Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Friday, 6 November 2026
Trending
  • Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air
  • Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso
  • Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027
  • Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi
  • 20 Prompt AI Keren untuk Gambar Sumpah Pemuda 2026, Sekali Klik!
  • Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat
  • Fakta di Balik Alif, Pria yang Lamar Dokter dengan Aset Rp10 Miliar dan Rumah Selapangan Bola
  • Panduan Pemula Bangkok: Wisata, Kuliner, dan Belanja Terbaik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Hukum»Perasaan Istri dan Anak Kapten Hasiholan Sebelum Tersangkut Narkoba 2 Ton di PN Batam
Hukum

Perasaan Istri dan Anak Kapten Hasiholan Sebelum Tersangkut Narkoba 2 Ton di PN Batam

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover11 March 2026No Comments5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Pengakuan Istri dan Adik Kapten Kapal yang Terlibat Kasus Narkoba

Sondang Sialagan, istri dari Hasiholan Samosir, kapten kapal Sea Dragon, mengungkapkan firasat yang dirasakan oleh dirinya dan anak-anak sebelum suaminya terlibat dalam kasus penyelundupan sabu-sabu hampir 2 ton di Pengadilan Negeri (PN) Batam. Sidang vonis terhadap Hasiholan Samosir akan digelar pada Senin (9/3/2026). Selain ia, ada dua terdakwa lain yakni Richard Halomoan dan Leo Candra Samosir.

Dalam sidang vonis besok, akan terungkap apakah mereka lolos dari tuntutan hukuman mati atau tidak. Seperti Fandi Ramadhan yang divonis 5 tahun penjara, Weerapat Phongwan yang divonis hukuman seumur hidup, dan Teerapong Lekpradube yang divonis 17 tahun.

Dalam wawancara eksklusif dengan host Tribun Batam, Veronica Cristina, Sondang dan Osnar Samosir, adik Hasiholan, menceritakan pengalaman keluarga sebelum suami bekerja di kapal tersebut. Istri kapten itu mengaku tidak percaya suaminya harus berurusan dengan hukum setelah ditangkap terkait penyelundupan narkoba.

Menurutnya, selama ini Hasiholan dikenal sebagai sosok yang baik dan bertanggung jawab terhadap keluarga. Bagi dirinya, Hasiholan adalah kepala keluarga yang selalu bekerja keras demi menafkahi keluarga. Meski demikian, keluarga hanya bisa berharap agar proses hukum dapat mengungkap fakta sebenarnya dalam kasus yang menjerat sang kapten.

Perjalanan Awal Bapak Hasiholan

Host: Sebelum kita berbicara lebih jauh tentang kasus yang terjadi sekarang ini, mungkin saya ingin mengenal Bapak Hasiholan ini sebagai seorang Nakhoda. Ini sejak kapan Bapak membawa kapal Sea Dragon dan awal mulanya Bapak mulai berlayar?

SS: Kebetulan dengan pekerjaan Bapak tidak begitu ikut campur. Karena saya tahu Beliau itu bekerja selalu teliti dan tidak mau sembarangan.

Sepengetahuan saya sebagai istri itu, dia dapat peluang sewaktu Bapak mengambil kapal dari Surabaya ke Batam.

Kemudian saat itu ia berkenalan dengan Mister Pong pada 2025 lalu. Dari perkenalkan awal itu mereka berbicara, termasuk Richard Chief Officer itu.

Lalu di bulan dua itu mereka pulang ke rumah. Lalu di bulan empat mister Pong itu menghubungi Ricard Halomoan menggunakan messenger.

Jadi datanglah Pak Richard datang kerumah saya menyampaikan penawaran pekerjaan dari Mister Pong.

Singkat cerita, jadi ditanggal 31 April atau akhir bulan empat, mereka itu saya liat membuat berkas perjanjian kerjakerja. Total ada lima orang, namun satu orang mengundurkan diri saat mau berangkat. Sesudah semua yang die pelukan dikerimkanlah berkas tersebut. Lalu mereka berangkat.

Perasaan Awal Keluarga

Host: Jadi awalnya ibu Sondang tahu Bapak terseret dalam penangkapan ini dari mana?

SS: Jadi terkahir kami komunikasi itu tanggal 20 Mei sekira pukul 10 malam sebelum ditangkap pada tanggal 21 Mei malam. Jadi suami saya itu kalau ada waktu, dia langsung menyempatkan waktu untuk menghubungi keluarga, terutama saya dan anak-anak. Besok paginya biasanya suami saya tidak ada telepon, biasanyakan komunikasi terus. Sampai seharian ditunggu, bahkan sampai tanggal 22 Mei masih belum ada kabar. Tanggal 23 Mei hari Jum’at, saat saya sedang mengajar. Tiba-tiba masuk pesan TikTok yang dikirim oleh istri si Leo sambil nangis. Saat dapat informasi suami saya ditangkap saya kaget, saya tanya ke istri Leo masalah apa?, orang itu kan bukan orang jahat, kan mereka kerja. Saya lihat videonya lalu saya langsung syok dan panik. Pertama kali saya masuh tidak percaya, kaki ini berasa tidak menginjak bumi. Karena saya berpikir tidak mungkin, karena suami saya itu orang baik.

Reaksi Anak-Anak

Host: Apa yang anak-anak sampaikan ke ibu usai bapak ditangkap dan sempat ada firasat?

SS: Anak saya itu dua, paling besar umur 23 dan yang kecil itu 10 tahun. Kalau anak saya mereka berpelukan dan menangis. Sampai sekarang mereka berdoa dan yakin kalau bapaknya bukan orang jahat. Sampai sekarang mereka down dan sangat-sangat terpukul. Saking gundahnya anak saya yang sulung, sampai-sampai beberapa panggilan pekerjaan dia tolak, karena kepikiran dengan bapak dan nasib saya ibunya. Jadi hancur sekali hati anak-anak saya dengan kasus yang menyeret suami saya.

Pandangan Keluarga Tentang Bapak Hasiholan

Host: Jadi sosok Pak Hasiholan dimata keluarga sehari-harinya seperti apa?

SS: Bagi saya dia sosok ayah idola, suami terbaik bagi saya, dan anak kebanggaan bagi keluarga. Kalau tidak berlayar di fokus untuk keluarga, contohnya kalau saya capek dirumah kami gotongroyong di rumah, perkejaaan di rumah dikerjakan bersama. Pagi saya diantar bekerja, anak-anak diantar sekolah, pulangnya dia duduk sebentar duduk jumpa sama anak kapal, baru kemudian berkunjung ke adek-adeknya. Karena prinsip Beliau itu kalau saat di darat apa salahnya menghabiskan waktu bersama keluarga sebelum berlayar lagi. Makanya dengan kejadian seperti ini sangat berat sekali bagi saya. Suami saya itu kalau berlayar paling lama 6 bulan stelah itu pulang. Dengan anak-anak tentunya dekat sekali, sudah seperti teman, lebih dekat sama bapaknya dari pada saya.

Host: Setelah Pak Hasiholan ditangkap, ini sempat berkomunikasi lagi tidak dengan ibu dan keluarga?

SS: Komunikasi tetap, tanya kesehatan. Kalau suami saya benar-benar sudah down. Dia sealau beri semangat ke anak-anaknya. Saya merasa suami saya ini dijebak. Saya yakin suami saya tidak melakukan. Hal itulah yang paling dia benci. Ternyata itu pula yang menyeret suami saya masuk tanah hukum.

OS: Kami berharap supaya pihak yang berwenang untuk memberikan keadilan kepada abang kami. Kalau memang benar dia salah tidak apa dihukum, tapi kalau dia dijebak kami mohon tolong diungkap dan diberi keadilan seutuhnya.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Gugur di Ujung Timur: Perwira Kopassus Asal Sorong Tewas Ditembak Rekan Sejawat

4 November 2026

Dikhianati Poligami, Istri Sah Peluk Erat Suami Sambil Menangis

3 November 2026

Teror Cemburu Buta Madiun: Suami Bantai dan Bakar Istri serta Anak

2 November 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Bekerja di perusahaan asing bergaji ratusan dolar, Dwi Bagus ternyata ahli las bawah air

4 November 2026

Prediksi Liverpool vs Chelsea: The Reds Siap Bungkam Skuad Xabi Alonso

4 November 2026

Pendapatan Anjlok, Gerindra-PSI Pertanyakan Pemerataan Ekonomi Bali di RAPBD 2027

4 November 2026

Bongkar Rahasia CVT Rusak: Tips Jitu dari Bengkel Resmi

4 November 2026
TAGS
akan Ampat Berita Bisnis Budaya Bukan dalam dan dari dengan diskon DPR Dunia Ekonomi Hiburan Horoskop Indonesia ini insiden Iran Jadi Kasus kasus kriminal Kejahatan Kesehatan Kontroversi KPK Laporan Polisi media berita Olahraga Pemerintah perbintangan perusahaan Politik Politik dan Hukum politik dan pemerintahan presiden Raja Selebriti Soal Tambang TNI untuk warga yang
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?