Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Saturday, 3 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Ragam»Peringatan Santo dan Santa Pelindung 23 Maret 2026
    Ragam

    Peringatan Santo dan Santa Pelindung 23 Maret 2026

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover25 March 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peringatan Santo dan Santa Pelindung

    Pada hari Senin, 23 Maret 2026, kita mengingat peringatan Santo Alfonsus Toribio dari Mongroveyo, seorang uskup yang terkenal dengan kehidupannya yang saleh, jujur, dan bijaksana. Di Granada, Spanyol, ia pernah menjabat sebagai ketua Mahkamah Agung dan dianggap sebagai ahli hukum yang berpengaruh.

    Kehidupan Santo Alfonsus Toribio

    Kisah tentang pengangkatannya sebagai Uskup Agung kota Lima, Peru, sangat menarik. Awalnya, kehidupan imamat tidak menarik minatnya karena ia lebih fokus pada dinas kenegaraan dan aktivitas lainnya. Namun, Tuhan memiliki rencana khusus untuk dirinya. Setelah Uskup Agung Lima meninggal pada tahun 1850, tahta keuskupan kosong dan situasi kota menjadi semakin buruk, terutama di kalangan angkatan bersenjata. Raja Philip yang saleh dan taat beragama merasa malu dengan kondisi ini.

    Untuk mengatasi masalah tersebut, diperlukan seorang Uskup Agung yang berwibawa, saleh, jujur, pintar, dan berpengaruh di masyarakat, terutama di kalangan pembesar dan angkatan bersenjata. Orang yang cocok untuk jabatan ini adalah Alfonsus Toribio. Meskipun awalnya menolak karena statusnya sebagai awam, akhirnya ia menerima penunjukkan tersebut setelah didesak oleh raja dan rakyat. Ia menyadari bahwa penunjukkan itu adalah kehendak Allah. Pada tahun 1581, ia ditahbiskan menjadi Uskup Agung dan kemudian berlayar ke Peru.

    Karya dan Pengabdian Santo Alfonsus Toribio

    Di Peru, ia segera melakukan tindakan pertama dengan mengunjungi semua wilayah paroki dalam keuskupannya hingga ke pelosok-pelosok. Kadang-kadang ia berjalan kaki, menuruni gunung dan bukit untuk melihat kehidupan umatnya. Selama kunjungan-kunjungannya, ia melihat banyak hal. Orang-orang Spanyol, terutama tentara, dikenal berwatak bejat. Orang Indian dikenal bodoh, sedangkan para imamnya malas dan memiliki banyak istri.

    Hal ini membuatnya ingin mengadakan pembaharuan total dalam keuskupannya. Untuk orang-orang Spanyol yang bejat moralnya, ia tidak segan menjatuhkan hukuman yang setimpal. Untuk orang-orang Indian yang bodoh, ia berusaha mendirikan sekolah-sekolah. Untuk memperoleh tenaga-tenaga imam bagi pelayanan umat, ia mendirikan sebuah seminari yang dikenal sebagai seminari pertama di Amerika. Para imam dibina agar kembali sadar akan keluhuran panggilannya dan tugasnya sebagai pelayan umat.

    Toribio juga tekun mempelajari bahasa daerah dan adat istiadat setempat. Orang-orang Indian yang masih terbelakang mendapat perhatian khusus. Ia membela mereka dari segala tindak jahat orang Spanyol. Usaha untuk memperbaharui kehidupan imam umat sangat berhasil. Ia dibantu oleh rekannya, Santo Fransiskus Solanus. Selama 25 tahun memimpin gereja Peru sebagai Uskup Agung, Toribio berhasil mengembalikan orang-orang Spanyol kepada tata cara hidup Kristiani. Demikian juga orang-orang Indian. Ia meninggal pada tahun 1606.

    Santa Sibilina Biscossi OP, Pengaku Iman

    Sibilina hidup antara tahun 1287-1367. Ia sudah menjadi anak yatim-piatu sejak kecil. Untuk menyambung hidupnya, ia bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Pada usia 12 tahun, ia menjadi buta. Sibilina kemudian diterima dalam sebuah biara dan menjadi kluse (pertapa di ruangan kecil yang dikunci selamanya) di samping gereja. Banyak orang yang meminta doa dan nasehatnya.

    Santo Dismas, Pengaku Iman

    Konon, Dismas adalah penyamun yang disalibkan di sebelah kanan Yesus dan bertobat seperti yang dikatakan dalam Injil Lukas: “Seorang dari penjahat yang digantung itu menghujat Dia, katanya: Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkan diri-Mu dan kami. Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah. Lalu ia berkata: Yesus, ingatlah aku, apabila Engkau datang sebagai Raja, kata Yesus kepadanya: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”

    Ada sebuah legenda yang berkisah bahwa ketika Maria dan Yusuf bersama Kanak-Kanak Yesus dalam perjalanan pengungsian ke Mesir untuk menghindari rencana pembunuhan Herodes, tiba-tiba mereka di dekati dan disapa oleh dua orang penyamun: Titus dan Dumachus. Titus biasanya dipanggil Dismas, dan Dumachus dipanggil Gestas. Dismas mengajak temannya Gestas untuk membantu Maria dan Yusuf dalam perjalanan itu. Menyaksikan kebaikan hati Dismas, Maria berkata: “Tuhan akan mengangkat engkau dengan tangan kanan-Nya dan memberikan pengampunan atas dosa-dosamu.” Sedangkan kepada ibu Nya, Kanak-Kanak Yesus berkata meramal: “Ibu, setelah Aku berusia 30 tahun, orang-orang Yahudi akan menyalibkan Aku di Yerusalem, dan dua penyamun itu akan ditinggikan juga bersama Aku: Titus di sebelah kanan-Ku dan Dumachus di sebelah kiri-Ku. Dan setelah itu Titus akan masuk bersama-Ku ke dalam Firdaus.”

    Dismas dihormati sebagai pelindung orang-orang yang perlu bertobat secara sempurna dan Santo pelindung orang yang dihukum mati.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

    31 August 2026

    Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

    31 August 2026

    Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?