Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, 30 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Teknologi»Warga Surabaya dan Pendatang Puji Sistem Parkir QRIS di Taman Bungkul
Teknologi

Warga Surabaya dan Pendatang Puji Sistem Parkir QRIS di Taman Bungkul

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover23 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Warga Surabaya Lebih Memilih Pembayaran Parkir QRIS

Penerapan sistem pembayaran parkir digital di berbagai titik di Kota Surabaya mendapat apresiasi dari warga, baik masyarakat lokal maupun pendatang. Sistem ini dinilai lebih praktis, cepat, dan transparan dibandingkan dengan pembayaran tunai. Pengunjung mengaku pernah menjadi korban pungutan jukir liar, sehingga mereka lebih memilih menggunakan sistem digital untuk menghindari hal tersebut.

Pengalaman Pribadi dengan Jukir Liar

Salah satu pengunjung area foodcourt Taman Bungkul, Risky (38), mengatakan bahwa sistem pembayaran parkir digital yang diterapkan oleh Pemkot Surabaya sangat membantu. Menurutnya, sistem ini dapat mencegah praktik tarif parkir tidak wajar oleh oknum juru parkir liar.

“Saya pernah jadi korban jukir liar di Jalan Progo beberapa tahun lalu,” ujarnya. Saat itu, ia diminta membayar lebih dari Rp10 ribu tanpa karcis parkir. Meski keberatan, ia tetap membayar karena tidak ingin terjadi keributan di depan keluarga.

Risky juga menyinggung kasus viral di media sosial terkait dugaan pungutan parkir tidak wajar kepada peziarah Makam Mbah Bungkul. “Yo mangkel tiba-tiba ditagih Rp10 ribu, di parkiran belakang seperti yang viral kemarin. Saya yo pernah jadi korban. Jukir liar itu, saya tanya karcis enggak ada. Akhirnya ya bayar tetep. Eh kemarin viral malahan, kasihan peziarah luar kota,” ujarnya saat ditemui di Taman Bungkul, Jumat (17/4/2026) malam.

Harapan Perluasan Sistem QRIS

Risky menilai digitalisasi parkir perlu diperluas ke berbagai titik di Surabaya, tidak hanya di kawasan wisata. Ia berharap sistem ini juga diterapkan di ruas jalan lain seperti kawasan Kranggan hingga depan Mal BG Junction yang selama ini kerap digunakan sebagai area parkir liar.

“Itu kan sebenarnya jalan raya tetapi itu digunakan untuk parkir. Harusnya ini ditata oleh pemerintah kota,” ujarnya.

Pengunjung Lain Apresiasi Sistem Digital

Pengunjung lain, William Steven (19), mahasiswa asal Solo yang menempuh pendidikan di Surabaya, juga menyambut baik sistem parkir QRIS. Menurutnya, pembayaran digital lebih praktis karena ia jarang membawa uang tunai.

“Contohnya aku, enggak sering bawa cash. Semenjak pindah ke Surabaya, semua bisa pakai QRIS. Jadi sudah terbiasa pakai QRIS saja,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi tindakan cepat aparat terhadap oknum jukir liar yang sempat viral di media sosial.

Sistem Parkir Digital di Taman Bungkul

Area parkir motor di Taman Bungkul telah dilengkapi sistem parkir digital dengan pembayaran QRIS dan kartu elektronik. Tarif parkir motor ditetapkan sebesar Rp2.000.

Seorang juru parkir berinisial BA mengatakan, petugas kini hanya bertugas menjaga kendaraan dan tidak lagi memungut uang secara langsung. “Monggo bebas mau QRIS atau langsung. Bayarnya nanti saja setelah pulang,” ujarnya.

BA menambahkan, jika pengunjung tidak memiliki QRIS, tersedia alternatif pembayaran menggunakan kartu elektronik.

Jukir lain berinisial ZA mengatakan pembayaran parkir untuk motor cuma dua ribu rupiah. Bisa dibayarkan melalui Qris, dan beberapa platform pembayaran digital lainnya. Semenjak penerapan parkir digital, tidak lagi ada karcis untuk pengendara yang memarkirkan motor. ZA cuma bertugas menjaga kendaraan.

Kalau sudah dibayarkan melalui Qris. Ia langsung memfoto bukti pembayaran tersebut. “Motor cuma Rp2.000 pokoknya enggak menyulitkan lah. Gak ada karcisnya,” ujarnya saat ditemui TribunJatim.com.

Pemkot Surabaya Dorong Perluasan Digitalisasi

Mengutip laman resmi Surabaya.go.id, Pemkot Surabaya terus mempercepat digitalisasi parkir dengan tiga skema pembayaran: QRIS, uang elektronik, dan voucher parkir. Hingga April 2026, lebih dari 600 juru parkir telah terlibat dalam sistem digital ini.

Pemkot menegaskan, digitalisasi parkir bertujuan meningkatkan transparansi, mengurangi potensi kebocoran retribusi, serta menciptakan sistem parkir yang lebih tertib dan akuntabel.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Huawei Klaim Xinghe Tingkatkan Kecepatan AI 20 Persen

25 Agustus 2026

30 Soal UH IPS Kelas 9 SMP Tema 2 Ekonomi Digital Kurikulum Merdeka 2026

25 Agustus 2026

Rekomendasi laptop 2026 untuk mahasiswa, harga Rp5-10 jutaan

25 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?