Indonesiadiscover.com, JAKARTA – Penyanyi sekaligus penulis lagu, Tenxi, meluncurkan album yang berjudul “Liga Besar” tepat pada momen Piala Dunia 2026. Album ini menjadi karya yang paling personal dalam kariernya. Tenxi menggunakan sepak bola sebagai metafora perjalanan hidup, karier, dan proses kreatifnya sebagai musisi serta produser.
Melalui album tersebut, Tenxi mengajak pendengar untuk melihat bagaimana proses, kegagalan, pencapaian, dan pelajaran hidup membentuk dirinya sebagai seorang musisi, produser, dan kreator. Bila didengarkan dari awal hingga akhir, “Liga Besar” terasa seperti sebuah rangkuman perjalanan hidup yang diceritakan melalui sudut pandang yang berbeda.
Berbeda dengan album sebelumnya, “Puting Beliung”, yang lebih fokus untuk memperkenalkan dan mengangkat talenta-talenta dari ekosistem Anti Nrml, kali ini Tenxi memilih untuk lebih banyak bercerita tentang dirinya sendiri. Namun bukan hanya sebagai seorang musisi, melainkan juga sebagai seorang produser yang selama ini lebih banyak bekerja di balik layar.
Hal yang membuat album “Liga Besar” unik adalah penggunaan sepak bola sebagai benang merah yang menghubungkan keseluruhan cerita. Bukan karena Tenxi adalah seorang atlet sepak bola, melainkan karena dirinya melihat banyak kesamaan antara perjalanan hidup seseorang dengan perjalanan menuju level tertinggi dalam dunia sepak bola.
Dalam sepak bola, ada proses panjang sebelum seseorang bisa bermain di panggung terbesar. Ada latihan, kegagalan, tekanan, persaingan, kerja keras, hingga momen ketika kesempatan besar akhirnya datang. Menurut Tenxi, hal yang sama juga terjadi dalam kehidupan dan perjalanan berkarya. Karena itu, banyak lirik dalam album ini menggunakan istilah, metafora, dan referensi sepak bola sebagai cara untuk menceritakan berbagai pengalaman yang pernah dilalui.
Kecintaan Tenxi terhadap sepak bola juga menjadi alasan mengapa album “Liga Besar” sengaja dirilis berdekatan dengan perhelatan Piala Dunia 2026. Bagi Tenxi, momen tersebut menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan sebuah karya yang banyak mengambil inspirasi dari semangat, bahasa, dan kultur sepak bola.
“Sebenarnya ini bukan album tentang sepak bola. Ini album tentang perjalanan hidup gue. Tapi gue merasa sepak bola adalah metafora yang paling pas buat menggambarkan perjalanan itu. Ada proses, ada kompetisi, ada momen kalah, ada momen menang, dan semuanya butuh konsistensi. Makanya banyak istilah dan referensi sepak bola yang gue masukkan ke album ini,” ungkap Tenxi.
Selain merupakan album yang paling personal, “Liga Besar” juga menjadi bentuk apresiasi Tenxi terhadap para produser musik Indonesia. Menurutnya, peran produser masih sering kurang mendapatkan sorotan, meskipun memiliki kontribusi yang sangat besar dalam membentuk identitas sebuah karya musik.
Berangkat dari keresahan tersebut, Tenxi ingin menjadikan “Liga Besar” sebagai ruang yang lebih besar bagi para produser dan kreator yang terlibat. Dia berniat menunjukkan bahwa sebuah karya musik lahir dari kolaborasi banyak orang, bukan hanya sosok yang berdiri di depan panggung.
Semangat tersebut tercermin dari banyaknya musisi, produser, dan kreator lokal yang terlibat dalam album “Liga Besar”. Nama-nama seperti Jemsii, Joshua Natanael, qioo, dia, concerto, mino, Fakie Funk, Kenz, Alva Gracia, Kirohta, bunnyisreal, Almarhyung, dan Yung Caters turut memberikan warna dalam proyek ini.
Dari keseluruhan lagu yang ada, Tenxi menyoroti dua lagu sebagai focus track utama. “Makasih Tuhan” menjadi lagu yang merepresentasikan rasa syukur atas seluruh proses yang telah dilalui. Lagu ini berbicara tentang perjalanan, pelajaran hidup, serta berbagai pencapaian yang tidak lepas dari campur tangan Tuhan dan orang-orang di sekitar.
Sementara itu, “Liga Besar” menjadi lagu yang paling merepresentasikan konsep album secara keseluruhan. Melalui berbagai metafora sepak bola, lagu ini menggambarkan perjuangan seseorang dalam mengejar mimpi, bertahan melewati berbagai tantangan, dan terus berkembang hingga mencapai titik yang lebih tinggi dalam hidupnya.
Dengan perpaduan cerita personal, pendekatan konseptual yang unik, serta kolaborasi bersama para musisi dan produser lokal, “Liga Besar” menjadi karya yang tidak hanya berbicara tentang pencapaian, tetapi juga tentang proses panjang yang harus dilalui untuk sampai ke titik tersebut.
Lebih dari sekadar album, “Liga Besar” adalah dokumentasi perjalanan hidup Tenxi sekaligus bentuk penghormatan bagi para produser dan kreator yang selama ini menjadi bagian penting dari perkembangan musik Indonesia.



