Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 5 Mei 2026
Trending
  • Tampil Mengesankan, Kurzawa Siap Main Lagi Saat Persib Lawan PSIM, Ini Ucap Bojan Hodak
  • Daftar Tugas ART di Rumah Andre Taulany, Gaji Rp3 Juta, Kerja Harus Sempurna: Sering Dihukum
  • Tetap Menari ke Toilet, Baltazar Ikut Banyumas Ngibing 24 Jam
  • Menteri Natalius Pigai Usulkan Tim Asesor Aktivis HAM, Apa Kontroversinya?
  • Baru terungkap, Anisa Tumanggor rencanakan pembunuhan seluruh keluarga korban
  • Pengumuman UKT Camaba UIN Saizu Jalur SPAN-PTKIN 2026, Jadwal Sanggah dan Pembayaran
  • Ketika Seni Mengungkap Krisis E-Waste di Indonesia
  • Sutradara Michael Buka Suara soal Kritik dan Skandal Seksual
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Olahraga»PSBS Biak Dipecat dari BRI Super League, Nasib Semen Padang FC Ditentukan Besok
Olahraga

PSBS Biak Dipecat dari BRI Super League, Nasib Semen Padang FC Ditentukan Besok

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover5 Mei 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

PSBS Biak Resmi Degradasi dari BRI Super League 2025/2026

PSBS Biak resmi menjadi tim pertama yang degradasi dari BRI Super League 2025/2026 setelah kalah 0-4 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (2/5/2026). Kekalahan ini memastikan bahwa tim berjuluk Badai Pasifik tidak lagi mampu bertahan di kompetisi kasta tertinggi musim depan.

Kepastian PSBS Biak degradasi tidak lepas dari performa buruk yang terus-menerus mereka tunjukkan sepanjang musim. Dalam laga melawan Persebaya, mereka sempat mampu menahan tekanan pada babak pertama. Nelson Alom dan rekan-rekan menjaga pertahanan dan membatasi peluang lawan. Namun, situasi berubah drastis di babak kedua. Milos Raickovic mencetak dua gol cepat pada menit ke-54 dan 59, membuka ruang bagi Persebaya untuk menguasai jalannya pertandingan.

Tekanan terus berlanjut hingga Francisco Rivera menambah dua gol pada menit ke-76 dan 82. Skor akhir 4-0 bertahan hingga peluit akhir, sekaligus mengunci nasib PSBS Biak sebagai tim pertama yang turun kasta musim ini.

Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk PSBS Biak yang tidak meraih kemenangan dalam 14 pertandingan terakhir. Dari sisi klasemen, mereka hanya mengumpulkan 18 poin dengan sisa laga yang tidak cukup untuk mengejar zona aman. Secara matematis, poin maksimal yang bisa diraih hanya 27 jika menyapu bersih sisa pertandingan melawan Dewa United, Arema FC, dan Bhayangkara FC. Namun, angka tersebut tetap tidak mampu melampaui Madura United yang sudah mengoleksi 29 poin.

Dengan kondisi tersebut, PSBS Biak degradasi menjadi hasil yang tidak bisa dihindari. Mereka kini harus bersiap tampil di Championship musim depan. Situasi ini juga berdampak pada persaingan di papan bawah. Dua slot degradasi masih diperebutkan oleh beberapa tim, termasuk Semen Padang FC yang berada di posisi ke-17 dengan 20 poin.

Bagaimana Nasib Semen Padang FC?

Kondisi Semen Padang FC saat ini berada dalam tekanan setelah hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir. Kekalahan dari Madura United membuat posisi mereka semakin terjepit di zona merah. Laga krusial akan terjadi dalam Dewa United vs Semen Padang FC yang dijadwalkan berlangsung di Banten International Stadium, Minggu (3/5/2026).

Pertandingan ini menjadi penentu bagi tim tamu untuk menjaga peluang bertahan. Dalam catatan performa Dewa United vs Semen Padang FC, tuan rumah berada dalam tren positif. Dewa United mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang dalam lima laga terakhir, menunjukkan konsistensi di berbagai lini. Sebaliknya, Semen Padang FC datang dengan catatan negatif. Mereka menelan lima kekalahan beruntun dan hanya mampu mencetak satu gol dalam lima pertandingan tersebut.

Meski demikian, Semen Padang FC memiliki catatan kemenangan pada pertemuan sebelumnya. Pada Agustus 2025, mereka menang 2-0 atas Dewa United. Hasil tersebut menjadi satu-satunya referensi positif jelang laga penentuan. Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menegaskan timnya tidak akan menganggap enteng lawan.

“Penting meraih kemenangan dalam laga ini guna memangkas selisih poin dari pesaing terdekat,” ujarnya. Bagi Semen Padang FC, hasil pertandingan ini akan menentukan langkah mereka di sisa musim. Kekalahan akan membuat peluang bertahan semakin kecil, sementara hasil positif membuka kesempatan keluar dari zona degradasi.

Selain itu, Persis Solo yang berada di peringkat ke-16 dengan 27 poin juga masih berada dalam tekanan. Mereka harus bersaing dengan Madura United di posisi ke-15 yang mengoleksi 29 poin. Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, setiap poin menjadi penentu. Situasi ini membuat laga Dewa United vs Semen Padang FC menjadi sorotan utama dalam persaingan papan bawah.

Pada akhirnya, PSBS Biak degradasi menjadi titik awal dari penentuan nasib tim lain di zona merah. Hasil laga besok akan menjadi penentu apakah Semen Padang FC mampu bertahan atau menyusul ke kasta bawah.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Tetap Menari ke Toilet, Baltazar Ikut Banyumas Ngibing 24 Jam

5 Mei 2026

Detik-detik Keras Pemain PSMS Medan Lawan Persiraja Banda Aceh

5 Mei 2026

Borneo FC vs Persita: Kabar Buruk bagi Persib, 2 Tanda Lefundes Cs Bersuka Ria di Segiri

5 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Tampil Mengesankan, Kurzawa Siap Main Lagi Saat Persib Lawan PSIM, Ini Ucap Bojan Hodak

5 Mei 2026

Daftar Tugas ART di Rumah Andre Taulany, Gaji Rp3 Juta, Kerja Harus Sempurna: Sering Dihukum

5 Mei 2026

Tetap Menari ke Toilet, Baltazar Ikut Banyumas Ngibing 24 Jam

5 Mei 2026

Menteri Natalius Pigai Usulkan Tim Asesor Aktivis HAM, Apa Kontroversinya?

5 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?