Kesuksesan yang Mengejutkan
Victor Lai, seorang pemain bulu tangkis asal Kanada, berhasil mencuri perhatian dunia setelah menjuarai Indonesia Open 2026. Di final turnamen bergengsi tersebut, ia berhasil mengalahkan Jonatan Christie, wakil tuan rumah, dalam dua gim langsung dengan skor 21-19 dan 21-8. Hasil ini dianggap sangat mengejutkan karena Jonatan Christie dijagokan untuk meraih gelar juara.
Victor Lai tampil luar biasa sepanjang turnamen. Ia sukses mengalahkan beberapa pemain ternama seperti Lin Chun-Yi (Taiwan), Koki Watanabe (Jepang), Toma Junior Popov (Prancis), serta Chou Tien Chen (Taiwan). Gelar juara ini menjadi pencapaian terbesarnya sejauh kariernya, terutama di ajang BWF World Tour.
Sejarah Baru dalam Bulu Tangkis
Victor Lai menjadi pemain Kanada pertama yang berhasil menjuarai Indonesia Open, yang merupakan turnamen berlevel Super 1000. Ini membawa namanya ke dalam sejarah bulu tangkis, sekaligus menjadikannya sejajar dengan legenda seperti Viktor Axelsen, Lee Chong Wei, Shi Yu Qi, hingga Taufik Hidayat.
Dalam konferensi pers usai pertandingan, Victor Lai mengungkapkan rasa kagetnya atas hasil yang diraih. “Saya tidak menyangka ini akan terjadi. Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan,” ujarnya.
Profil Singkat Victor Lai
Victor Lai lahir di Toronto, Kanada, pada 19 Desember 2004. Meskipun bulu tangkis bukan olahraga populer di negaranya, ia mampu menembus jajaran elite dunia. Kiprahnya di dunia bulu tangkis sebelumnya tidak begitu mencolok, tetapi gelar juara Indonesia Open 2026 menjadi yang pertama dalam kariernya.
Selain itu, Victor Lai juga meraih prestasi di tingkat regional. Ia menyabet gelar juara beruntun di Pan Am Championships pada 2025 dan 2026. Performanya semakin membaik hingga meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia BWF 2025 di Paris. Medali tersebut menjadikannya pemain Kanada pertama yang meraih penghargaan di ajang tersebut.
Pada ajang All England 2026, Victor Lai juga menggebrak dengan melaju hingga babak semifinal, menjadikannya orang Kanada pertama yang mencapai babak tersebut dalam turnamen legendaris tersebut.
Awal Karier dan Dorongan Awal
Victor Lai mengungkap bahwa ia mulai bermain bulu tangkis saat usianya delapan tahun. Meski awalnya tidak fokus pada olahraga ini, ia mendapat dorongan dari pelatih yang melihat potensinya. Dari situ, ia mulai fokus pada karier bulu tangkis hingga kini menjadi pemain elite.
“Saya mulai bermain bulu tangkis saat berusia sekitar delapan tahun. Sebenarnya, bulu tangkis bukan olahraga pertama yang saya kenal, tetapi saya benar-benar menyukainya. Para pelatih juga mengatakan bahwa saya punya bakat besar, jadi saya terus melanjutkannya dan sangat senang berada di klub,” ujarnya.
Idola dan Inspirasi
Victor Lai memiliki banyak idola di dunia bulu tangkis. Salah satunya adalah legenda Indonesia, Taufik Hidayat. Ia juga mengagumi Lee Chong Wei dan Lin Dan. Saat lebih dewasa, ia mulai menonton permainan Jonatan Christie dan Anthony Ginting.
Ia mengaku terinspirasi oleh comeback Jonatan Christie dalam pertandingan Prancis Open 2019. “Saya sering menonton semua pemain top seperti Kento Momota, Viktor Axelsen, Jojo, Ginting, dan banyak pemain lainnya. Saya juga sangat ingat salah satu pelatih saya dulu pernah menunjukkan pertandingan Jojo saat comeback melawan Anders Antonsen di French Open 2019. Itu benar-benar sangat menginspirasi saya,” tambahnya.
Peran Pelatih Indonesia
Kesuksesan Victor Lai tidak lepas dari bantuan pelatih Indonesia. Pada 2016, ia pernah berlatih bersama Coach Jeffer Rosobin. Hubungan dengan pelatih Indonesia tidak berhenti sampai disitu, karena ia mengaku ada campur tangan dari pelatih Indonesia lainnya dalam kariernya.
“Pada tahun 2016, saya datang ke Indonesia untuk berlatih bersama Coach Jeffer Rosobin. Saya merasa sangat beruntung bisa dibimbing oleh para pelatih dari salah satu negara terbaik di dunia bulu tangkis,” pungkasnya.



