Ringkasan Berita
Film biografi Michael Jackson yang akan segera dirilis, kini menjadi perhatian publik karena dianggap mampu mengungkap sisi-sisi baru dari kehidupan sang legenda musik. Film kedua ini akan fokus pada perjalanan hidup Michael Jackson selama masa 1990-an, termasuk kasus-kasus yang sempat menghiasi media dan menimbulkan kontroversi.
Film Kedua Akan Menggali Sisi Manusia Michael Jackson
Aktor Jaafar Jackson, yang juga merupakan keponakan Michael Jackson, mengungkap bahwa film sekuel ini akan lebih fokus pada sisi manusia dari Michael Jackson. Menurutnya, film pertama telah menggambarkan karier Michael sejak awal hingga mencapai puncak kesuksesan sebagai ikon musik dunia. Namun, film kedua akan memberikan wawasan lebih dalam tentang perjuangan mental dan kebaikan hati Michael Jackson di balik popularitasnya.
“Film pertama fokus dengan Michael sejak awal, jadi kalian mendapat gambar siapa dia sebelum dia sukses dan menjadi ikon yang dikenal banyak orang,” kata Jaafar. “Kalian memahami dia sebagai manusia pertama kali karena pada akhirnya ini sosoknya sebelum dia meninggal.”
Jaafar berharap film kedua dapat memberikan ruang bagi Michael Jackson untuk menyampaikan sudut pandangnya kepada publik. Ia menilai bahwa film pertama terlalu banyak membahas sisi profesional dari Michael, sementara film kedua akan lebih fokus pada aspek pribadi dan perjuangan yang ia alami.
Perjalanan Hidup Michael Jackson yang Penuh Tekanan
Selama masa 1990-an, Michael Jackson menghadapi berbagai tantangan, termasuk kasus pelecehan seksual yang dilaporkan pada tahun 1993. Kasus tersebut kemudian diselesaikan melalui penyelesaian di luar pengadilan, namun hal itu memengaruhi kesehatan mental dan kesehatannya secara keseluruhan. Akibatnya, Michael Jackson harus membatalkan sisa tur dunianya (Dangerous World Tour) pada waktu itu.
Menurut Jaafar, film sekuel akan mencoba menggambarkan bagaimana Michael Jackson menghadapi tekanan dari media dan masyarakat. Ia ingin penonton melihat sisi lain dari Michael, bukan hanya sebagai bintang pop yang kontroversial, tetapi juga sebagai manusia yang memiliki perasaan dan pengalaman hidup.
Keberanian dan Kebaikan Michael Jackson
Jaafar juga menekankan pentingnya menampilkan sisi kebaikan dari Michael Jackson dalam film kedua. Menurutnya, meskipun Michael Jackson sering menghadapi kritik dan tuduhan, ia tetap menjaga sikap baik terhadap orang lain.
“Dia tidak pernah mengubah kesucian, perasaan untuk selalu mencari hal baik di orang lain,” ujar Jaafar. “Dan apa pun hal yang ia sedang lalui, bagaimana ia diperlakukan, apa yang dikatakan orang-orang tentangnya, dia tidak pernah berhenti memperlakukan orang lain dengan kebaikan.”
Ia berharap penonton nantinya dapat memahami bagaimana Michael Jackson tetap berusaha bersikap baik kepada orang lain meski dirinya juga menghadapi berbagai persoalan dan tekanan dalam kehidupan. Dengan begitu, penonton tidak hanya melihatnya sebagai seorang penyanyi dengan popularitas luar biasa, tetapi juga sebagai manusia yang memiliki perasaan dan pengalaman hidup.
Kesuksesan Film Pertama dan Harapan untuk Sekuel
Film biografi Michael Jackson sebelumnya berhasil meraih kesuksesan besar di box office. Film yang disutradarai Antoine Fuqua tersebut mencetak sejarah sebagai film biopik pertama di dunia yang berhasil meraup pendapatan global lebih dari 1 miliar dollar Amerika Serikat atau setara Rp 17,6 triliun. Pencapaian ini mematahkan rekor pendapatan film biografi musikal sebelumnya yang dipegang oleh Bohemian Rhapsody.
Film tersebut mengisahkan perjalanan hidup Michael Jackson sejak masa kecilnya bersama The Jackson 5 hingga periode Bad World Tour pada 1987-1988. Kisah perjalanan Michael Jackson tersebut masih akan berlanjut melalui film sekuel yang diharapkan dapat mengangkat sisi lain kehidupan sang bintang, termasuk berbagai persoalan yang dihadapinya pada era 1990-an.



