Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Wednesday, 4 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Pilu Saeful Tony Berjalan Kaki Pulang Usai Uang Dicuri, Dua Minggu Di Jalanan Dibantu Polisi
Hukum

Pilu Saeful Tony Berjalan Kaki Pulang Usai Uang Dicuri, Dua Minggu Di Jalanan Dibantu Polisi

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 March 2026No Comments4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pemudik Jalan Kaki: Cerita Pilu dan Semangat untuk Bertemu Keluarga

Banyak orang memilih mudik dengan kendaraan pribadi atau transportasi umum, namun tidak sedikit pemudik yang harus melakukan perjalanan jauh hanya dengan berjalan kaki. Hal ini terjadi karena beberapa alasan, seperti kehilangan uang, tidak memiliki dana, atau bahkan nazar yang ingin ditunaikan. Berikut adalah beberapa cerita pemudik yang memilih jalan kaki sebagai cara pulang kampung.

Saeful Tony: Dari Bekasi Hingga Kebumen, Berjalan Kaki Selama Dua Minggu

Saeful Tony adalah seorang pemudik asal Cikarang, Bekasi, yang tujuannya adalah Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Ia nekat berjalan kaki dari Bekasi ke Kebumen setelah uang untuk ongkos pulang kampung raib dicopet di Terminal Cikarang. Rindu bertemu keluarga membuatnya tetap pulang kampung meski tidak punya uang sepeser pun.

Perjalanannya dimulai sekira dua minggu lalu. Saeful berjalan kaki pada siang hari dan beristirahat saat malam hari. Ia melepas Lelah di masjid-masjid yang ditemuinya sepanjang perjalanan menuju kampung halamannya.

Pada suatu hari, Saeful bertemu dengan anggota Propam Polres Ciamis, Aipda Agus Narto saat tengah berjalan kaki di daerah Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Ketika itu, Aipda Agus Narto sedang bertugas di Pos Pelayanan Operasi Ketupat di Karangkamulyan. Saeful nampak sangat kelelahan, matanya melirik ke kanan dan kiri jalan, seolah sedang mencari bantuan.

Agus kemudian menghampiri Saeful dan menanyakan tujuannya. Saeful menjawab bahwa ia mau pulang ke Karanganyar, Kabupaten Kebumen. Saeful juga mengaku berjalan kaki dari Cikarang menuju Kebumen karena tidak punya uang setelah kecopetan. Agus dibuat kaget dengan pengakuan Saeful yang mengatakan sudah berjalan kaki selama dua minggu dari Cikarang hingga tiba di Ciamis.

Selama perjalanan, untuk makan, Saeful mendapat sedekah dari orang-orang yang ditemuinya di jalan. Akhirnya, Agus merasa iba dan membantu Saeful dengan mengantarkan ke Terminal Bus Kota Banjar serta membayar ongkosnya.

Asep Kumala Seta: Mudik Jalan Kaki Berbekal Cilok Tak Laku

Nasib serupa juga dialami Asep Kumala Seta (31), pemudik dari Bandung. Asep berjalan kaki dari Kota Bandung menuju kampung halamannya di Sindangkasih, Kabupaten Ciamis. Lebaran tahun ini, Asep tak membawa amplop tebal dari hasil jualan cilok. Dalam tasnya, tersisa 50 butir cilok dan sebotol sirup.

Uang disakunya bahkan tidak cukup untuk membeli tiket bus yang harganya melambung saat musim mudik. Penghasilan yang tak menentu membuatnya sulit menyisihkan uang. Asep mengungkapkan, akhir-akhir ini jualannya jarang habis. Namun, ia juga masih harus menyetor sebagian pendapatan jualan cilok kepada bosnya.

Kondisi itu membuatnya terpaksa pulang kampung dengan berjalan kaki. Sesekali ia mencegat truk yang bersedia memberinya tumpangan.

Edi Rasidi: Berjalan Kaki untuk Menunaikan Nazar

Aksi mudik dengan berjalan kaki juga dilakoni Edi Rasidi (50), pedagang siomay asal Desa Banyumudal, Kecamatan Moga, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Ia berjalan kaki dari Cilacap menuju kampung halamannya di Pemalang, jaraknya sekira 130 kilometer. Edi berjalan kaki sembari mendorong gerobak siomaynya ratusan kilometer.

Perjalanan itu bukan sekadar pulang kampung, ada nazar yang ingin ia tunaikan setelah pernah mengalami kecelakaan pada kakinya. “Saya perjalanan dari Sampang Cilacap tujuan Pemalang,” kata Edi kepada Tribunjateng.com, Selasa (17/3/2026) di sela perjalanan di Masjid Darul Najah, Kecamatan Bojongsari, Purbalingga.

Gerobak siomay yang didorongnya bukan sekadar alat berdagang, tetapi juga bagian dari rencana hidupnya ke depan. “Saya menggunakan gerobak, jalan kaki. Tujuannya gerobak ini mau dibawa pulang ke kampung buat jualan juga di sana,” ujarnya.

Edi sebelumnya memiliki nazar untuk berjalan kaki setelah mengalami kecelakaan sekira dua tahun lalu. “Nazar itu karena saya dulu pernah kecelakaan di kaki. Dengkul saya sempat lepas karena terkilir. Waktu itu satu kaki tidak bisa jalan,” tutur dia.

Kini setelah kakinya pulih, nazar itu benar-benar ia jalankan. Selama perjalanan yang ia mulai pada Senin (16/3/2023), Edi hanya membawa uang saku Rp40 ribu. Di sepanjang perjalanan, dia sesekali mendapat bantuan dari orang-orang yang ditemuinya di jalan.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat

4 November 2026

Dikhianati Poligami, Istri Sah Peluk Erat Suami Sambil Menangis

3 November 2026

Teror Cemburu Buta Madiun: Suami Bantai dan Bakar Istri serta Anak

2 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?