Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Sabtu, 29 Agustus 2026
Trending
  • 72 Tersangka Karhutla di Sumatera dan Kalimantan, Penyidik Temukan 31 Korek Api: Api Sengaja Dinyalakan
  • Menikmati Senja Pantai Padang dengan Sepeda, Tren Wisata Murah yang Disukai Warga
  • 10 Gaya Kiyowo Modern untuk Tampil Modis
  • Penggabungan MTEL-TBIG kembali jadi sorotan, siapa untung?
  • Tiga mobil mesin diesel diamankan polisi, diduga terkait mafia solar di Bitung
  • 5 Fakta Menarik Istana Tajhat, Warisan Megah Zamindar Bangladesh
  • Paket Sacred Octagon Telkomsel, membuat belajar matematika lebih menyenangkan
  • Demo 27 Agustus, Chaniago Pastikan Tidak Ada Penyekatan Massa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Siswa SMA Tewas Dibacok Saat Coba Berhentikan Pengeroyokan di Konvoi Suporter Surabaya
Hukum

Siswa SMA Tewas Dibacok Saat Coba Berhentikan Pengeroyokan di Konvoi Suporter Surabaya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Tragedi Berdarah di Tengah Konvoi Suporter Sepak Bola

Perayaan ulang tahun sebuah klub sepak bola yang seharusnya penuh dengan euforia dan kegembiraan berubah menjadi duka mendalam bagi warga Surabaya. Insiden berdarah terjadi di kawasan Jalan Sumatera, Kelurahan Pacar Keling, Kecamatan Tambaksari, saat para suporter sedang melakukan konvoi.

Seorang remaja dilaporkan meninggal dunia akibat luka sabetan senjata tajam (sajam) yang parah. Korban meninggal adalah seorang pelajar kelas dua SMA swasta berinisial GAD alias Aldo (17), warga Kecamatan Karang Pilang, Surabaya. Aldo dinyatakan meninggal dunia di IGD RS Ubaya, Panjang Jiwo, pada Kamis (18/6/2026) dini hari setelah sempat menjalani perawatan medis.

Sementara itu, rekan korban, BO alias Bobby, mengalami luka robek serius di bagian punggung sebelah kiri dan masih menjalani perawatan intensif di RSI Jemursari Surabaya. Kejadian ini memicu rasa syok dan duka bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Identitas Korban dan Peristiwa yang Terjadi

Korban tewas, Aldo, merupakan seorang siswa SMA swasta di Sepanjang, Sidoarjo. Kakak kandungnya, Sonya Cantika Dandel, mengungkapkan bahwa adiknya malam itu pergi menyaksikan konvoi suporter bersama kakak ketiganya, DN, dan temannya, BO. Di tengah keramaian konvoi yang berlangsung sejak Rabu (17/6/2026) malam, sebuah kericuhan mendadak pecah.

Menurut informasi yang diperoleh Sonya, saat itu ada seorang terduga perusuh yang membuat onar dan terjatuh, lalu menjadi sasaran pengeroyokan massa. Aldo, yang berniat baik, mencoba melerai dan membela orang tersebut agar tidak dipukuli. Namun, nasib buruk menimpa Aldo.

Kekerasan yang Tidak Terduga

Nahas, tindakan baik Aldo justru dibalas dengan kekerasan. Pria misterius yang baru saja dilerai dan diselamatkan oleh Aldo ternyata menyembunyikan senjata tajam di balik pakaiannya. Begitu terbebas dari kepungan massa, pria tersebut langsung mencabut sajamnya dan mengayunkannya secara membabi buta ke segala arah tanpa memedulikan sekelilingnya.

Sabetan liar tersebut langsung mengenai Aldo tepat di bagian lengan kiri, sementara Bobby yang berada di dekatnya terkena sabetan di punggung kiri. Diduga akibat luka robek yang cukup dalam pada arteri tangan kirinya, Aldo kehilangan banyak darah selama perjalanan menuju rumah sakit hingga kondisinya drop dan dinyatakan meninggal dunia.

Proses Penyelidikan dan Penegakan Hukum

Guna kepentingan proses penyelidikan dan penegakan hukum, jenazah Aldo dipindahkan ke kamar jenazah RS Bhayangkara Surabaya sekitar pukul 09.18 WIB untuk menjalani proses visum serta autopsi oleh Tim Inafis Polrestabes Surabaya.

Sonya, sambil menyeka air mata yang terus membasahi pipinya, menegaskan bahwa adiknya bukanlah suporter fanatik yang kerap turun ke jalan. Sepengetahuannya, Aldo hanya pernah satu kali menonton pertandingan sepak bola secara langsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT).

“Kami pihak keluarga memasrahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian. Kami berharap pelaku yang tega menganiaya adik saya hingga meninggal dunia bisa segera ditangkap dan dihukum setimpal,” rintihnya sesenggukan.

Upaya Penangkapan Pelaku

Tragedi berdarah di tengah konvoi suporter ini langsung mendapat atensi serius dari aparat penegak hukum kota pahlawan. Jajaran Satreskrim Polrestabes Surabaya memastikan tidak akan tinggal diam atas insiden yang merenggut nyawa pelajar tersebut.

AKBP Edy Herwiyanto, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan bahwa anggotanya telah dikerahkan secara masif ke lapangan sejak pagi hari. “Benar, saat ini tim kami sedang melakukan upaya penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas dan menangkap pelakunya. Beberapa personel sudah kami sebar di sekitar lokasi kejadian untuk mengumpulkan keterangan dari para saksi mata dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP),” tegas mantan Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Jatim tersebut saat dikonfirmasi oleh awak media.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

72 Tersangka Karhutla di Sumatera dan Kalimantan, Penyidik Temukan 31 Korek Api: Api Sengaja Dinyalakan

29 Agustus 2026

Siapa Dewi Wulan Sari, yang Jadikan Lisa Mariana Tersangka Gara-Gara Piyama Rp900 Ribu? Ini Kronologinya

29 Agustus 2026

5 Karakter Jadi Tersangka Pembunuhan Oh Min Yeong di Flex x Cop 2!

29 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

72 Tersangka Karhutla di Sumatera dan Kalimantan, Penyidik Temukan 31 Korek Api: Api Sengaja Dinyalakan

29 Agustus 2026

Menikmati Senja Pantai Padang dengan Sepeda, Tren Wisata Murah yang Disukai Warga

29 Agustus 2026

10 Gaya Kiyowo Modern untuk Tampil Modis

29 Agustus 2026

Penggabungan MTEL-TBIG kembali jadi sorotan, siapa untung?

29 Agustus 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?