Usulan Perekrutan Kas Hartadi sebagai Pelatih Kepala Sriwijaya FC
Wakil Presiden Sriwijaya FC, Mohammad David, mengusulkan perekrutan Kas Hartadi sebagai pelatih kepala untuk kompetisi Liga 3 2026. Ia menilai bahwa Kas Hartadi memiliki rekam jejak sukses yang patut diperhitungkan dalam upaya mengembalikan klub ke Liga 2.
Manajemen Sriwijaya FC sedang melakukan persiapan intensif untuk kompetisi Liga 3 2026. Salah satu fokus utama adalah mencari pemain-pemain berkualitas yang mampu memenuhi target promosi kembali ke Liga 2. Menurut Mohammad David, tidak cukup hanya merekrut pemain asal-asalan, tetapi harus benar-benar memilih pemain yang mumpuni dan berkompeten.
“Kita harus benar-benar merekrut pemain yang mumpuni. Tidak bisa asal comot saja kalau kita mau mewujudkan target untuk mengembalikan ke Liga 2,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya tindakan cepat dalam proses pencarian pemain, terutama karena persiapan kompetisi masih sangat singkat.
Rekam Jejak Kas Hartadi yang Menguntungkan
Mohammad David menjelaskan alasan utama mengusulkan Kas Hartadi sebagai pelatih kepala. Menurutnya, Kas Hartadi memiliki pengalaman yang luar biasa, termasuk kesuksesannya membawa RANS Nusantara FC menjuarai Liga 3 musim 2025/2026. Prestasi ini membuatnya dianggap layak untuk melatih Sriwijaya FC.
“Di Liga 3 dia bawa RANS balik. Dan juga pernah di Sriwijaya FC. Di tangan dia juga SFC pernah juara. Kita berharap di tangan Mas Kas bisa kembali ke Liga 2, bertahan di kita selanjutnya bisa masuk ke Liga 1,” ujar David. Keberhasilan Kas Hartadi dalam memimpin RANS Nusantara FC ke Liga 2 melalui adu penalti (6-5) melawan Dejan FC menjadi bukti kemampuannya dalam situasi kritis.
Prestasi ini diraih dalam waktu persiapan yang sangat singkat, hanya tiga hari sebelum babak 16 besar. Meskipun begitu, ia berhasil memimpin tim meraih kemenangan penting, seperti menaklukkan Persikutim (3-0), Persekabpas (2-0), dan Persiba Bantul (2-1). Trofi Liga Nusantara ini menjadi tonggak sejarah bagi RANS Nusantara FC.
Alternatif Calon Pelatih Kepala
Meski usulan Kas Hartadi mendapat dukungan kuat, Mohammad David menyebutkan bahwa masih ada nama-nama lain yang diajukan sebagai calon pelatih kepala. “Masih pengajuan juga,” katanya. Selain itu, ia juga menyebut bahwa Coach Iwan Setiawan masih berminat untuk kembali melatih Sriwijaya FC.
Namun, Kas Hartadi sendiri belum memberikan respons resmi terkait namanya diajukan sebagai kandidat pelatih kepala. Saat ini, Kas Hartadi telah resmi menjadi direktur teknik Pasuruan United, sebuah klub Liga 4. Ia menerima posisi keempatnya pada musim ini, setelah sebelumnya menjabat sebagai pelatih di beberapa klub.
Target dan Strategi Sriwijaya FC
Mohammad David menegaskan bahwa misi penyelamatan Sriwijaya FC tidak hanya tentang memperkuat tim, tetapi juga membangun sinergi dengan pengusaha dan suporter di Sumatera Selatan. Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam upaya mengembalikan klub ke Liga 2.
“Pada intinya misi kita ini bagaimana penyelamatan dan juga Sriwijaya FC bisa balik lagi ke Liga 2. Karena waktunya sangat singkat 3 bulan untuk di Liga 3 itu,” kata David. Ia menilai bahwa finansial di Liga 3 tidak sebesar di Liga 2, sehingga diperlukan strategi yang lebih efisien dan cepat.
Tantangan di Liga 3 dan Persiapan Kompetisi
Kompetisi Liga 3 2026 akan berlangsung dalam durasi yang relatif pendek, hanya beberapa bulan. Hal ini membutuhkan persiapan yang matang dan rencana jangka pendek yang jelas. Dengan durasi yang terbatas, manajemen Sriwijaya FC harus memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dapat memberikan dampak nyata.
Selain itu, David juga menyoroti pentingnya dukungan dari para pengusaha dan suporter. Ia percaya bahwa banyak pengusaha di Palembang masih memiliki rasa cinta terhadap Sriwijaya FC dan siap berkontribusi dalam misi penyelamatan.
“Apa salahnya mungkin pengusaha-pengusaha yang ada di Palembang ini hatinya terbuka. Kita masih yakin banyak yang masih cinta Sriwijaya FC ini,” pungkasnya.


