Persib Bandung Siap Kembali Berlaga di Ajang Internasional
Persib Bandung, yang dikenal sebagai salah satu klub sepak bola terbesar di Indonesia, kini menunjukkan kesiapan mereka untuk kembali mengibarkan bendera Merah Putih di kancah internasional. Tim yang dikenal dengan julukan Pangeran Biru ini akan berpartisipasi dalam ajang bergengsi antar klub Asia Tenggara, yaitu Asean Club Championship (ACC) Shopee Cup.
Kepastian partisipasi Persib dalam ACC Shopee Cup didasarkan pada pencapaian mereka sebagai juara Indonesia Super League (ISL) 2025/2026. Prestasi ini diraih melalui konsistensi tinggi dengan poin akhir sebesar 79 dan keunggulan head-to-head dramatis atas Borneo FC. Dengan status juara ISL, Persib akan mewakili Indonesia bersama Borneo FC, yang menduduki posisi pertama dan kedua liga domestik.
Meluruskan “Miskomunikasi” Musim Lalu
Kesiapan Persib untuk terjun ke ACC Shopee Cup musim depan sebenarnya adalah jawaban atas kegagalan musim lalu. Deputy PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, mengungkapkan bahwa seharusnya Persib sudah berpartisipasi pada edisi sebelumnya. Namun, kendala administratif di tingkat domestik membatalkan rencana tersebut.
“Seharusnya tahun lalu juga sempat ikut ya, cuma karena ada miskomunikasi dengan ‘I League’ (operator/federasi) jadi gagal ikut,” ujar Adhitia saat dihubungi, Senin (1/6/2026). Meskipun menyandang status juara pada musim lalu, Persib akhirnya hanya fokus pada kompetisi AFC Champions League Two (ACL Two).
Menghormati Keputusan Federasi
Belajar dari pengalaman, PT PBB mengambil langkah proaktif untuk musim ini. Adhitia menekankan bahwa komunikasi dengan operator liga kini berjalan jauh lebih baik. Manajemen Persib bahkan telah mengambil inisiatif formal untuk memastikan partisipasi mereka tidak kembali terganjal.
“Musim lalu kita berkirim surat ke mereka (federasi) menyatakan bahwa kami siap, jika kami ditunjuk pun kami siap. Secara paralel, kami juga dihubungi sama CEO-nya Shopee Cup. Kita diminta,” jelas Adhitia. Hari ini, Senin (1/6/2026), manajemen Maung Bandung resmi mengirimkan surat pernyataan ketersediaan dan kesiapan mengikuti Shopee Cup kepada federasi dan operator liga. Adhitia menegaskan, Persib selalu taat pada aturan main.
“Keputusan ada di pihak operator dan federasi. Tugas kami hanya mengirimkan surat ketersediaan kami, kesiapannya kami. Keputusan akhirnya kita ikutin, kita hormati itu,” ucapnya.
Agenda Padat di Depan Mata: Sambut Manila Digger
Jika partisipasi di ACC Shopee Cup terkonfirmasi, skuad asuhan Bojan Hodak akan dihadapkan pada tantangan fisik dan mental yang luar biasa. Persib akan berkompetisi di empat ajang sekaligus (Quadruple Competition): ISL, Piala Indonesia, AFC Champions League Two (ACL Two), dan Shopee Cup.
Namun, sebelum memikirkan Shopee Cup, tantangan nyata di level Asia sudah di depan mata. Persib akan menjamu wakil Filipina, Manila Digger, dalam laga play-off ACL Two 2026/27. Pertandingan hidup-mati ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 12 Agustus 2026.
Misi Lebih Tinggi dari 16 Besar
Setiap musim menghadirkan dinamika berbeda. Manila Digger datang ke Bandung bukan lagi sebagai tim kuda hitam, melainkan penyandang status juara Liga Filipina. Di bawah asuhan Li Haijun, tim tamu tampil impresif sepanjang musim dengan raihan 63 poin dari 26 laga (19 kemenangan, 6 imbang, 1 kekalahan).
Statistik ini menjadi peringatan bagi Persib untuk tidak meremehkan lawan yang tangguh dan layak mendapatkan respek tinggi. Bagi Pangeran Biru, pertandingan 12 Agustus nanti bukan sekadar upaya mengulang hasil positif. Ini adalah langkah awal mewujudkan ambisi yang lebih besar di Asia.
Setelah perjalanan musim lalu terhenti di babak 16 besar, Persib bertekad melangkah lebih jauh dan membuktikan bahwa klub Indonesia mampu bersaing dengan tim-tim terbaik di kawasan. Meski laga play-off ini dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton di stadion akibat sanksi, dukungan Bobotoh diyakini tetap menjadi energi spiritual.
Semangat yang selama ini mengiringi setiap langkah Persib tidak dibatasi oleh tribun, melainkan hidup dalam setiap doa dan harapan dari berbagai penjuru. Saat peluit pertama dibunyikan di GBLA, seluruh elemen keluarga besar Persib akan berjalan bersama dengan tujuan yang sama: membawa Pangeran Biru menorehkan sejarah baru yang membanggakan di pentas Asia dan, semoga, segera di pentas Asia Tenggara.


