Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 31 Maret 2026
Trending
  • Rahasia Teknologi Canggih Jaga Pemukiman dari Serangan Gajah
  • Pesan Kritis LPA NTT: Tuntut Penegak Hukum Tangani Eksploitasi Seksual Anak
  • Berbagai cara negara Asia menghadapi krisis BBM: darurat, ganjil-genap, dan pengurangan pajak
  • Dampak Pindahnya Sandro Tonali ke Manchester United bagi Bruno Fernandes
  • Sudut panggul depan: Penyebab dan Dampaknya pada Tubuh
  • Bacaan Injil Katolik Sabtu 28 Maret 2026: Renungan Harian yang Lengkap
  • Raja Diesel Isuzu Panther Mini 2026 Bangkit, Hemat 20 KM/L Muat 9 Orang, Mengapa Murah?
  • Wisata Jolotundo Nganjuk: Informasi Lengkap
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Politik»Jangan Pilih Jumat, DPR Bongkar Dampak Tersembunyi WFH
Politik

Jangan Pilih Jumat, DPR Bongkar Dampak Tersembunyi WFH

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover31 Maret 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

DPR Mewanti-Wanti Pemerangkapan WFH di Akhir Pekan

Dalam rangka mendorong efisiensi dan penghematan energi, pemerintah sedang merancang kebijakan work from home (WFH) yang akan diterapkan satu hari dalam seminggu. Namun, rencana ini menimbulkan perhatian khusus dari kalangan DPR, terutama dari anggota Komisi II DPR dari Fraksi PDIP, Romy Soekarno.

Romy mengingatkan bahwa penempatan WFH pada hari Jumat bisa berpotensi memicu long weekend. Ia menilai, hal ini justru akan menyebabkan pekerja memanfaatkan waktu tersebut untuk memperpanjang liburan, sehingga tujuan penghematan BBM justru tidak tercapai.

“Kita harus waspada terhadap moral hazard, yaitu kecenderungan menjadikan WFH sebagai long weekend. Ini bisa meningkatkan mobilitas, bukan menurunkannya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa meskipun ide WFH sebagai langkah penghematan energi rasional, implementasi harus dirancang dengan matang agar tidak menimbulkan dampak negatif.

Dampak WFH pada Efektivitas Kerja

Selain risiko long weekend, Romy juga menyoroti dampak WFH terhadap efektivitas kerja dan kualitas pelayanan. Menurutnya, sistem kerja jarak jauh sering kali membuat proses kerja menjadi kurang direct.

  • Pengambilan keputusan menjadi lebih lambat
  • Koordinasi tidak seefektif tatap muka
  • Terjadi fragmentasi komunikasi

Selain itu, ia menilai interaksi langsung antar pekerja sangat penting dalam membangun kepercayaan dan soliditas tim. Interaksi ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan fondasi dari trust, leadership presence, dan soliditas organisasi.

“Ketika interaksi ini berkurang, maka yang muncul adalah pola kerja yang cenderung mekanistis dan kurang memiliki kedalaman kolaborasi,” tambahnya.

Solusi yang Ditawarkan oleh Romy

Untuk menghindari potensi penyalahgunaan WFH menjadi libur panjang, Romy mengusulkan agar hari pelaksanaan WFH ditempatkan di pertengahan minggu. Hal ini bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara efisiensi dan kualitas layanan.

  • Penentuan hari yang netral, seperti pertengahan minggu
  • Penguatan sistem kontrol kinerja berbasis output
  • Standardisasi komunikasi dan koordinasi yang efektif

Ia juga menegaskan perlunya pengecualian bagi sektor-sektor yang membutuhkan kehadiran fisik, khususnya layanan publik dan bidang usaha tertentu.

Pemerintah Pastikan Kebijakan WFH Tidak Berlaku Umum

Sementara itu, pemerintah memastikan bahwa kebijakan WFH satu hari dalam sepekan tidak akan diberlakukan secara menyeluruh. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut hanya berlaku untuk sektor tertentu yang memungkinkan kerja jarak jauh.

“Perlu saya luruskan bahwa berlakunya nanti untuk sektor-sektor tertentu. Supaya tidak disalahpahami, misalnya sektor pelayanan, industri, perdagangan tentu mungkin tidak menjadi bagian dari kebijakan tersebut,” katanya.

Ia menambahkan bahwa aturan teknis masih dalam tahap perumusan dan akan segera diumumkan setelah final.

Proses Penyusunan Kebijakan WFH

Di sisi lain, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, mengungkapkan bahwa sejumlah menteri telah mencapai kesepakatan terkait penerapan WFH tersebut. Namun, keputusan final masih menunggu laporan kepada Presiden.

“Udah rapat kemarin, rapat hampir 3 atau 4 jam. Ya, tapi kita sepakat untuk satu suara berarti yang menyampaikan, ya saya nggak tahu siapa, (rapat) di Istana. Apakah Pak Menko PMK, apakah Menko Ekonomi, ataukah nanti oleh Pak Mensesneg (yang mengumumkan). Jadi, kita hanya memberikan masukan-masukan saja, tapi saya nggak berwenang untuk menyampaikan ke publik,” ujarnya.

Meski demikian, ia belum mengungkap hari pelaksanaan WFH yang akan dipilih karena masih menunggu keputusan Presiden.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Berbagai cara negara Asia menghadapi krisis BBM: darurat, ganjil-genap, dan pengurangan pajak

31 Maret 2026

500 Ponton TI Mengelilingi Sungai, Kades Jada Bahrin Bangka Lelah Mundur

30 Maret 2026

Transisi Energi Jadi Kunci di Tengah Ketegangan Timur Tengah

30 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Rahasia Teknologi Canggih Jaga Pemukiman dari Serangan Gajah

31 Maret 2026

Pesan Kritis LPA NTT: Tuntut Penegak Hukum Tangani Eksploitasi Seksual Anak

31 Maret 2026

Berbagai cara negara Asia menghadapi krisis BBM: darurat, ganjil-genap, dan pengurangan pajak

31 Maret 2026

Dampak Pindahnya Sandro Tonali ke Manchester United bagi Bruno Fernandes

31 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?