Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 21 October 2026
Trending
  • Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan
  • Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus
  • Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI
  • Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen
  • Apakah mobil hybrid perlu di cas? Ini jawaban dan fakta lengkapnya!
  • Prediksi skor LASK Linz vs Liverpool: The Reds siap pesta gol di Raiffeisen Arena!
  • Duel argumen: Ahmad Doli Kurnia dan Hasyim Asy’ari terkait pasal selundupan PKPU
  • Kronologi Lengkap Penyerangan Bus Persib U-18 di Batang
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Daerah»E-Learning Jadi Senjata Baru Percepatan Penurunan Stunting di Desa
Daerah

E-Learning Jadi Senjata Baru Percepatan Penurunan Stunting di Desa

Redaksi Indonesia DiscoverBy Redaksi Indonesia Discover29 April 2026No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Bekasi – Upaya percepatan penurunan stunting di desa kini mulai diarahkan ke pendekatan yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Pemerintah mendorong pemanfaatan pembelajaran digital sebagai instrumen baru untuk memperkuat kapasitas pelaku pembangunan desa.

Langkah ini mengemuka dalam rapat finalisasi modul e-learning konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting yang digelar di Hotel Horison Ultima Bekasi, Senin (27/4/2026). Kegiatan tersebut melibatkan lintas kementerian dan lembaga, mulai dari Kemendesa PDT, Bappenas, BKKBN, Kementerian Kesehatan, hingga Kementerian Dalam Negeri.

Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan, Drs. Andrey Ikhsan Lubis, menilai transformasi metode pembelajaran menjadi kebutuhan mendesak di tengah kompleksitas persoalan stunting.

Menurutnya, pendekatan konvensional tidak lagi cukup untuk menjawab tantangan di lapangan. “Stunting bukan persoalan tunggal. Ia berkaitan dengan pola asuh, sanitasi, layanan kesehatan, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam sambutan.

Ia menekankan, desa menjadi titik krusial dalam implementasi kebijakan karena bersentuhan langsung dengan kelompok sasaran, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Karena itu, penguatan kapasitas aparatur dan pendamping desa dinilai menjadi faktor penentu keberhasilan intervensi.

Dalam konteks tersebut, pengembangan modul e-learning disebut sebagai upaya memperluas akses pembelajaran yang lebih fleksibel dan berkelanjutan. Materi dirancang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga praktik lapangan, termasuk pendataan, pelaporan, hingga pemanfaatan data untuk pengambilan keputusan.

Kepala BPSDM Kemendesa PDT, Dr. Agustomi Masik, menegaskan bahwa pendekatan terhadap stunting harus dilakukan secara menyeluruh. Ia menyebut persoalan ini tidak bisa dilepaskan dari berbagai aspek kehidupan masyarakat desa.

“Ini bukan sekadar soal makanan. Ada pola asuh, sanitasi, hingga kebijakan desa yang harus berjalan beriringan,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Bina Institusi Masyarakat BKKBN, Dr. Mahyuzar, menyoroti peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebagai ujung tombak di tingkat akar rumput. Pendampingan langsung kepada keluarga dinilai menjadi kunci dalam memastikan intervensi berjalan efektif.

Di sisi lain, aspek desain pembelajaran juga menjadi perhatian. Pakar teknologi pembelajaran, Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, mengingatkan bahwa digitalisasi modul tidak boleh berhenti pada perubahan format.

“E-learning bukan sekadar memindahkan materi ke platform online. Harus ada desain pembelajaran yang tepat dan relevan dengan konteks sosial masyarakat,” ujarnya.

Rapat finalisasi ini menjadi tahap penting sebelum modul diterapkan secara luas. Pemerintah berharap, melalui pendekatan digital yang lebih terintegrasi, intervensi penurunan stunting di desa dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan berkelanjutan.

Meski demikian, sejumlah pembahasan masih akan dilanjutkan setelah beberapa perwakilan kementerian/lembaga berhalangan hadir dalam forum tersebut.

Penulis: Abdurrahman

E-Learning Jadi Senjata Baru Percepatan Penurunan Stunting di Desa Penurunan Stanting di Desa Stunting
Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Redaksi Indonesia Discover

    Berita Terkait

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kisah Penangkapan Widi Prasetijono, Eks Ajudan Jokowi yang Jadi Terdakwa Kasus Lahan

    18 October 2026

    Jejak Tegas Brigjen Ade Safri: Dari Jerat Firli Hingga Pucuk Pimpinan Dirtipideksus

    18 October 2026

    Strategi PM Lawrence Wong Lindungi Pekerja Singapura dari Gelombang PHK AI

    18 October 2026

    Harga komputer makin mahal, pengiriman PC dunia anjlok 20 persen

    18 October 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
    • Home
    • Pedoman Media Siber
    • Redaksi
    • PT. Indonesia Discover Multimedia
    • Indeks Berita

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?