupakan gejala yang kerap kali dianggap sepele. Tapi bila biarkan, bisa menganggu aktivitas keseharian.  namun dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Banyak orang mengira mereka sedang flu padahal yang dialami sebenarnya adalah reaksi alergi. Flu dan alergi memang memiliki gejala yang hampir sama, namun mereka dua penyakit yang berbeda, baik dari segi penyebabnya ataupun cara penanganannya.

Perbedaan Penyebab

Flu ini disebabkan infeksi virus influenza yang menyerang sistem pernapasan. Penyebaran virus ini melalui droplet yang dihasilkan saat batuk, bersin, atau berbicara. Sedangkan alergi merupakan reaksi sistem kekebalan tubuh terhadap zat tertentu yang dianggap berbahaya. Zat ini disebut alergen, dan bisa berupa serbuk sari, debu, bulu hewan, atau makanan tertentu.

Baca juga : Terkena Flu Pasca Lebaran 2025? Ini Rekomendasi Obat Alami yang Mudah Didapatkan di Dapur

Gejala yang Mirip tapi Berbeda

Secara umum, flu ditandai dengan demam, menggigil, nyeri otot, sakit tenggorokan, kelelahan, dan batuk kering. Gejala biasanya muncul secara tiba-tiba dan berlangsung selama beberapa hari hingga satu minggu. Sebaliknya, alergi tidak disertai demam. Gejala utamanya adalah bersin secara terus menerus, hidung meler atau tersumbat, mata berair dan gatal, serta rasa gatal di tenggorokan atau telinga. Gejala alergi dipicu oleh paparan alergen dan bisa bertahan selama alergi tersebut masih ada.

Flu umumnya bersifat musiman dan lebih sering muncul pada musim hujan atau dingin. Seseorang yang terkena flu biasanya akan merasa sakit selama 5 hingga 7 hari, dan kemudian membaik. Di sisi lain, alergi bisa berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan jika tidak ditangani dengan tepat. Beberapa jenis alergi bersifat musiman, seperti alergi serbuk sari, sedangkan yang lain bisa muncul sepanjang tahun, seperti alergi debu atau bulu hewan.

Cara Penanganan

Karena flu disebabkan oleh virus, pengobatannya difokuskan pada meredakan gejala dan memperkuat sistem imun. Istirahat yang cukup, banyak minum air putih, dan konsumsi obat penurun demam atau pereda nyeri biasanya dianjurkan. Pada kasus tertentu, dokter bisa meresepkan antivirus. Sebaliknya, alergi ditangani dengan menghindari alergen dan menggunakan antihistamin untuk meredakan reaksi alergi. Dalam beberapa kasus, dokter mungkin menyarankan terapi imun (imunoterapi) bagi penderita alergi kronis.

Baca juga : Atasi Alergi Dengan Rutin Mengkonsumsi 3 Jenis Obat Ini

Kapan Anda Harus ke Dokter?

Meskipun flu dan alergi bisa ditangani sendiri di rumah, penting untuk segera berkonsultasi ke dokter jika gejala memburuk atau berlangsung lama. Flu yang tidak ditangani bisa menjadi komplikasi, seperti pneumonia. Alergi yang parah bisa menyebabkan reaksi anafilaksis, yang mengancam jiwa.

Memahami perbedaan antara flu dan alergi sangat penting agar kita bisa memberikan penanganan yang tepat. Jika Anda mengalami gejala seperti pilek berkepanjangan tanpa demam, bisa jadi itu bukan flu, melainkan alergi. Mengenali tanda-tandanya akan membantu Anda lebih waspada dan tidak salah langkah dalam mengatasi keluhan kesehatan tersebut. (allodokter/Z-2)

 

Alergi Disangka Flu Gejalanya Kenali obat Perbedaan Salah sebelum Sering Ternyata
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Jadwal Penutupan Pelabuhan ke Bali Saat Nyepi 2026, Pemudik Wajib Tahu

15 Maret 2026

Dua Kesepakatan Bebaskan Nabilah O’Brien, Akui Lelah dan Ingin Tidur

15 Maret 2026

Nabilah O’Brien Terlanjur Viral, ZK Buka Pernyataan Berbeda

15 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Jadwal Penutupan Pelabuhan ke Bali Saat Nyepi 2026, Pemudik Wajib Tahu

15 Maret 2026

Hasil Serie A: Cremonese Kalah dari Lecce, Audero Cs Terpuruk di Zona Merah

15 Maret 2026

Dua pemain asing Bali United mulai tampil mengancam di putaran kedua

15 Maret 2026

Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan Pagi, Hujan Ringan Sore Sampai Malam

15 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?