Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 17 Juni 2026
Trending
  • 50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban
  • Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker
  • Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai
  • Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM
  • 6 Berita Pilihan Hari Ini: Pelaku Penusukan Batam Ditangkap Saat Laporan Kasus Lain
  • Hari Ini Prabowo Lantik Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN dan Dua Wakilnya
  • Persija Umumkan Pelatih Baru Hari Ini, Shin Tae-yong Gantikan Mauricio Souza
  • Kolang-kaling Kalikesek: Camilan Khas Limbangan Kendal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Kritik Dino Ditolak Istana-DPR Soal Lawatan Prabowo
Nasional

Kritik Dino Ditolak Istana-DPR Soal Lawatan Prabowo

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover6 Juni 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Reaksi Pemerintah terhadap Kritik Dino Patti Djalal

Pemerintah menghadapi kritik dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, terkait kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri. Kritik ini menimbulkan perdebatan yang cukup hangat di kalangan masyarakat dan para tokoh politik. Salah satu isu utama adalah sikap pemerintah yang dinilai tidak akomodatif terhadap kritik, bahkan cenderung menyerang legitimasi Dino.

Dino Patti Djalal, seorang pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), menyoroti frekuensi perjalanan luar negeri Presiden Prabowo Subianto. Ia mencatat bahwa selama menjabat presiden, Prabowo menghabiskan satu dari total enam harinya di luar negeri. Hal ini membuatnya tidak heran jika ada yang menyebut perjalanan dinas luar negeri tersebut tidak lazim.

Menurut Dino, gaya diplomasi yang digunakan oleh Presiden Prabowo dinilai tidak efisien. “Kunjungan kepala negara ke luar negeri memakan biaya yang besar dan bahkan sangat besar,” ujar Dino dalam unggahan video di Instagram miliknya, @dinopattidjalal.

Ia memberikan lima saran kepada Presiden, yaitu menjaga komunikasi dengan pemimpin dunia melalui daring, memanfaatkan forum internasional untuk bertemu kepala negara agar hemat biaya dan waktu, melakukan perencanaan dengan tujuan yang jelas sebelum melawat, menerima lebih banyak tamu di tanah air ketimbang melakukan perjalanan ke luar negeri, dan meminta agar sebagian besar misi diplomatik yang bersifat taktis dapat dioper ke Menteri Luar Negeri Sugiono.

Dalam kritiknya, Dino juga menyebut bahwa Prabowo sering tidak merespons permintaan kepala negara saat sedang menghadiri forum internasional. Contohnya, saat menghadiri sidang PBB di New York tahun lalu, Presiden Finlandia Alexander Stubb meminta waktu untuk bertemu dengan Presiden Prabowo di New York, tetapi tidak pernah direspons.

Pembelaan dari Pihak Istana dan Pendukung Prabowo

Beberapa klarifikasi datang dari pihak Istana dan pendukung Prabowo. Salah satunya berasal dari Sekretaris Kabinet Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya. Ia membuat video klarifikasi berdurasi 6 menit 44 detik untuk membela Prabowo. Selain itu, pembelaan juga dilakukan oleh Ketua Komisi III DPR yang juga Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman.

Teddy Singgung Rekam Jejak Dino

Dalam pernyataannya, Teddy menyinggung rekam jejak Dino Patti Djalal yang pernah menjabat Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu). “Terima kasih atas masukan yang telah diberikan, sangat cermat dan terstruktur. Saya pikir beliau adalah diplomat hebat, pernah menjadi Wakil Menteri Luar Negeri, walau hanya diberi kesempatan sekitar 3 bulan,” tutur Teddy dalam video yang diunggah di akun @sekretariat.kabinet pada Selasa, 2 Juni 2026.

Gaya komunikasi Teddy dalam klarifikasi tersebut sontak menuai kritik. Warganet menilai ucapan Teddy yang menekankan masa tiga bulan jabatan Dino tampak seperti tengah merendahkan diplomat ulung tersebut, alih-alih fokus pada substansi kritik.

Selain itu, Teddy mengatakan lawatan Prabowo ke luar negeri untuk membangun kedekatan emosional dengan berbagai pemimpin dunia secara langsung. Teddy mengatakan bahwa setiap pemimpin negara semestinya menjalin hubungan yang dekat dengan pemimpin negara lainnya. “Kita tidak bisa hanya mengandalkan saat krisis baru kita minta bantuan. Tidak, kita harus panen hubungan yang baik,” ujar dia.

Dia pun memaparkan klaim beberapa hasil diplomasi Prabowo selama lebih dari 19 bulan menjabat sebagai presiden. Salah satunya, Teddy menyinggung bergabungnya Indonesia dalam kelompok negara BRICS. Adapun BRICS merupakan kelompok negara berkembang utama yang berfungsi sebagai forum kerja sama ekonomi, politik, hingga keamanan.

Keberhasilan lainnya, klaim Teddy, yakni kesepakatan perdagangan dengan Uni Eropa yang memberikan tarif 0 persen untuk berbagai produk Indonesia. Dia juga mengklaim aliran investasi senilai sekitar Rp 2.430 triliun masuk ke RI dalam 1,5 tahun terakhir dan Indonesia mampu membebaskan warga negara Indonesia yang sempat ditahan militer Israel di laut bebas.

Habiburokhman Balik Kritik Dino Patti Djalal

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman balik mengkritik pernyataan yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal. Dia menyebut model komunikasi yang dilakukan Dino tak tepat karena memancing publik untuk membandingkan periode pemerintahan. “Zamannya Pak Dino sehebat apa sih? Kok sekarang seakan menjadi orang yang paling sok Kemlu,” kata Habiburokhman di Kompleks DPR, MPR, dan DPD, Selasa, 2 Juni 2026.

Menurut dia, sebagai figur yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri, Dino semestinya tetap memprioritaskan etika dan penghormatan ketika menyampaikan pendapat. Dia mencontohkan, dalam konteks negara yang lebih tinggi seperti Amerika Serikat misalnya, mantan presiden seperti George Bush tak pernah mengkritik presiden berikutnya, yakni Barrack Obama ketika menjabat.

Dalam konteks Indonesia, dia melanjutkan, para pimpinan di Komisi III DPR seperti Bambang Pacul hingga Benny Harman juga tak pernah menyerang dirinya yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR. “Saya pikir tidak ada istimewanya Pak Dino. Semua orang sama, warga negara,” ujar Habiburokhman.

PDIP Dukung Dino Patti

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bidang Keanggotaan dan Organisasi PDIP, Andreas Hugo Pareira, menyoroti sikap pemerintah ketika menanggapi kritik yang disampaikan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal.

Wakil Ketua Komisi XIII DPR itu mengatakan, pemerintah memang memiliki hak untuk menjawab, termasuk dengan menyiapkan substansi dalam menanggapi kritik. Namun, alangkah baiknya persoalan kunjungan luar negeri dijawab oleh Kementerian Luar Negeri selaku kementerian teknis.

“Sehingga, masyarakat tahu bagaimana kerja dan kinerja dunia diplomasi politik luar negeri Indonesia,” kata Andreas di Kompleks DPR, MPR, dan DPD, Senin, 1 Juni 2026.

Menurut dia, apa yang disampaikan Dino kepada Presiden Prabowo Subianto, sejatinya merupakan vitamin yang bertujuan membangun jalan pemerintahan lebih baik. Ia pun berpendapat latar belakang Dino Patti Djalal juga layak dipertimbangkan. Sebab, mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat ini dikenal sebagai figur yang kenyang pengalaman dalam bidang diplomasi luar negeri.

Ervana Trikanaputri, Andi Adam dan Eka Yudha Saputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

6 Berita Pilihan Hari Ini: Pelaku Penusukan Batam Ditangkap Saat Laporan Kasus Lain

13 Juni 2026

Apa Arti Hopeless Romantic? Ini Dampak Negatifnya

13 Juni 2026

Hari Ini Prabowo Lantik Nanik S Deyang Sebagai Kepala BGN dan Dua Wakilnya

13 Juni 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

50 Soal SBdP Kelas 2 SD Semester 2 2026 Kurikulum Merdeka dan Jawaban

13 Juni 2026

Sirkuit Drag Bike Kelud Resmi Dibuka di Turbo Kejurnas 2026, Heboh Ratusan Biker

13 Juni 2026

Alasan Kuat Sekolah di Tanahlaut Kalsel Tahan 3 Ponsel Siswa Hingga Ujian Selesai

13 Juni 2026

Celios: Skema Pajak Baru Ancam Pertumbuhan UMKM

13 Juni 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?