Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 7 Juni 2026
Trending
  • 16 Perusahaan Gelar RUPS Hari Ini, INCO hingga TMAS Bahas Dividen dan Pengurus
  • Nasib menyedihkan kakek 64 tahun di Cirebon diintimidasi foto AI oleh mantan caleg
  • Gubernur Jateng: Perbaikan Jalan Blora Bukan Prioritas, Pemprov Segera Tindak Lanjuti
  • Bukan sekadar statistik! Bernardo Tavares bongkar alasan Persebaya Surabaya pertahankan Jefferson Silva
  • 7 Makanan Rentan Busuk, Perhatikan Penyimpanannya
  • Kumis Walrus: Senjata Hidup di Dasar Laut Gelap
  • 12 Ramalan Zodiak Keuangan Hari Ini: Scorpio Prioritaskan, Aquarius Berani
  • Hyundai Palisade Hybrid Signature 2026: Harga Terbaru Disewa
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Dadan Hindayana, dari Ahli Serangga ke Kepala BGN, Kini Dipecat Prabowo Usai Evaluasi MBG
Politik

Dadan Hindayana, dari Ahli Serangga ke Kepala BGN, Kini Dipecat Prabowo Usai Evaluasi MBG

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perubahan Kepemimpinan di Badan Gizi Nasional

Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perubahan kepemimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN) dengan mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa, 2 Juni 2026 malam.

Pergantian tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Evaluasi ini berasal dari berbagai pihak, termasuk kementerian terkait dan masyarakat yang menjadi penerima manfaat program. Menurut Prasetyo Hadi, Presiden terus menerima masukan mengenai pelaksanaan program strategis nasional tersebut. Oleh karena itu, pemerintah memandang perlu untuk melakukan penyegaran kepemimpinan guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan program.

Selain Dadan Hindayana, dua Wakil Kepala BGN lainnya juga diberhentikan, yaitu Brigjen Polisi Sony Sonjaya dan Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung. Sementara itu, Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang ditunjuk untuk memimpin lembaga tersebut menggantikan Dadan.

Profil Dadan Hindayana

Dadan Hindayana dikenal sebagai sosok akademisi dan pakar entomologi (ilmu yang mempelajari serangga) yang kemudian dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional (BGN). Ia menjadi Kepala BGN pertama sejak lembaga tersebut dibentuk pemerintah pada 2024.

Dadan pertama kali dilantik sebagai Kepala BGN pada 19 Agustus 2024 berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 94P Tahun 2024. Saat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai berjalan pada Oktober 2024, ia kembali dipercaya melanjutkan jabatannya sebagai kepala lembaga tersebut.

Sebelum terjun ke pemerintahan, Dadan merupakan dosen dan peneliti di IPB University. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan IPB pada 1990, kemudian melanjutkan studi ke Jerman. Gelar magister diraihnya dari University of Bonn pada 1997, sedangkan gelar doktor diperoleh dari Leibniz University Hannover pada 2000 dengan spesialisasi entomologi terapan.

Sepanjang karier akademiknya, Dadan dikenal aktif dalam penelitian dan pengembangan ilmu proteksi tanaman. Kiprahnya di bidang pendidikan dan pelayanan publik mengantarkannya menjadi salah satu tokoh yang dipercaya memimpin pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui BGN.

Latar Belakang Pendidikan Dadan Hindayana

Pendidikannya berlanjut ke S3 di kampus lainnya di Jerman, yakni Leibniz Universität Hannove. Ia meraih gelar doktor pada 2000 sebelum kemudian pulang ke Tanah Air. Sejak sarjana sampai S3, pendidikan Dadan Hindayana berfokus mempelajari segala aspek berkaitan dengan serangga.

Bahkan, gelar PhD yang disandangnya adalah doktor entomologi. Entomologi adalah cabang ilmu biologi yang secara khusus mempelajari serangga, mencakup struktur tubuh, siklus hidup, perilaku, ekologi, dan peran mereka dalam lingkungan, serta hubungannya dengan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Harapan Pemerintah

Dengan pergantian kepemimpinan ini, pemerintah berharap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Penggantian pimpinan BGN diharapkan dapat membawa perbaikan dalam pengelolaan program dan meningkatkan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gubernur Jateng: Perbaikan Jalan Blora Bukan Prioritas, Pemprov Segera Tindak Lanjuti

6 Juni 2026

Selain ke Luar Negeri, Ini Deretan Program yang Pakai Uang Prabowo

6 Juni 2026

Fakta Kematian Aminah Diduga Usai Makan Sate, Menantu: Saya Tidak Beri Racun, Hanya Jampi-Jampi

6 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

16 Perusahaan Gelar RUPS Hari Ini, INCO hingga TMAS Bahas Dividen dan Pengurus

6 Juni 2026

Nasib menyedihkan kakek 64 tahun di Cirebon diintimidasi foto AI oleh mantan caleg

6 Juni 2026

Gubernur Jateng: Perbaikan Jalan Blora Bukan Prioritas, Pemprov Segera Tindak Lanjuti

6 Juni 2026

Bukan sekadar statistik! Bernardo Tavares bongkar alasan Persebaya Surabaya pertahankan Jefferson Silva

6 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?