Apa Itu Tanaman Hidroponik?

Faba Photography / Getty Images
Hidroponik adalah teknik bercocok tanam yang menggunakan media berbasis air sebagai pengganti tanah. Anda juga bisa memanfaatkan media alternatif seperti serat kelapa, perlit, atau vermikulit untuk menopang tanaman. Teknik ini sangat cocok bagi mereka yang ingin menanam tanaman di area terbatas tanpa harus mengandalkan tanah.
Kelebihan Tanaman Hidroponik
Dapat Ditanam di Area Terbatas

Carlina Teteris / Getty Images
Salah satu keunggulan utama dari tanaman hidroponik adalah kemampuannya untuk ditanam di area yang sempit. Karena tidak memerlukan tanah, Anda bisa menanam tanaman di ruangan, balkon, atau bahkan di dalam rumah.Tanaman Lebih Cepat Tumbuh

Prapat Aowsakorn / Getty Images
Dengan menggunakan media air yang kaya nutrisi, tanaman hidroponik tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan metode tradisional. Selain itu, tanaman juga terhindar dari hama yang biasanya muncul di tanah.
Kekurangan Tanaman Hidroponik
Berpotensi Tertular Zat Berbahaya pada Tanaman

Kevin Norris / The Spruce
Meskipun efisien, tanaman hidroponik memiliki risiko tertular zat berbahaya atau penyakit melalui media air. Oleh karena itu, penting untuk memeriksa kualitas air secara rutin agar kondisi tanaman tetap optimal.Sering Mengabaikan Pencahayaan

Kevin Norris / The Spruce
Pencahayaan merupakan faktor penting dalam pertumbuhan tanaman hidroponik. Jika area yang digunakan minim cahaya, maka tanaman akan sulit berkembang. Untuk mengatasi hal ini, tersedia lampu LED khusus yang dapat digunakan sebagai pencahayaan tambahan.
10 Contoh Tanaman Hidroponik
Selada

Getty Images
Selada adalah salah satu tanaman hidroponik yang paling mudah ditanam. Anda bisa menanamnya dalam jumlah kecil dan secara berkala. Selada siap dipanen setelah 25 hingga 60 hari.Bayam

Getty Images
Bayam juga cocok ditanam dengan teknik hidroponik. Tanaman ini tumbuh subur di suhu dingin di bawah 23 derajat Celsius dan siap dipanen dalam waktu 28 hingga 55 hari.Kale

Trubus
Tanaman kale memiliki akar yang besar sehingga membutuhkan tantangan lebih. Lebih baik menanamnya dalam jumlah kecil dan panen secara individu setelah 50 hingga 55 hari.Basil

Getty Images
Semua jenis basil dapat ditanam dengan baik menggunakan teknik hidroponik selama mendapatkan cukup cahaya. Basil siap dipanen setelah 65 hingga 70 hari.Seledri

Wachirapan Sinyungtanakul / Getty Images
Seledri membutuhkan waktu lebih lama untuk berkecambah, namun setelah mulai tumbuh, ia akan bertumbuh lebih lebat dan harum. Seledri membutuhkan cahaya matahari yang cukup untuk tumbuh.Daun Ketumbar

Getty Images
Daun ketumbar tumbuh lebih cepat dibandingkan seledri. Anda bisa mendapatkan daun ketumbar segar yang siap panen setelah 55 hingga 75 hari.Stroberi

Epic Gardening
Stroberi lebih menantang untuk ditanam dengan teknik hidroponik. Anda memerlukan tanaman kecil yang sudah berbunga. Pastikan nutrisi terpenuhi dengan menggunakan teknik film nutrisi (NFT). Stroberi siap dipanen setelah 28 hingga 42 hari.Tomat

Simonkr / Getty Images
Tomat dapat melakukan proses penyerbukan sendiri, namun mengguncang cabang-cabang yang berbunga dapat mempercepat pematangan. Tomat siap dipanen setelah 75 hingga 90 hari.Cabai

Dmytro Skrypnykov / Getty Images
Cabai aman dan mudah ditanam dengan teknik hidroponik. Gunakan tongkat kayu untuk menopang tanaman agar tidak roboh saat berbuah. Cabai siap dipanen setelah 70 hingga 85 hari.Mentimun

Garsya / Getty Images
Mentimun merupakan tanaman merambat yang membutuhkan penyerbukan manual saat ditanam di dalam ruangan. Mentimun siap dipanen setelah 56 hingga 60 hari.
Cara Penanaman Tanaman Hidroponik Rumahan
Ada beberapa sistem hidroponik yang cocok untuk pemula, antara lain:
Sistem Sumbu

Kevin Norris / The Spruce
Sistem sumbu adalah cara paling sederhana. Anda hanya membutuhkan air, pupuk hidroponik, tali katun untuk sumbu, media tanam, serta nampan.Sistem Budidaya Air

Kevin Norris / The Spruce
Tanaman ditempatkan di lubang styrofoam yang mengapung di atas reservoir air. Gunakan wadah plastik yang dilubangi untuk menopang tanaman.Sistem Pasang Surut

Kevin Norris / The Spruce
Sistem ini bekerja dengan membanjiri media tanam dengan larutan air dan nutrisi, lalu air mengalir ke reservoir.Teknik Film Nutrisi

Kevin Norris / The Spruce
Teknik ini mirip dengan sistem pasang surut, namun larutan air dan nutrisi mengalir secara terus-menerus tanpa berhenti.Sistem Aeroponik

Kevin Norris / The Spruce
Sistem aeroponik bekerja dengan menyemprot akar tanaman dengan larutan air dan nutrisi secara berkala. Metode ini memerlukan pompa dan penyemprot yang canggih.






















