Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Saturday, 31 October 2026
Trending
  • Perang Hybrid Suzuki dan Toyota Menanti Tuah Insentif
  • Pemuda Kalsel Dobrak Era Digital
  • Daftar denda tilang operasi patuh 2026, masuk jalur busway harus bayar segini
  • Israel tutup semua perlintasan ke Tepi Barat di hari pemilu
  • Tak terima ditagih utang, pria di Mojokerto aniaya Josman Siagian ngaku merasa tak punya utang
  • Prediksi skor Manchester City vs Brighton: Statistik dan head-to-head di Piala Liga Inggris
  • 3 cara menjangkau pelanggan baru tanpa harus pasang iklan mahal
  • Pesona 5 Desa Wisata Berkelas Dunia di Indonesia
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»berita»Israel tutup semua perlintasan ke Tepi Barat di hari pemilu
berita

Israel tutup semua perlintasan ke Tepi Barat di hari pemilu

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 October 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Jakarta, IDN Times – Militer Israel mengumumkan rencana penutupan seluruh perlintasan darat menuju Tepi Barat saat hari pemilihan umum (pemilu) pada Selasa (27/10/2026). Selain menutup akses perbatasan, otoritas keamanan juga melarang para pekerja Palestina memasuki seluruh area permukiman dan kawasan industri selama hari pemungutan suara tersebut.

Keputusan yang telah disetujui jajaran pimpinan politik Israel ini diumumkan pada Minggu (25/10/2026) di tengah meningkatnya operasi militer di Kota Hebron. Langkah pengamanan tersebut diambil menyusul insiden penembakan oleh dua pria bersenjata Palestina di sebuah pos pemeriksaan pada Jumat (23/10/2026) yang menewaskan dua tentara Israel dan melukai tiga personel lainnya.

1. Larangan bertahap bagi ribuan pekerja Palestina

Pembatasan akses bagi warga Palestina yang memiliki izin kerja sudah mulai diberlakukan sejak Minggu hingga Senin. Dalam periode tersebut, mereka dilarang memasuki komunitas warga Israel di wilayah Tepi Barat dan Lembah Yordan, meski kawasan industri serta sejumlah area tertentu masih diberikan pengecualian.

Larangan total baru akan diterapkan penuh sepanjang hari pelaksanaan pemilu pada Selasa, mencakup seluruh kawasan industri serta penutupan akses keluar-masuk perlintasan darat. Militer Israel menyatakan seluruh pembatasan tersebut baru akan dibuka kembali setelah hari pemungutan suara berakhir.

Kebijakan ini berdampak langsung pada mata pencaharian ribuan warga lokal yang bergantung pada pekerjaan di area permukiman Israel. Berdasarkan data tahun lalu, terdapat sekitar 9 ribu warga Palestina yang memegang izin kerja resmi di area permukiman maupun kawasan industri sekitarnya.

2. Israel mengepung dan mengusir ribuan warga dari Hebron

Menyusul insiden penembakan pada Jumat, Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu langsung memerintahkan penutupan di Tepi Barat. Pasukan Israel menutup seluruh akses keluar-masuk Kota Hebron serta wilayah Halhul di dekatnya, sehingga memblokade pergerakan sekitar 800 ribu penduduk di kegubernuran terpadat Tepi Barat tersebut.

Operasi militer besar-besaran ini memaksa sekitar 2 ribu hingga 2.200 warga Palestina mengungsi dari rumah mereka setelah tentara mengumumkan perintah evakuasi melalui pengeras suara pada dini hari. Selain merobohkan deretan bangunan dan kendaraan menggunakan alat berat, pasukan Israel juga mengambil alih sejumlah rumah warga di selatan Hebron untuk dijadikan barak serta pos pengawasan.

“Mereka tidak akan diizinkan kembali ke lingkungan mereka sampai kami selesai membereskan semua masalah Hamas di Hebron,” kata Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dilansir Al Jazeera.

Di luar pengepungan Hebron, militer Israel juga menggelar penggerebekan di sedikitnya 15 hingga 40 titik lain di Tepi Barat pada akhir pekan, termasuk Jenin, Nablus, Ramallah, dan Bethlehem. Operasi tersebut berujung pada penangkapan sekitar 40 hingga 70 warga Palestina serta melukai sejumlah penduduk akibat tembakan dan gas air mata.

3. Operasi militer Israel dituding bermotif politik

Operasi militer ini berlangsung hanya beberapa hari menjelang pemilu parlemen yang penting bagi keberlangsungan karier politik Netanyahu. Sejumlah pengamat dan pejabat lokal menilai operasi tersebut sengaja dimanfaatkan koalisi sayap kanan Netanyahu untuk mendongkrak perolehan suara yang sedang tertinggal dalam jajak pendapat.

Warga Hebron yang terdampak penggusuran pun menilai tindakan keras militer tersebut sarat akan kepentingan kampanye politik di tengah ketatnya persaingan melawan tokoh oposisi seperti mantan Kepala Staf Militer Gadi Eisenkot. Salah satu tokoh masyarakat dan pemilik toko berusia 70 tahun di lingkungan Ein Deir Baha, Higazi Shawer al-Tamimi, mengaku dipaksa keluar dari rumahnya pada pukul satu dini hari bersama ibu mertuanya yang berusia 90 tahun dan sedang sakit.

“Saya telah melewati seluruh tahapan pendudukan dan saya akan mati di sini,” ujar Tamimi, dikutip dari The Straits Times.

Tindakan ini memicu kecaman dari Otoritas Palestina, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), hingga organisasi hak asasi manusia Israel, B’Tselem, yang menyebutnya sebagai hukuman kolektif serta pembersihan etnis. Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres turut menyatakan keprihatinan mendalam karena penutupan akses tersebut sangat membatasi kebebasan bergerak, mata pencaharian, serta layanan dasar warga Palestina.

Israel Hari Ini Gelar Pemilu Perdana usai Serang Gaza Oktober 2023 Israel Gelar Pemilu Besok, Begini Sistemnya dan Peluang Netanyahu Israel Disebut Telah Mengubah Wilayah Tepi Barat Menjadi Penjara

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Daftar denda tilang operasi patuh 2026, masuk jalur busway harus bayar segini

31 October 2026

Pemuda Kalsel Dobrak Era Digital

31 October 2026

22 Jenazah Terlantar Dikremasi di Bali: Misteri Bayi hingga WNA Menanti Kepastian

30 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Perang Hybrid Suzuki dan Toyota Menanti Tuah Insentif

31 October 2026

Pemuda Kalsel Dobrak Era Digital

31 October 2026

Daftar denda tilang operasi patuh 2026, masuk jalur busway harus bayar segini

31 October 2026

Israel tutup semua perlintasan ke Tepi Barat di hari pemilu

31 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?