Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, 26 Mei 2026
Trending
  • Rival Veda Ega Pratama Disebut Marc Marquez, Maximo Quiles Target Pecahkan Rekor
  • Kronologi Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah dan Upaya Pencarian Muhammad Firdaus Ahlan
  • Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 21 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan
  • Wabup HMS Ajak Kader PAN Malaka Jadi Pelayan Rendah Hati Masyarakat
  • 5 Kebiasaan Keuangan untuk Tenang di Tengah Inflasi Naik
  • Kunci Jawaban LKS Informatika Kelas 7 Halaman 37: Tugas Kompetensi 1
  • Modal Besar di Mugello! Tim Honda Asia Terkejut dengan Start Menggila Veda Ega Pratama di Moto3 Catalunya 2026
  • Panglima Jilah Kembali Temui Jokowi di Solo, Ajak Ayah Gibran Bintangi Film Dayak Kolosal
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Misteri Pembunuhan Istri Siri di Samarinda, Dua Pelaku Rencanakan Kejahatan Sejak Januari
Nasional

Misteri Pembunuhan Istri Siri di Samarinda, Dua Pelaku Rencanakan Kejahatan Sejak Januari

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover29 Maret 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Penemuan 7 Potongan Tubuh Manusia di Samarinda Menggemparkan Warga

Kasus pembunuhan yang menggemparkan warga Samarinda, Kalimantan Timur, akhirnya terungkap. Penemuan 7 potongan tubuh manusia di tiga lokasi berbeda pada hari pertama Idul Fitri 1447 Hijriah telah memicu kehebohan di masyarakat. Setelah penyelidikan intensif oleh pihak berwajib, identitas korban dan pelaku berhasil diungkap.

Identitas Korban dan Pelaku

Korban bernama Suimih binti Chamim, seorang ibu rumah tangga berusia 35 tahun asal Pemalang, Jawa Tengah. Ia ditemukan dalam kondisi tidak lengkap di Jalan Gunung Pelanduk RT 13, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda. Dugaan kuat menyebutkan bahwa korban merupakan korban pembunuhan yang dimutilasi.

Pelaku utama dalam kasus ini adalah J alias W (35), suami siri korban, serta R (56), seorang ibu rumah tangga. Keduanya ditangkap tak lama setelah potongan tubuh korban ditemukan. Pengungkapan kasus ini dilakukan hanya dalam waktu kurang dari 12 jam, menunjukkan kerja sama yang baik antara tim polisi dan jajaran reskrim.

Proses Identifikasi dan Penangkapan

Penemuan potongan tubuh korban terjadi pada Sabtu (21/3/2026) sekitar pukul 13.30 Wita. Awalnya, identitas korban belum diketahui. Namun, tim Inafis Polresta Samarinda melakukan identifikasi melalui sidik jari dan ciri-ciri fisik. Dalam waktu satu hingga dua jam, korban berhasil diidentifikasi sebagai Suimih binti Chamim.

Polisi kemudian mengamankan dua tersangka pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita. Kedua tersangka tersebut masing-masing tinggal di wilayah Karang Asam Ulu dan Jalan Anggur, Kecamatan Samarinda Ulu. Mereka ditangkap saat mencoba melarikan diri dari wilayah Samarinda Ulu.

Motif Pembunuhan

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pembunuhan ini direncanakan sejak lama. Kedua pelaku memiliki dua motif utama, yakni sakit hati dan keinginan untuk menguasai harta milik korban. Pelaku merasa sakit hati karena korban menuduh keduanya memiliki hubungan terlarang. Selain itu, mereka juga ingin menguasai barang-barang seperti sepeda motor dan handphone korban.

Rencana pembunuhan disusun sejak Januari 2026. Kedua pelaku melakukan survei lokasi pembuangan jasad korban. Aksi pembunuhan terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026, malam di rumah tersangka R di Jalan Anggur. Korban diajak menginap oleh tersangka dan kemudian dipukul menggunakan balok kayu ulin saat tertidur.

Kronologi Pembunuhan dan Mutilasi

Setelah korban meninggal, kedua pelaku memutilasi tubuh korban untuk mempermudah pembuangan. Proses mutilasi dilakukan menggunakan mandau, palu, serta papan sebagai alas. Bagian tubuh korban dipotong-potong menjadi beberapa bagian, kemudian dimasukkan ke dalam tiga karung.

Pada pukul 19.00 Wita, pelaku mulai membuang potongan tubuh tersebut menggunakan sepeda motor milik korban. Sebagian potongan dibuang lebih dulu, kemudian sisanya dibuang pada dini hari saat malam takbiran sekitar pukul 01.00 Wita. Mereka sengaja menggunakan rute berbeda untuk menghindari pemantauan.

Polisi menyebut total terdapat tujuh potongan tubuh korban yang ditemukan di lokasi berbeda. Dari hasil pemeriksaan, tersangka R diduga berperan sebagai pihak yang merencanakan sekaligus memfasilitasi aksi pembunuhan tersebut.

Penangkapan dan Tindakan Hukum

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 459 UU RI Nomor 1 Tahun 2023 Tentang KUHP tentang tindak pidana pembunuhan berencana dengan pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun. Polisi masih terus melakukan pendalaman, termasuk mencocokkan keterangan pelaku dengan saksi dan bukti lain, termasuk rekaman CCTV serta hasil autopsi.

Reaksi Warga

Sebelumnya, warga di Jalan Gunung Pelandu, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda, digegerkan dengan penemuan potongan tubuh manusia yang terbungkus karung, Sabtu (21/3/2025) siang. Potongan tubuh tersebut pertama kali ditemukan oleh dua orang anak yang sedang melintas di kawasan semak belukar di pinggir jalan.

Ketua RT 13 Kelurahan Sempaja Utara, Aang Nawa Syarif, mengatakan bagian tubuh yang pertama kali terlihat adalah potongan anggota badan. Lokasi penemuan memang tergolong sepi karena merupakan akses terbatas bagi warga. Setelah menerima laporan, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Dalam proses tersebut, polisi menemukan potongan tubuh lainnya yang berjarak sekitar 100 meter dari titik awal penemuan, juga dalam kondisi terbungkus karung. Petugas kemudian mengevakuasi potongan tubuh tersebut menggunakan dua kantong jenazah dan membawanya ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk dilakukan autopsi.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Kronologi Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah dan Upaya Pencarian Muhammad Firdaus Ahlan

26 Mei 2026

Wabup HMS Ajak Kader PAN Malaka Jadi Pelayan Rendah Hati Masyarakat

26 Mei 2026

5 Kebiasaan Keuangan untuk Tenang di Tengah Inflasi Naik

26 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Rival Veda Ega Pratama Disebut Marc Marquez, Maximo Quiles Target Pecahkan Rekor

26 Mei 2026

Kronologi Jemaah Haji Indonesia Hilang di Makkah dan Upaya Pencarian Muhammad Firdaus Ahlan

26 Mei 2026

Ramalan Zodiak Aquarius dan Pisces 21 Mei 2026: Cinta, Karir, Kesehatan, dan Keuangan

26 Mei 2026

Wabup HMS Ajak Kader PAN Malaka Jadi Pelayan Rendah Hati Masyarakat

26 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?