Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, 2 April 2026
Trending
  • Pulau-Pulau Strategis di Selat Hormuz yang Jadi Target AS dalam Perang
  • Sinyal Menggiurkan Persija Jakarta Musim Depan Jika Penuhi 3 Target: Kuat di 2 Posisi Kunci
  • Pemerintah Tenang, Pengamat Kritik Prabowo dan Purbaya: Butuh Rasa Krisis
  • Kantong Parkir Resmi Ditingkatkan Usai Video Pungli Viral di Pantai Padang
  • Kekuatan Rahasia Rencana Ekonomi Syariah dalam Hukum Indonesia
  • Suzuki Smash 2026 Hadir dengan Panel Digital dan ABS, Harga Rp 26 Jutaan
  • 12 Prediksi Keuangan Shio Besok Senin 30 Maret 2026: Kerbau Untung Besar, Kuda Spekulatif
  • Buat Rumah Lebih Aman! 7 Desain Teralis Pintu Modern
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Empat Nakes Tambrauw Ditembak, Polisi Sebut KKB Dalangnya
Hukum

Empat Nakes Tambrauw Ditembak, Polisi Sebut KKB Dalangnya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover2 April 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penembakan Terhadap Empat Nakes di Maybrat Papua Barat Daya

Polisi telah mengungkap perkembangan terkini dalam penanganan kasus penembakan terhadap empat tenaga kesehatan (nakes) di Maybrat, Papua Barat Daya. Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny Hengkelar, menyebut Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sebagai pelaku utama dalam peristiwa tersebut.

Pihak kepolisian dari Polda Papua Barat Daya telah memeriksa 12 orang saksi terkait kasus yang menewaskan dua nakes. “Kita pastikan yang melakukan pembunuhan terhadap nakes YL dan YEB merupakan ulah KKB,” ungkap Kompol Jenny pada Rabu. Polisi kemudian menetapkan 7 anggota KKB terlibat dalam pembunuhan dua nakes itu. Ketujuh anggota KKB tersebut kini masuk daftar pencarian orang (DPO).

“Polres Tambrauw telah menetapkan 7 daftar pencarian orang atau DPO tersangka kasus pembunuhan di Distrik Bamusbama, Tambrauw,” kata Kompol Jenny. Dalam penyerangan yang terjadi di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Tambrauw pada Senin (16/3) sekitar pukul 11.37 WIT, dua nakes meninggal dunia. Kedua korban tewas masing-masing berinisial YL dan YEB.

Awalnya, keempat korban melintas di lokasi kejadian. Namun, keempat korban yang berboncengan menggunakan dua unit sepeda motor tiba-tiba diadang oleh para pelaku yang merupakan anggota KKB Papua. “Telah terjadi penghadangan terhadap empat orang pengendara sepeda motor oleh beberapa OTK. Kita sebut OTK karena hingga kini masih dilakukan penyelidikan,” kata Kompol Jenny.

Satu Korban Tewas asal Ende

Tenaga kesehatan (Nakes) asal Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Edwin dikabarkan menjadi korban penyerangan orang tak dikenal (OTK) di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya. Penyerangan diduga oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) itu terjadi pada Senin (16/3/2026) pukul 11.37 WIT.

Edwin diketahui merupakan warga Desa Nduaria, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende yang menjadi tenaga kesehatan di Rumah Sakit Pratama Fef Kabupaten Tambrauw. Informasi duka itu dibenarkan salah seorang anggota keluarganya, Wilhelmus Hermanto Lose di Ende, Senin sore. “Itu sepupu kandung saya, baru bulan Januari lalu kami ketemu di tempat acara di kampung, om bungsu kami nikah dia masih ada di Ende,” ungkap Hermanto.

Kronologi Penyerangan

Dikutip dari Tribunsorong, aksi penyerangan terhadap tenaga kesehatan itu terjadi di Kampung Jokbu, Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw. Insiden bermula saat empat nakes sedang menempuh perjalanan pulang dari Rumah Sakit Pratama Fef menuju Sorong. Setibanya di wilayah Kampung Jokbu (Banfot), kendaraan mereka mendadak dihadang oleh sekelompok orang.

Dalam situasi mencekam tersebut, dua nakes bernama Hamzah dan Robby berhasil menyelamatkan diri. Keduanya berlari ke Pos TNI Distrik Bamusbama untuk mencari perlindungan dan melaporkan kejadian. Namun, dua rekan mereka Yeremia Lobo dan Edwin, tertinggal di lokasi dan ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Hingga saat ini, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik penyerangan tersebut. Personel keamanan juga telah disiagakan di Distrik Bamusbama guna mengantisipasi gangguan susulan.

Korban Sudah Dievakuasi

Kepala Penerangan Kodam XVIII/Kasuari, Letkol Inf J. Daniel P. Manalu, membenarkan peristiwa tersebut berdasarkan laporan dari Pos TNI setempat. “Peristiwa itu benar, dan Pos TNI sudah berkoordinasi dengan Polres dan Brimob setempat,” kata Kapendam kepada Tribunpapuabarat.com melalui pesan singkat, Senin.

Kapendam mengatakan, bahwa dua korban meninggal dunia sudah dievakuasi oleh tim gabungan TNI/Polri dari lokasi kejadian.

Harapan Keluarga

Keluarga almarhum Yohanes Edwintus Bido alias Edwin menyampaikan harapan agar aparat dapat mengungkap sekaligus menangkap pelaku penyerangan yang menewaskan dua tenaga kesehatan termasuk Edwin. Harapan itu disampaikan Wakil keluarga, Wilhelmus Hermanto Lose saat upacara pemakaman Edwin yang berlangsung di kampung halamannya, Desa Nduaria, Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat (20/3/2026) siang.

Ia juga berharap para pelaku bisa diproses hukum sesuai dengan perbuatan mereka, dan kekerasan terhadap warga sipil di Papua segera dihentikan. Negara, kata dia, harus hadir dan menyelesaikan semua tragedi kemanusiaan agar tidak terus terjadi di Bumi Cendrawasih.

Didahului Misa Requem

Proses pemakaman Edwin yang berlangsung pada Jumat siang didahului misa requem yang dipimpin Pastor Paroki Moni Keuskupan Agung Ende. “Adik kami ini, berangkat ke Papua itu kepergiannya yang paling jauh, dan ternyata sekarang dia sudah pergi jauh sekali, dia pulang tetapi dia sudah pergi jauh sekali,” ucap Hermanto Lose saat pemakaman.

Edwin pergi bekerja sebagai tenaga kesehatan dan meninggalkan ibu kandung bersama satu orang saudaranya di kampung halaman. Ibu kandung Edwin yang kerap disapa Mama Vefa oleh keluarga, sebelumnya sempat meminta agar jasad anaknya disemayamkan satu malam di rumah duka meski kondisi tidak memungkinkan.

Tiba di Ende Kamis, Disambut Isak Keluarga

Sehari sebelumnya, Kamis (19/3/2026), jenazah Edwin tiba di Ende. Keluarga yang menjemput jenazah di Bandara H. Hasan Aroeboesman menyambut jenazah dengan tangis haru. Sebelumnya jenazah Edwin diterbangkan dari Kupang menggunakan pesawat Wings Air.

Sejak pagi, keluarga, kerabat, serta masyarakat telah memadati area bandara untuk menunggu kedatangan jenazah. Kehadiran sejumlah pejabat daerah turut mengiringi proses penjemputan, di antaranya Wakil Bupati Ende, drg Dominikus Minggu Mere, Kapolres Ende AKBP Yudhi Franata, serta Pelaksana Tugas Sekda Ende Gabriel Dala.

Saat peti jenazah diturunkan dari pesawat, suasana haru tak terbendung. Tangis keluarga pecah, menggambarkan duka mendalam atas kepergian korban. Prosesi dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh seorang biarawati Katolik. Setelah itu, jenazah dibawa ke RSUD Ende untuk dilakukan pergantian peti jenazah.

Usai proses tersebut, jenazah kemudian diberangkatkan menuju rumah duka di Desa Nduaria, Kecamatan Kelimutu. Iring-iringan kendaraan roda dua dan roda empat mengantar perjalanan terakhir korban menuju kampung halaman.






Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kantong Parkir Resmi Ditingkatkan Usai Video Pungli Viral di Pantai Padang

2 April 2026

Kasus Air Keras KontraS Terungkap, Polri Didesak Tuntaskan Isu Besar

2 April 2026

Delapan Mantan Pejabat Bank Milik Negara Jadi Tersangka Korupsi, Komplotan Mangkir Panggilan Penyidik

2 April 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Pulau-Pulau Strategis di Selat Hormuz yang Jadi Target AS dalam Perang

2 April 2026

Sinyal Menggiurkan Persija Jakarta Musim Depan Jika Penuhi 3 Target: Kuat di 2 Posisi Kunci

2 April 2026

Pemerintah Tenang, Pengamat Kritik Prabowo dan Purbaya: Butuh Rasa Krisis

2 April 2026

Kantong Parkir Resmi Ditingkatkan Usai Video Pungli Viral di Pantai Padang

2 April 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?