Kembali Beraksi, Top 9 Indonesian Idol Hadapi Tantangan Dangdut
Setelah libur Lebaran, ajang pencarian bakat menyanyi Indonesian Idol kembali memperlihatkan persaingan sengit di babak Spekta 7. Para peserta yang masuk dalam Top 9 kembali beraksi dengan tantangan baru, yaitu menyanyikan lagu-lagu dangdut klasik hingga nuansa Pantura. Penampilan mereka berhasil mencuri perhatian juri dan penonton, sekaligus memicu banyak momen menarik.
Penampilan Spektakuler dan Aksi Panggung yang Menghibur
Pertunjukan dimulai dengan energi tinggi dari seluruh kontestan yang membawakan lagu “Seperti Mati Lampu” milik Nazar. Selanjutnya, para peserta dibagi menjadi dua kelompok, Idol The Boys dan Teh Girls, yang masing-masing membawakan lagu dangdut. Idol The Boys (Dandy Panjawi, Ecky, Josh Flo, Rio Lahskart) membawakan “Kopi Dangdut” dari Fahmi Shahab, sedangkan Teh Girls (Arrcely, Celyna Grace, Kezi Stephanie, Meidra, Niki Becker) membawakan “Rekayasa Cinta” dari Camelia Malik.
Arrcely menjadi peserta pertama yang tampil, membawakan “Koyo Jogja Istimewa” dari Ndarboy Genk. Penampilannya membuat seluruh studio bergoyang dan mendapatkan pujian atas progres yang terus meningkat. Josh Flo kemudian tampil dengan “Jangan Tunggu Lama-lama” dari Cici Paramida, yang menampilkan aksi “joget gulung” yang membuat Kang Salh ikut bergoyang dan memuji penampilannya.
Kezi Stephanie membawakan “Berondong Tua” dari Siti Badriah dengan aransemen berbeda dan aksi panggung yang memukau. Niki Becker tampil dengan “Rindu Berat” dari Camelia Malik, yang dinilai spektakuler dan pecah, hingga mendapatkan tiga standing ovation. Judika menyebutnya sebagai salah satu penampilan terbaik malam itu.
Ecky membawakan “Gelora Asmara” dari Nazar dengan cengkok yang khas, yang membuat Erik Nam merasa kagum. Celyna Grace membawakan “Gala-gala” dari Rhoma Irama, yang membuat seisi studio merinding dan ia mendapatkan dua standing ovation dari Erik Nam dan Rosa.
Dandy Panjawi tampil dengan “Dinding Pemisah” dari Merry Andani, memberikan kejutan dalam penampilannya yang membuat penonton ikut berjoget. Rio Lahskart membawakan “Sugeng Dalu” dari Denny Caknan, dengan suara yang merdu dan mulus, sehingga para juri terkesima dan memberikan standing ovation.
Meidra menjadi penampil penutup, membawakan “Zapin Melayu” dari Lesti Kejora. Ia tampil dengan cengkok Melayu yang sangat asik dan membuat penonton terbuai.
Hasil Eliminasi dan Peserta yang Lolos
Setelah voting ditutup, host mengumumkan peserta yang lolos ke babak Spekta 8. Mereka adalah Meidra, Kezi, Rio, Niki, Josh, Eki, Dandy, dan Celyna. Beberapa peserta ini memiliki catatan memberikan penampilan yang sangat berkesan bagi para juri.
Niki tampil luar biasa dengan “Rindu Berat”, yang dinilai “pecah” dan spektakuler. Celyna juga sukses membuat penonton merinding lewat “Gala-gala” dan mendapatkan dua standing ovation. Rio tak kalah memukau saat membawakan “Sugeng Dalu”.
Adapun peserta yang tereliminasi adalah Arrcely. Meskipun ia memberikan penampilan pembuka yang “gong” dan mengguncang studio, keberuntungan belum berpihak padanya. Sebelumnya, Arrcely serta dua peserta lainnya, Meidra dan Dandy, berada di posisi 3 terbawah dengan voting terendah. Akhirnya, Meidra dan Dandy lolos, sedangkan Arrcely tereliminasi.
Penutup
Delapan peserta lainnya dipastikan lolos ke babak berikutnya. Pertunjukan malam ini menunjukkan betapa kuatnya kompetisi di Indonesian Idol 2026, dengan setiap peserta berusaha memberikan yang terbaik untuk bertahan di ajang ini.



