Isu Perjodohan dengan Fuji dan Pesan Mendalam Reza Arap untuk Lula Lahfah
Banyak warganet yang sedang ramai membicarakan nama Reza Arap. Hal ini dipicu oleh isu perjodohan dirinya dengan Fuji yang viral di media sosial. Perbincangan tersebut menyebar luas di berbagai platform dan mendapat respons beragam dari publik. Banyak netizen yang ikut mendukung hingga membuat sebutan khusus untuk keduanya.
Nama FURAB pun muncul sebagai julukan untuk Fuji dan Arap, yang merupakan singkatan dari nama mereka. Istilah ini semakin ramai digunakan di kalangan penggemar. Namun di tengah isu tersebut, Reza Arap justru membagikan unggahan yang berbeda. Ia menuliskan pesan penuh kerinduan untuk mendiang kekasihnya, Lula Lahfah.
Lewat tulisannya, Arap mengungkapkan perasaan yang selama ini ia pendam. Ia menyampaikan rasa kehilangan sekaligus terima kasih atas kehadiran Lula dalam hidupnya. “Hai… sudah lama ya. Maaf aku belum pernah menuliskan apa pun tentang kamu, yang sebenarnya mungkin juga tidak pernah kamu butuhkan atau minta,” tulisnya. “Tapi sekarang aku ingin melakukannya, karena aku ingin menunjukkan kepada dunia bahwa kamu adalah salah satu jiwa paling tulus yang pernah aku temui dalam hidupku,” katanya.
Dalam curahan hatinya, pria kelahiran 1987 tersebut juga menggambarkan kesepian yang ia rasakan setelah ditinggal sosok yang dicintainya. Ia bahkan mengaku sering berbicara sendiri dengan hal-hal di sekitarnya. “Apa kabar kamu di sana? Di sini rasanya sangat ramai, tapi juga terasa sangat sepi. Aku menghabiskan hari-hari dengan berbicara sendiri, ke dinding, ke kelelawar, semut, burung, awan, bahkan bunga matahari,” ujarnya. “Orang-orang menertawakanku, mereka bilang aku gila. Bahkan anak-anak juga bilang mereka liat aku tuh udah orang yang gila wkwk,” lanjutnya.
Dari pengalaman tersebut, Arap mengaku mendapatkan banyak pelajaran berharga tentang hidup. Ia menyadari bahwa tidak semua hal berada dalam kendalinya. “Aku belajar banyak hal. Rasanya mahal sekali harganya dan sering terasa tidak adil jika dipikirkan. Kamu tahu, aku dulu selalu ingin dan merasa harus mengontrol segalanya. Tapi ada sesuatu di luar diriku sebagai manusia yang seolah menunjukkan jalan lain,” jelasnya.
Ia juga mengungkap bahwa kehilangan Lula menjadi salah satu momen terberat dalam hidupnya. Bahkan, ia sempat berada di titik terendah. “Aku sampai berlutut, menangis, memohon, menggaruk lantai dengan kuku, dan hal yang paling tidak disangka semua orang adalah… aku berdoa. Egoku hancur,” ungkapnya.
Selain itu, Arap mengenang bagaimana sosok Lula memberikan pengaruh besar dalam hidupnya. Ia menyebut kehadiran sang kekasih mampu mengubah citra dirinya di mata banyak orang. “Dengan ‘image’ aku yang udah hancur bertahun-tahun, tanpa aku minta- kamu badanin, kamu tabrak lurus dengan tulus, nunjukin ke semua orang kamu balikin itu semua 180 derajat. Eh pas lagi planning mimpi kita bareng… kamu langsung pergi aja gitu. Dih, curang lu pendek. Gua kangen yapping lu tau,” sambungnya.
Dalam bagian lain, Arap juga menyampaikan rasa cinta dan terima kasihnya. Ia mengakui hubungan mereka tidak sempurna, namun sangat berarti baginya. “Sayang… Makasih, ya. Di luar hubungan kita yang tidak sempurna, tapi kita sama-sama pernah merasa mencintai dan dicintai secara ugal-ugalan. Maaf aku banyak kurangnya dan salahnya. That was the best that I could give to you,” katanya. “Terima kasih untuk senyumanmu yang paling tulus, pelukanmu yang paling hangat, ciumanmu yang paling manis, dan kebaikan hatimu yang kamu berikan ke aku dan semua orang di sini,” jelasnya.
Arap juga menyinggung tanggung jawab yang masih ingin ia selesaikan. Ia berjanji akan menuntaskan hal tersebut dengan maksimal. “Tugas aku jagain kamu sudah selesai. Sisa 1 lagi. Film kamu. Film kita dan anak-anak. I did and I will do my best for it. Aku… Izin move on with my life ya, sayang,” tuturnya.
Sebagai penutup, Arap menyampaikan pesan yang begitu menyentuh sekaligus janji untuk menjalani hidup lebih baik ke depan. “Just like what you said ‘Mumpung masih di sini, make the most of it lah’. Aku udah janji akan kurangin ngeluh. Lu liat y dari sono noh jadi apa laki lu. I love you, Lula Lahfah. Oh iya, makasih udah kasih lihat aku segalanya,” tutupnya.



