Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 15 September 2026
Trending
  • Opini: Menghidupkan olahraga bukan mencari kehidupan dari olahraga
  • 5 perjalanan Da Reum jadi dewasa di ending My Bias, My Boss
  • Sosok Kepala BPN Kab Bogor Sontang Manurung kantornya digeledah: karier moncer, harta Rp 4 miliar
  • Nasib Amar Brkic Keponakan Bupati Kebumen Seusai Loloskan Timnas Indonesia U20 ke Piala Asia 2027
  • Ramalan zodiak 10-16 September 2026: Cinta, karier dan kehidupan Aries, Gemini hingga Virgo
  • Nasib 115 santri usai dirawat diduga keracunan MBG di Sidoarjo, kini masuk RS lagi gara-gara ini
  • Peluang Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia jadi ancaman utama
  • Ramalan zodiak Cancer besok Senin, 14 September 2026: Jaga pikiran positif dan berani berbicara
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Pariwisata»Jamaah Aceh Terakhir Tiba di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat
Pariwisata

Jamaah Aceh Terakhir Tiba di Mekkah, 18 Orang Gagal Berangkat

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover26 Mei 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kloter 14 Aceh Tiba di Jeddah, Satu Jamaah Gagal Berangkat

Sebanyak 397 Jamaah Calon Haji (JCH) asal Aceh tiba dengan selamat di Bandara King Abdul Aziz di Jeddah pada Rabu pagi (20/5/2026). Mereka mendarat setelah terbang dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, pada pukul 05.40 WIB. Kloter ini merupakan kloter terakhir yang diberangkatkan dari Aceh dan sering disebut sebagai Kloter Pelangi.

Kloter 14 ini terdiri dari jamaah yang berasal dari beberapa kabupaten dan kota di Aceh, seperti Bener Meriah, Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, dan Aceh Singkil. Dari total 397 jamaah, sebagian besar berasal dari Bener Meriah dan Banda Aceh. Saat tiba di Jeddah, kondisi bandara terlihat tidak ramai seperti biasanya. Hal ini diduga karena semakin dekatnya waktu pelaksanaan ibadah haji, terutama wukuf di Arafah.

Cuaca di Kota Jeddah dan Mekkah cerah dengan suhu berkisar antara 40-43 derajat Celcius. Semua jamaah tampak dalam kondisi prima dan tidak mengalami kendala apa pun. Kloter 14 ini dipimpin oleh Pimpinan Kloter Saifullah MAg dari Kantor Kemenag Aceh, serta dibimbing oleh Ust Haji Zulkarnaini dari KUA Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh.

Setelah tiba di Jeddah, jamaah langsung bergabung dengan kloter-kloter sebelumnya yang telah lebih dulu tiba dan tinggal di hotel di sekitar kawasan Jarwal. Kloter 14 dijadwalkan melaksanakan umrah wajib pada malam hari. Sebagian dari mereka memilih tawaf qudum karena rencana melakukan ibadah haji ifrad.

Satu Jamaah Gagal Berangkat

Meski tiba dengan lancar, satu jamaah gagal berangkat ke Tanah Suci. Jamaah tersebut adalah Saminah Nyomo Santani, warga Bener Meriah. Ia dinyatakan tidak laik terbang akibat gangguan kesehatan saat pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.

Dengan demikian, Saminah menambah daftar jamaah yang gagal berangkat meskipun telah masuk Asrama Haji Embarkasi Aceh. Ia akan kembali berangkat pada musim haji tahun berikutnya.

Ketua PPIH Embarkasi Aceh, Arijal, menyampaikan bahwa total jamaah haji asal Aceh yang berangkat tahun ini sebanyak 5.484 orang. Mereka terbagi dalam 14 kloter yang diberangkatkan pada rentang 5–20 Mei 2026.

Rencana awal jumlah jamaah adalah 5.502 orang, tetapi hanya 5.484 yang terealisasi. Ada 18 jamaah yang gagal berangkat, termasuk yang meninggal dunia, sakit sebelum masuk asrama, dan sakit menjelang keberangkatan.

Berdasarkan data PPIH, dari 18 jamaah yang gagal berangkat, sembilan orang batal sebelum masuk asrama haji, lima orang meninggal dunia sebelum masuk asrama, dan empat orang ditunda keberangkatannya setelah masuk asrama karena kondisi kesehatan.

Daerah dengan Jumlah Jamaah Terbanyak dan Terkecil

Arijal menyebutkan bahwa Banda Aceh menjadi daerah dengan jumlah jamaah terbanyak, yaitu 689 orang, disusul Pidie sebanyak 571 orang dan Aceh Besar 542 orang. Sementara Simeulue menjadi daerah dengan jumlah jamaah paling sedikit, yakni 27 orang.

Ia juga mengingatkan para jamaah agar menjaga kondisi fisik menjelang puncak ibadah haji, khususnya saat menjalani rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Proses ibadah di Armuzna membutuhkan tenaga dan kondisi fisik yang prima. Karena itu, jamaah diminta memperbanyak istirahat dan mengurangi aktivitas ziarah maupun wisata religi di Kota Mekkah.

“Saat ini jamaah harus fokus mempersiapkan diri untuk ibadah, memperbanyak zikir, dan melantunkan doa,” ujar Arijal.

Ia menambahkan, puncak ibadah haji di Arafah akan sangat menguras tenaga, terutama bagi jamaah lanjut usia. Karena itu, jamaah diminta memanfaatkan waktu persiapan untuk menjaga stamina dan memprioritaskan energi demi pelaksanaan ibadah wajib nanti.

Selain itu, jamaah juga diimbau selalu mendengarkan arahan petugas selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji.


Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kakek-nenek Aceh terkendala di Malaysia saat pergi ke Mekkah

31 Agustus 2026

3 Rekomendasi Film Jalan-Jalan Gong Hyo Jin, Terbaru The Journey to Gyeongju

31 Agustus 2026

Jadwal dan Harga Tiket Bus AKAP Bali ke Jawa Senin (24/8), Cek Sekarang!

31 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Opini: Menghidupkan olahraga bukan mencari kehidupan dari olahraga

15 September 2026

5 perjalanan Da Reum jadi dewasa di ending My Bias, My Boss

15 September 2026

Sosok Kepala BPN Kab Bogor Sontang Manurung kantornya digeledah: karier moncer, harta Rp 4 miliar

15 September 2026

Nasib Amar Brkic Keponakan Bupati Kebumen Seusai Loloskan Timnas Indonesia U20 ke Piala Asia 2027

15 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?