Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Saturday, 3 October 2026
    Trending
    • Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • 6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi
    • Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027
    • 6 alasan mengapa media sosial membuat anak-anak yang mulai remaja merasa menderita menurut psikologi
    • 5 zodiak dengan ramalan keuangan paling cerah September 2026, karier hingga relasi jadi kuncinya!
    • PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain
    • Dua tahun Prabowo: Antara negara kuat dan pemerintahan efektif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
    Indonesia Discover
    Login
    Indonesia Discover
    • Nasional
    • Internasional
    • Ekonomi
    • Politik
    • Hukum
    • Ragam
    • Olahraga
    • Login
    Home»Ragam»5 Film Politik Keluarga, Berani Tonton Bersama Orangtua?
    Ragam

    5 Film Politik Keluarga, Berani Tonton Bersama Orangtua?

    admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover27 March 2026No Comments4 Mins Read
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Keluarga sebagai Tempat Kekuasaan dan Konflik

    Keluarga adalah tempat pertama di mana kita membangun koneksi dan interaksi dengan sesama manusia. Namun, di situ pula kamu bisa mengalami berbagai kejadian, baik memori menyenangkan atau justru trauma emosional. Dalam keluarga, kamu juga bisa menemukan konflik kompleks yang kadang terasa seperti politik kantor.

    Ada anggota keluarga yang oportunis, toksik, dan sebaliknya memilih mengalah atau menghindar. Film-film ini mungkin bisa membantu kamu memahami dinamika dalam keluarga yang sering kali penuh teka-teki dan konflik tak terduga. Berikut lima film yang akan membuatmu lebih paham tentang politik keluarga.

    1. On Becoming a Guinea Fowl (2024)



    On Becoming a Guinea Fowl dibuka dengan penemuan mayat sosok pria yang ternyata paman sang lakon, Shula. Upacara pemakaman pun diadakan sesuai tradisi yang berlaku. Namun, ada satu hal yang mengganjal hati Shula. Ia bersama sepupunya, Nsansa, merasa sang paman gak berhak dapat penghormatan tinggi seperti ini.

    Lewat beberapa interaksi dan dialog mereka, kita diajak menyelami masa lalu si paman yang penuh kontroversi. Dilematis rasanya karena mengingat keburukan seseorang yang sudah mati dianggap pamali, tetapi merepresi emosi mereka juga bikin hati gak tenang. Diperparah pula oleh tradisi patriarki, beban emosional Shula dan Nsansa bertambah karena mendapat tugas memastikan kebutuhan dan konsumsi tamu aman.

    Genre: dark-comedy, drama

    Pemain: Susan Chardy, Elizabeth Chisela, Roy Chisa

    Sutradara: Rungano Nyoni

    2. Sieranevada (2016)



    Seperti film sebelumnya, Sieranevada berkutat pada sebuah acara pemakaman yang memaksa satu keluarga besar berkumpul di satu tempat yang sama. Konflik sudah terbentuk karena perbedaan persepsi soal tradisi, masih pula diperparah dengan keterlambatan pendeta yang harusnya ikut serta dalam acara tersebut. Alhasil, mereka harus menunda acara makan siang dan justru menunggu sambil minum anggur. Di sinilah, tensi jadi tak terbendung lagi. Keberadaan alkohol membuat mereka tak lagi menyensor apa yang hendak dikatakan.

    Genre: drama, dark-comedy

    Pemain: Mimi Branescu, Bogdan Dumitrache, Dana Dogaru

    Sutradara: Cristi Puiu

    3. How To Make Millions Before Grandma Dies (2023)



    How to Make Millions Before Grandma Dies adalah potret relasi seorang pemuda putus kuliah bernama M dengan neneknya, Amah. Hubungan mereka awalnya transaksional karena M adalah pengangguran yang butuh uang dan tempat tinggal. Ia menuruti saran salah satu rekannya untuk mendekati sang nenek demi warisan.

    Akal bulusnya tercium beberapa paman dan bibinya yang ternyata berminat menguasai aset Amah. M sering dicemooh dan diremehkan, tetapi sebenarnya ia satu-satunya keluarga Amah yang setia menemaninya di rumah dan bolak-balik rumah sakit. Di sinilah, relasi M dan neneknya berubah. Awalnya transaksional, M kehilangan niat untuk menguasai harta sang nenek.

    Genre: drama

    Pemain: Putthipong Assaratanakul, Usha Seamkhum

    Sutradara: Pat Booniitipat

    4. Eat Drink Man Woman (1994)



    Eat Drink Man Woman berpusat pada Tao Chu dan ketiga putrinya yang sudah dewasa. Tinggal di Taipei yang mengalami transformasi besar-besaran akibat gelombang globalisasi dan Westernisasi, tanpa sepengetahuan Chu, putri-putrinya tidak lagi memegang nilai tradisional seperti dirinya.

    Khawatir bakal jadi beban dan sumber konflik, kehidupan percintaan ketiganya mereka tutup rapat-rapat dari sang ayah. Padahal setiap hari Minggu, mereka berkumpul di rumah Chu untuk makan siang bersama. Film ini sering dipasarkan sebagai film soal kuliner dan cinta, tetapi sebenarnya sedang membahas dinamika relasi dan kuasa antara ayah dan anak-anaknya.

    Genre: drama

    Pemain: Chien Lien Wu, Sylvia Chang, Sihung Lung

    Sutradara: Ang Lee

    5. Leila’s Brothers (2022)



    Politik keluarga paling nyata bisa kamu temukan dalam film Iran, Leila’s Brothers (2022). Berkutat pada konflik antara pasutri lansia dan 5 anaknya yang sudah dewasa, film ini sukses mencerminkan bagaimana tiap karakter punya motif masing-masing.

    Leila, anak perempuan satu-satunya di keluarga itu lelah dengan drama di keluarganya. Ia, satu-satunya yang mapan, ingin keempat abang dan adiknya punya kehidupan lebih baik. Antara menganggur atau bekerja serabutan, Leila pun mendukung ide mereka membangun bisnis. Masalahnya, sang ayah tak bersedia membagi sebagian hartanya untuk memodali bisnis itu. Sang ayah punya alasan sendiri yang bakal dijelaskan di film ini.

    Genre: drama

    Pemain: Taraneh Alidoosti, Payman Maadi, Navid Mohammadzadeh

    Sutradara: Saeed Roustayi

    Politik keluarga memang nyata adanya. Tiap individu punya kepentingan dan misi berbeda yang kadang tak sejalan dengan nilai yang dipegang dalam keluarga. Gak heran kalau konflik tak bisa dihindari dan membuat relasi tiap unit keluarga pun beragam, tak semua hangat dan mulus.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    admin_indonesiadiscover
    • Website

    Berita Terkait

    Gagasan Soekarno dan Tan Malaka dalam Seni Peran di GKJ

    31 August 2026

    Ramalan karier hari ini, 27 Agustus 2026: Peluang dan momentum baru

    31 August 2026

    Cara Naykilla dan Tenxi Tunjukkan Karakter Melalui Belanja di Shopee 9.9

    31 August 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Sahabat Jadi Selingkuhan, Pasangan Sendiri Dikhianati!

    27 September 2026

    PSM Makassar vs Arema FC di Super League 2026/2027: Head to head, prediksi skor, daftar pemain

    16 September 2026

    6 strategi memanfaatkan waktu yang terbuang untuk meningkatkan karier menurut psikologi

    16 September 2026

    Prediksi superkomputer terkait klasemen akhir fase awal Liga Champions 2026/2027

    16 September 2026
    TAGS
    akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
    © 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?