Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 28 October 2026
Trending
  • Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar
  • Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga
  • DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM
  • Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!
  • Kisah Awal Buya Hamka: Pencarian Jati Diri Sang Ulama Besar
  • Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya
  • Minta dipeluk permintaan terakhir Kamaruddin Simanjuntak sebelum meninggal, 2 tahun cuci darah
  • Gledson Paixao siap unjuk gigi bersama Persebaya Surabaya, waspadai ledakan PSM Makassar!
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Tiga Santri Lombok Diduga Dibakar Senior, Keluarga: Hanya Diminta Tandatangani Dokumen
Nasional

Tiga Santri Lombok Diduga Dibakar Senior, Keluarga: Hanya Diminta Tandatangani Dokumen

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover8 June 2026No Comments3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kekerasan di Pondok Pesantren Lombok Tengah: Korban Santri Berusia 13 Tahun Diduga Dibakar

Seorang santri berusia 13 tahun, SAH, menjadi korban dugaan pembakaran di salah satu pondok pesantren di Lombok Tengah. Insiden ini menimbulkan luka bakar serius dan mengakibatkan satu korban meninggal dunia. Kejadian tersebut kini sedang dalam penyelidikan oleh Polres Lombok Tengah.

Peristiwa yang Menggemparkan

SAH mengungkapkan bahwa peristiwa terjadi pada siang hari ketika ia bersama beberapa santri lainnya berada di dalam sebuah ruangan. Menurutnya, hanya satu orang yang diduga melakukan aksi pembakaran. Ia mengaku bersama tiga santri lainnya sempat terjebak di dalam ruangan saat api mulai membesar.

“Yang membakar satu orang,” katanya. Ia menjelaskan bahwa ruangan tersebut terbakar setelah pelaku sengaja menyalakan api. Dalam kejadian itu, dua orang berhasil keluar, termasuk terduga pelaku. Sementara SAH terjebak bersama tiga orang di dalam kamar dengan kobaran api. Salah satu dari mereka meninggal.

Penyangkalan Informasi Awal

Bibi korban, Nurul Hidayah, mengatakan awalnya pihak pondok memberi informasi bahwa insiden tersebut terjadi karena permainan para santri. Namun, setelah dua hari dirawat di rumah sakit, SAH mulai menceritakan kronologi berbeda kepada keluarganya.

“Pas dua hari dirawat di Praya barulah bisa ngomong sejujurnya, bahwa kebakaran ini bukan karena kami bermain-main tapi kita dibakar,” kata Nurul menirukan pengakuan anaknya. Ia juga mengungkapkan bahwa SAH sempat takut mengungkapkan kejadian sebenarnya karena mendapat ancaman.

Pengakuan Keluarga tentang Ancaman

Nurul mengungkapkan bahwa SAH mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh dan harus menjalani perawatan selama sekitar 18 hari. Ia menyebutkan bahwa SAH masih bisa dipegang untuk nyandar di badannya, sementara dua korban lainnya lebih parah.

Berdasarkan cerita korban dan rekan-rekannya, peristiwa itu diduga berawal ketika sejumlah santri diajak masuk ke sebuah ruangan yang disebut sebagai bekas kamar ustaz. Nurul mengatakan bahwa pelaku menuangkan bensin di plastik dan ada juga satu botol bensin di kamar ustaz itu.

Dugaan Perundungan Sebelum Pembakaran

Menurut Nurul, sebelum insiden kebakaran terjadi, SAH sempat melaporkan dugaan perundungan yang dilakukan terduga pelaku kepada pengurus pondok. “Sebelum kejadian, dia cerita bahwa pelaku sempat menelanjangi temannya. Akhirnya korban melapor ke ketua pondok dan akhirnya pelaku ditempeleng serta diberi peringatan,” ujarnya.

Nurul mengungkapkan bahwa terduga pelaku sempat mengancam SAH dan santri lain karena kesal dilaporkan ke ketua pondok. Ia menduga peristiwa pembakaran terjadi beberapa hari setelah laporan tersebut disampaikan.

Bantahan atas Surat Perdamaian

Keluarga SAH mempertanyakan keabsahan surat perjanjian perdamaian yang disebut diterbitkan pihak pondok pesantren. Mereka menduga ada upaya penyelesaian kasus secara internal melalui surat perdamaian tersebut. Bahkan, mereka menuding tanda tangan wali murid dalam dokumen itu tidak pernah diberikan secara sadar untuk kepentingan perdamaian.

“Dia bilang untuk wali murid tapi nyatanya kan ada terbit surat perjanjian perdamaian yang ditandatangani, kami pastikan 100 persen itu dipalsukan,” kata Nurul.

Pernyataan dari Pihak Pondok Pesantren

Di sisi lain, Ketua Pondok Pesantren Rusydah, H. Ahmad Nuzakki Rahmatullah, menyatakan bahwa pihaknya telah menjalin perdamaian dengan keluarga korban. “Sudah ada perdamaian kami dengan pihak keluarga korban, dan sampai sekarang hubungan saya dengan mereka sampai detik ini baik,” katanya.

Meskipun keluarga korban telah melaporkan kasus tersebut ke Polres Lombok Tengah, Ahmad Nuzakki menegaskan pihaknya menghormati langkah hukum yang ditempuh. “Kalau memang mereka melapor ya silakan saja itu kan hak masing-masing, kita ikuti saja prosesnya.”

Proses Penanganan Kasus

Saat ini, laporan dugaan pembakaran tersebut telah masuk ke Polres Lombok Tengah dan masih dalam proses penanganan lebih lanjut oleh kepolisian. Keluarga korban tetap berupaya mencari kejelasan dan keadilan atas peristiwa yang dialami anak mereka, sembari fokus pada proses pemulihan korban yang mengalami luka bakar cukup serius.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Jadwal Pelni KM Tilongkabila hingga 26 November: Rute Bitung-Benoa & Singgahannya

26 October 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Klasemen Persebaya Surabaya melorot! Tavares bongkar 2 kesalahan jelang lawan PSM Makassar

26 October 2026

Dua tahun Prabowo-Gibran, Kemenpora percepat transformasi dan ukir prestasi olahraga

26 October 2026

DPRD NTT sebut ekonomi warga picu menjamurnya pengecer BBM

26 October 2026

Bahaya Air Sabun untuk Wiper: Awas Kaca Mobil Rusak!

26 October 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?