Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, 28 September 2026
Trending
  • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
  • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
  • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
  • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
  • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
  • Nilai pasaran tembus Rp 163 miliar! Persija Jakarta belum puas dan masih buru pemain baru
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Ragam»Otomotif»Bentley Mulai Fokus pada Mesin Hibrida di Era Perubahan
Otomotif

Bentley Mulai Fokus pada Mesin Hibrida di Era Perubahan

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover30 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Perubahan Strategi Bisnis Bentley dalam Menghadapi Tren Pasar Otomotif

Bentley, produsen mobil mewah asal Inggris, telah mengumumkan perubahan besar dalam strategi bisnis global mereka. Alih-alih beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik murni dalam waktu dekat, jenama eksklusif ini memilih untuk fokus pada pengembangan lini mobil hibrida. Hal ini dilakukan guna menjaga loyalitas pelanggan kelas atas yang masih menghargai performa mesin pembakaran internal.

Perubahan arah ini dipicu oleh evaluasi mendalam terhadap dinamika pasar otomotif yang berubah drastis dibandingkan dua tahun lalu. Bentley menyadari bahwa segmen konsumen mewah masih menaruh kepercayaan tinggi pada kombinasi antara performa mesin tradisional dan efisiensi teknologi listrik. Dibandingkan dengan beralih sepenuhnya ke tenaga baterai, konsumen lebih memilih model yang menawarkan fleksibilitas dan kesenangan berkendara yang khas.

Revaluasi Rencana Produk di Tengah Penurunan Minat EV

Keputusan Bentley untuk memikirkan ulang seluruh lini produknya merupakan cerminan dari tren lesunya permintaan kendaraan listrik (EV) di tingkat global. Direktur Utama Bentley, Frank Walliser, menjelaskan bahwa rencana perusahaan saat ini sangat berbeda dari target awal mereka. Sebelumnya, Bentley sempat mencanangkan peluncuran lima model mobil listrik baru hingga tahun 2035, namun ambisi tersebut kini harus disesuaikan dengan realitas pasar.

Banyak produsen mobil mewah menemukan bahwa pelanggan mereka masih sangat mencintai suara dan karakteristik mesin tradisional. Minat terhadap model bertenaga baterai yang mahal ternyata tidak setinggi yang diperkirakan sebelumnya. Oleh karena itu, fokus kini dialihkan pada pengembangan sistem plug-in hybrid yang menawarkan fleksibilitas lebih baik, memungkinkan pemilik tetap menikmati sensasi mesin konvensional tanpa meninggalkan aspek ramah lingkungan.

Penguatan Lini Hibrida V8 untuk Kepuasan Pelanggan

Saat ini, Bentley telah memiliki fondasi yang kuat dalam teknologi hibrida melalui model ikonik mereka. Versi hibrida dari Continental GT dan Flying Spur menjadi bukti nyata bagaimana mesin V8 yang bertenaga dapat bekerja secara harmonis dengan motor listrik. Kombinasi ini memberikan tenaga instan sekaligus efisiensi yang dibutuhkan untuk mobilitas modern di perkotaan tanpa menghilangkan jati diri Bentley yang dikenal berperforma tinggi.

Frank Walliser menekankan bahwa pergeseran ini bukan berarti Bentley berhenti berinovasi, melainkan memberikan apa yang benar-benar diinginkan oleh konsumen. Bagi pelanggan kelas atas, transisi menuju hibrida dianggap sebagai jembatan yang paling masuk akal. Teknologi ini memberikan kemudahan pengisian daya di rumah melalui sistem plug-in, namun tetap menjamin ketenangan pikiran saat melakukan perjalanan jarak jauh tanpa harus bergantung sepenuhnya pada infrastruktur pengisian daya publik.

Nasib SUV Listrik Pertama dan Tantangan Platform Porsche

Meski fokus beralih ke hibrida, Bentley tetap berencana merilis setidaknya satu mobil listrik murni pertamanya pada tahun 2027. Model tersebut diprediksi berupa SUV perkotaan yang mengambil inspirasi dari konsep EXP 15. Kendaraan masa depan ini direncanakan mengadopsi teknologi baterai dan motor yang serupa dengan Porsche Cayenne Electric, termasuk kemampuan pengisian daya super cepat yang dapat menambah jarak tempuh 160 km hanya dalam waktu tujuh menit.

Namun, rencana pengembangan EV tambahan lainnya menemui hambatan teknis dan finansial yang cukup serius. Bentley semula berencana menggunakan platform yang dikembangkan oleh Porsche, namun proyek tersebut terhenti karena pertimbangan biaya produksi yang dianggap terlalu mahal jika harus membangun empat model EV tambahan secara mandiri. Strategi ini menunjukkan bahwa di tahun 2026, aspek efisiensi biaya dan kebutuhan pasar menjadi penentu utama bagi jenama mewah dalam melangkah menuju era elektrifikasi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ulasan Mitsubishi X-Force: Keunggulan & Pengalaman Pemilik Setelah 24.000 km

31 Agustus 2026

Penjualan BEV Melonjak 88,6 Persen, Tanda Perubahan Industri Otomotif

30 Agustus 2026

5 Alasan Wiper Mobil Masih Berisik Meski Sudah Ganti Karet

30 Agustus 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

27 September 2026

Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

16 September 2026

6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

16 September 2026

PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

16 September 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?