Sanksi Komdis PSSI untuk Klub dan Pemain di Super League 2025/2026
Pada akhir laga Big Match antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026, lima pemain dari kedua klub menerima teguran keras akibat keributan yang terjadi. Selain itu, beberapa klub juga mendapatkan denda atas pelanggaran administratif maupun tindakan suporter.
Pelanggaran yang Terjadi di Laga Persija vs Persib
Laga Persija Jakarta vs Persib Bandung digelar di Stadion Segiri Samarinda pada 10 Mei 2026. Pertandingan ini dimenangkan oleh Persija dengan skor 2-1. Setelah pertandingan berakhir, para pemain Persib Bandung melakukan perusakan fasilitas stadion, khususnya kursi plastik. Hal ini menyebabkan tim Persib harus mengganti rugi kerusakan tersebut serta menerima sanksi teguran keras dari Komdis PSSI.
Beberapa pemain yang menerima teguran keras antara lain:
- Marc Anthony Klok (Persib Bandung)
- Alasan: Melakukan ajakan tandang.
- Beckham Putra Nugraha (Persib Bandung)
- Alasan: Melakukan selebrasi yang berlebihan sehingga memancing reaksi dari tim lawan.
- Carlos Eduardo Soares Mota (Persija Jakarta)
- Alasan: Ikut berpartisipasi atas keributan di akhir pertandingan.
- Witan Sulaeman (Persija Jakarta)
- Alasan: Ikut berpartisipasi atas keributan di akhir pertandingan.
- Rizky Ridho Ramadhani (Persija Jakarta)
- Alasan: Ikut berpartisipasi atas keributan di akhir pertandingan.
Denda untuk Klub Akibat Pelanggaran Administratif
Selain sanksi terhadap pemain, beberapa klub juga mendapatkan denda karena pelanggaran administratif. Berikut adalah daftar klub yang terkena denda:
- PSBS Biak
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: PSBS Biak vs Dewa United Banten FC
- Tanggal Kejadian: 08 Mei 2026
- Jenis Pelanggaran: Perubahan E-startlist melewati batas waktu yang ditentukan
- Keputusan: Denda Rp. 50.000.000,-
- Borneo FC Samarinda
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: Bali United FC vs Borneo FC Samarinda
- Tanggal Kejadian: 11 Mei 2026
- Jenis Pelanggaran: Suporter Borneo FC Samarinda sebagai suporter klub tamu hadir dalam pertandingan
- Keputusan: Denda Rp. 25.000.000,-
Sanksi Tambahan untuk Pemain
Selain sanksi teguran, seorang pemain juga mendapat hukuman tambahan. Wbeymar Angulo Mosquera dari Malut United FC dihukum karena tindakan yang dilakukannya di luar kotak pinalti. Ia secara sengaja menghalangi tim lawan mencetak gol menggunakan tangan dan mendapatkan kartu merah langsung.
- Sdr. Wbeymar Angulo Mosquera (Pemain Malut United FC)
- Nama Kompetisi: BRI Super League 2025/2026
- Pertandingan: PSIM Yogyakarta vs Malut United FC
- Tanggal Kejadian: 10 Mei 2026
- Jenis Pelanggaran: Menghalangi tim lawan mencetak gol menggunakan tangan di luar kotak pinalti serta mendapatkan kartu merah langsung
- Keputusan: Tambahan larangan bermain sebanyak 1 pertandingan; denda Rp. 10.000.000,-
Klasemen Akhir Super League 2025/2026
Setelah seluruh pertandingan selesai, klasemen akhir Super League 2025/2026 menunjukkan hasil yang cukup ketat. Berikut adalah peringkat tim-tim teratas:
- PERSIB BANDUNG – 79 poin
- BORNEO FC SAMARINDA – 79 poin
- PERSIJA JAKARTA – 71 poin
- PERSEBAYA SURABAYA – 58 poin
- BHAYANGKARA PRESISI LAMPUNG FC – 53 poin
- MALUT UNITED FC – 53 poin
- DEWA UNITED BANTEN FC – 53 poin
- BALI UNITED FC – 51 poin
- AREMA FC – 48 poin
- PERSITA – 45 poin
Dengan penyelesaian musim ini, kompetisi Super League 2025/2026 telah memberikan banyak pelajaran bagi klub dan pemain tentang pentingnya menjaga disiplin dalam sepak bola.



