Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 17 Juni 2026
Trending
  • 50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker
  • Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai
  • Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM
  • 6 Berita Pilihan Hari Ini: Pelaku Penusukan Batam Ditangkap Saat Laporan Kasus Lain
  • Hari Ini Prabowo Lantik Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN dan Dua Wakilnya
  • Persija Umumkan Pelatih Baru Hari Ini, Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza
  • Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Membawa oleh-oleh haji dengan rapi
Pariwisata

Membawa oleh-oleh haji dengan rapi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Juni 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Persiapan Kepulangan Jemaah Haji: Aturan dan Tips yang Perlu Diperhatikan

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji, perhatian jemaah kini mulai berpindah ke persiapan pulang ke tanah air. Suasana di hotel-hotel jemaah Indonesia di Makkah maupun Madinah mulai berubah. Koper-koper besar kembali diturunkan dari lemari kamar, oleh-oleh mulai dirapikan, dan para jemaah sibuk menimbang barang bawaan agar tidak melebihi batas yang ditentukan.

Bagi sebagian jemaah, masa menjelang kepulangan ini sering menjadi momen yang cukup menegangkan. Hampir setiap musim haji selalu ada koper yang kelebihan berat, barang bawaan yang tidak sesuai aturan, atau jemaah yang masih nekat memasukkan air Zamzam ke dalam koper bagasi.

Karena itu, pemerintah mengingatkan agar seluruh jemaah mematuhi ketentuan barang bawaan yang berlaku pada penerbangan haji tahun ini. Tujuannya bukan untuk mempersulit, melainkan agar proses kepulangan berjalan aman, tertib, dan tidak menghambat jemaah lain dalam satu kelompok terbang.

Ketentuan Barang Bawaan yang Harus Dipatuhi

Dalam penerbangan haji, setiap jemaah hanya diperbolehkan membawa tiga jenis barang:

  • Tas paspor yang selalu dibawa bersama jemaah
  • Koper kabin dengan berat maksimal tujuh kilogram
  • Koper bagasi dengan berat maksimal 32 kilogram yang akan masuk ke ruang penyimpanan pesawat

Petugas haji hampir setiap hari mengingatkan agar jemaah mulai memilah barang sejak jauh hari sebelum jadwal kepulangan. Pengalaman selama ini menunjukkan banyak jemaah baru menyusun koper pada malam terakhir sehingga sering terjadi kelebihan berat atau masih terdapat barang yang tidak diperbolehkan dibawa.

Air Zamzam dan Aturan Penerbangan

Salah satu barang yang paling sering menjadi perhatian adalah air Zamzam. Meskipun hampir semua jemaah ingin membawa pulang air Zamzam sebanyak mungkin untuk keluarga dan kerabat, aturan penerbangan tidak memperbolehkan air Zamzam dimasukkan ke dalam koper bagasi maupun tas kabin.

Saat ini pemeriksaan koper dilakukan dengan peralatan yang cukup canggih sehingga keberadaan air Zamzam dapat langsung terdeteksi. Jika ditemukan, botol atau kemasan Zamzam tersebut akan dikeluarkan oleh petugas sebelum koper diberangkatkan ke pesawat.

Sebenarnya jemaah tidak perlu khawatir. Pemerintah sudah menyiapkan distribusi resmi air Zamzam untuk seluruh jemaah haji Indonesia. Setiap orang akan mendapatkan jatah lima liter yang dibagikan saat tiba di asrama haji debarkasi di tanah air.

Larangan Barang-Barang Berpotensi Mengganggu Keselamatan

Selain Zamzam, jemaah juga diminta tidak membawa barang-barang yang berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan seperti bahan yang mudah terbakar, petasan, benda tajam, maupun cairan dalam jumlah tertentu yang tidak sesuai ketentuan maskapai dan otoritas penerbangan.

Pentingnya Kepatuhan terhadap Aturan

Pemulangan jemaah haji merupakan bagian akhir dari perjalanan panjang ibadah di Tanah Suci. Karena itu, kepatuhan terhadap aturan barang bawaan menjadi salah satu bentuk ikhtiar agar perjalanan pulang berlangsung lancar. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik, tentu semua berharap dapat kembali ke kampung halaman dengan aman, nyaman, serta membawa kenangan indah dari Tanah Suci.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal

13 Juni 2026

Libur Sekolah, Sleman Target 450 Ribu Wisatawan

13 Juni 2026

Pesona Danau Pauh, Wisata Alam Menarik di Jangkat Merangin Jambi

13 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

13 Juni 2026

Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker

13 Juni 2026

Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai

13 Juni 2026

Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM

13 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?