Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 17 Agustus 2026
Trending
  • Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan
  • Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026
  • 10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman
  • 5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl
  • Kunjungan ke Pabrik Yamaha, Komunitas XMAX Bali Jelajahi Standar Produksi Global
  • Video Call dengan Bayi: Termasuk Screen Time? Ini Jawabannya
  • Penawaran Umum RANS Ditutup Besok, Jutaan Investor Antre Daftar di Bursa
  • Terdakwa Korupsi Rp 300 M Soroti Bukti Kerugian dan Validitas Audit
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»Perbedaan Sepatu Lari dan Jalan Kaki, Jangan Salah Pilih!
Olahraga

Perbedaan Sepatu Lari dan Jalan Kaki, Jangan Salah Pilih!

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover3 Juni 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perbedaan Penting Antara Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki

Aktivitas lari dan jalan kaki sama-sama memberikan manfaat kesehatan yang besar, tetapi keduanya memerlukan jenis alas kaki yang berbeda. Sayangnya, banyak orang masih mengira bahwa semua sepatu olahraga memiliki fungsi yang sama. Padahal, memahami perbedaan antara sepatu lari dan sepatu jalan kaki dapat membantu kamu merasa lebih nyaman serta mengurangi risiko cedera.

Berikut adalah beberapa perbedaan penting antara kedua jenis sepatu tersebut:

1. Desain Bantalan untuk Menyerap Benturan



Saat berjalan, setidaknya satu kaki selalu menyentuh tanah, sedangkan saat berlari, ada momen ketika kedua kaki terangkat bersamaan sebelum kembali mendarat. Oleh karena itu, sepatu lari dirancang dengan bantalan yang lebih tebal untuk menyerap benturan yang bisa mencapai dua hingga tiga kali berat badan setiap kali kaki mendarat. Fungsi bantalan ini bukan hanya membuat langkah terasa empuk, tetapi juga melindungi sendi dari tekanan berlebih.

Di sisi lain, sepatu jalan kaki biasanya memiliki bantalan yang lebih moderat. Fokus utamanya adalah memberikan kenyamanan untuk penggunaan dalam waktu lama, sehingga terasa lebih stabil dan tidak terlalu memantul ketika digunakan untuk berjalan santai atau aktivitas harian.

2. Bentuk Tumit yang Berbeda



Jika diperhatikan secara detail, bagian tumit pada sepatu lari dan sepatu jalan kaki memiliki desain yang berbeda. Pada sepatu lari, tumit biasanya lebih tinggi dan tebal, bahkan beberapa model memiliki heel flare yang sedikit melebar ke belakang. Desain ini membantu meredam benturan sekaligus menjaga kestabilan saat kaki mendarat.

Sebaliknya, sepatu jalan kaki umumnya memiliki tumit yang lebih rendah. Alasannya sederhana: berjalan menggunakan gerakan menggulir dari tumit menuju ujung kaki secara lebih lambat dan terkontrol. Tumit yang terlalu tinggi justru bisa mengurangi kenyamanan saat digunakan berjalan jarak jauh.

3. Tingkat Fleksibilitas yang Berbeda



Tingkat fleksibilitas sepatu disesuaikan dengan kebutuhan aktivitas. Saat berlari, kaki membutuhkan dorongan ke depan yang lebih besar, sehingga sepatu lari dirancang agar dapat membantu transisi langkah dengan lebih efisien. Beberapa model menggunakan teknologi pelat khusus untuk meningkatkan responsivitas dan dorongan saat berlari.

Di sisi lain, sepatu jalan kaki biasanya lebih fleksibel di area depan kaki. Fleksibilitas ini mendukung gerakan alami saat berjalan, di mana jari-jari kaki berperan penting dalam mendorong tubuh ke depan.

4. Bobot Sepatu yang Mempengaruhi Pengalaman Penggunaan



Salah satu perbedaan yang paling mudah dirasakan adalah bobot sepatu. Sepatu lari biasanya dirancang agar lebih ringan tanpa mengorbankan perlindungan. Tujuannya adalah agar pelari tidak mengeluarkan energi berlebih saat menempuh jarak yang panjang. Material yang digunakan umumnya lebih ringan dan memiliki sirkulasi udara yang baik.

Sementara itu, sepatu jalan kaki sering kali sedikit lebih berat karena fokus pada daya tahan dan stabilitas. Bahan pada bagian atas (upper) juga cenderung lebih tebal atau lebih empuk untuk memberikan kenyamanan ketika digunakan berjam-jam.

5. Sepatu Lari Bisa Dipakai untuk Berjalan, Tapi Tidak Sebaliknya



Pertanyaan yang sering muncul adalah apakah sepatu lari bisa digunakan untuk berjalan kaki. Jawabannya, umumnya bisa. Karena memiliki bantalan yang lebih tebal dan perlindungan lebih baik terhadap benturan, sepatu lari biasanya tetap nyaman dipakai untuk berjalan, baik saat berolahraga maupun bepergian.

Namun kondisi sebaliknya tidak selalu berlaku. Sepatu jalan kaki umumnya tidak dirancang untuk menerima tekanan tinggi yang muncul saat berlari. Jika digunakan untuk jogging atau lari secara rutin, perlindungannya mungkin tidak cukup optimal, sehingga berpotensi meningkatkan risiko ketidaknyamanan hingga cedera.

6. Cara Memilih Sepatu yang Tepat Sesuai Kebutuhan

Memilih sepatu tidak hanya soal model atau merek, tetapi juga tentang bagaimana dan seberapa sering kamu akan menggunakannya. Jika aktivitas harianmu lebih banyak diisi dengan berjalan kaki, bekerja sambil berdiri dalam waktu lama, atau mencari alas kaki yang nyaman untuk mobilitas sehari-hari, sepatu jalan kaki bisa menjadi pilihan yang tepat.

Namun jika kamu rutin melakukan aktivitas lari, seperti jogging, mengikuti program lari, atau mempersiapkan diri untuk lomba, investasi pada sepatu lari khusus akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar untuk kenyamanan dan kesehatan sendi dalam jangka panjang.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Sandro Tonali resmi bergabung dengan Tottenham Hotspur, jadi pemain termahal klub

11 Juli 2026

Prediksi Skor Lincoln Red Imps vs Inter Club d’Escaldes Liga Champions UEFA 8 Juli 2026

11 Juli 2026

16 Bencana Besar Piala Dunia 2026: Tiga Negara Tuan Rumah Terpuruk, Kanada dan AS Kehilangan Gaya

11 Juli 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Mentan Amran Gandeng KNPI Untuk Kawal Ketahanan Pangan

2 Agustus 2026

Dua SBU Tercatat Dicabut Sebelum Pemilihan, Surat Rektor UIN SATU Tulungagung Klaim Masih Berlaku hingga 2026

14 Juli 2026

10 Merek Sepatu Wanita Lokal Berkualitas dan Nyaman

11 Juli 2026

5 film superhero flop yang debutnya masih mengalahkan Supergirl

11 Juli 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?