Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 13 Maret 2026
Trending
  • 108 Ribu Penumpang dan 353 Ribu Kendaraan Diperkirakan Menyeberang dari Sumatra ke Jawa
  • Fakta Final All England 2026: An Se-young Pecahkan Rekor Susi Susanti, Korea Selatan Menanti Gelar Juara Umum
  • Ramalan Zodiak 12 Hari Senin 9 Maret 2026: Aries Jadi Sorotan, Taurus Fokus Ambisi, Leo Hadapi Dinamika
  • Live dini hari WIB, jadwal balap MotoGP, Moto2, dan Moto3 GP Brasil 2026
  • 5 Alur Utama Drakor Boyfriend on Demand yang Membuat Penasaran
  • Cara kirim barang via Grab, kini jadi mudah!
  • Pemilik Resto Dihentikan sebagai Tersangka Setelah Dimaafkan Pelanggan
  • Kalender Liturgi Katolik: Pesta St Fransiska Romana 9 Maret 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Mencegah Kerusakan Kalimas dari Hulunya
Nasional

Mencegah Kerusakan Kalimas dari Hulunya

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover13 Maret 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kegiatan Bersih-Bersih Sungai Kalimas di Surabaya

Pagi yang masih dingin dan segar menjadi momen penting bagi ribuan peserta yang terlibat dalam aksi bersih-bersih Sungai Kalimas di Surabaya. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026, dimulai dari kawasan Monumen Kapal Selam Surabaya, salah satu ikon kota yang berada di tepi sungai. Para peserta mulai bergerak sejak pagi hari, membawa peralatan sederhana seperti sapu lidi dan serok sampah.

Di beberapa titik, peserta bahkan tidak ragu untuk menceburkan diri ke air, mengangkat sampah plastik dan menyingkirkan eceng gondok yang menumpuk. Hal ini menunjukkan semangat tinggi dari masyarakat yang ingin menjaga kebersihan lingkungan.

Lucky (45), salah satu koordinator Kader Surabaya Hebat (KSH) dari wilayah Tembok Dukuh, Kecamatan Bubutan, sudah hadir sejak pukul tujuh pagi. Ia datang bersama empat rekan lainnya. Menurut Lucky, kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa. Baginya, ini adalah cara untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kolektif.

“Kegiatan ini bagus untuk merawat lingkungan. Masyarakat dilibatkan langsung menjaga kebersihan. Jadi ada kesadaran bahwa menjaga kota bukan hanya tugas dinas kebersihan, tapi tanggung jawab kita semua,” ujarnya.

Harapan serupa juga datang dari Ainum (44), warga lain yang ikut dalam aksi bersih-bersih itu. Menurutnya, gerakan seperti ini perlu diperluas ke ruang-ruang publik lain di Surabaya.

“Kegiatannya bagus. Tapi harapan saya juga dilakukan di tempat lain, misalnya taman kota atau di pinggir pantai. Di sana masih sering terlihat banyak sampah,” katanya.

Pagi itu, tak kurang dari 5.280 orang terlibat dalam aksi bersih Sungai Kalimas. Mereka berasal dari berbagai unsur, mulai dari Kader Surabaya Hebat, komunitas lingkungan, masyarakat umum, hingga unsur TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Kegiatan yang dikenal sebagai Korve Kalimas 2026 itu menjadi bagian dari Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah), sebuah gerakan nasional yang digagas pemerintah untuk memperkuat budaya bersih dan mempercepat penanganan persoalan sampah secara terintegrasi.

Hadirnya Menteri Lingkungan Hidup

Kegiatan tersebut semakin menarik karena dihadiri langsung oleh Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH). Apel pagi di kawasan Monumen Kapal Selam Surabaya diawali dengan laporan dari Wali Kota Surabaya kepada Menteri. Hadir mendampingi Menteri antara lain Walikota Surabaya, Eri Cahyadi, Kepala Staf Komando Garnisun Tetap III/Surabaya Brigjen TNI (Marinir) Danuri, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Timur Nurkholis.

Setelah apel, para peserta langsung bergerak melakukan kerja bakti di sekitar kawasan tersebut. Sebagian memungut sampah di bantaran sungai, sebagian lain menyingkirkan tanaman air yang menumpuk di permukaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan susur Sungai Kalimas. Sebanyak 19 perahu karet dikerahkan untuk menyisir aliran sungai dari dermaga Monumen Kapal Selam menuju kawasan Siola Surabaya.

Dari jumlah itu, 10 perahu karet dikerahkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur untuk mendukung kegiatan susur sungai. Setiap perahu diisi enam orang termasuk pengemudi, sementara empat perahu di antaranya disiapkan untuk tamu VIP. Rombohan wartawan dari berbagai media juga ikut dalam kegiatan susur Sungai Kalimas tersebut.

Kolaborasi Antara Pemerintah dan Masyarakat

Di atas perahu, Menteri dan rombongan tak sekadar meninjau. Mereka ikut memungut sampah yang mengapung di permukaan air dan membantu membersihkan eceng gondok yang menghambat aliran sungai. Bagi Menteri Hanif, aksi bersih sungai ini bukan sekadar kegiatan simbolik. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan, terutama di kawasan perkotaan.

“Kegiatan aksi bersih sungai dan kerja bakti lingkungan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan, khususnya di kawasan perkotaan,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan sampah dan pencemaran lingkungan tidak bisa diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan keterlibatan berbagai pihak secara berkelanjutan, mulai dari pemerintah, dunia usaha, sekolah, perguruan tinggi, hingga masyarakat.

Gerakan Indonesia ASRI sendiri merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang mendorong penguatan budaya bersih dan peningkatan kepedulian kolektif terhadap lingkungan.

Penilaian Adipura dan Harapan Masa Depan

Dalam kesempatan itu, Menteri juga mengapresiasi kinerja Kota Surabaya dalam pengelolaan sampah. Berdasarkan penilaian KLH/BPLH tahun 2025, Surabaya tercatat sebagai kota dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan sampah dan memperoleh sertifikat menuju kota bersih dalam penilaian Adipura.

Meski dalam penilaian Adipura tahun 2025, pemerintah pusat tidak menetapkan satu pun kota sebagai penerima Piala Adipura, Surabaya tetap berada di peringkat teratas kota penerima Sertifikat Adipura dengan capaian nilai penilaian tertinggi dibanding kota-kota lainnya di Indonesia.

Data KLH/BPLH juga menunjukkan timbulan sampah di Surabaya mencapai sekitar 1.810,81 ton per hari, dengan sekitar 31,49 ton per hari atau 1,74 persen yang masih belum terkelola secara optimal.

Menurut Menteri, Surabaya diharapkan dapat terus menjadi kota percontohan nasional dalam pengelolaan sampah sekaligus meningkatkan kinerjanya agar kembali meraih penghargaan Adipura di masa mendatang.

Penutup dan Rencana Ke depan

Usai menyelesaikan rangkaian kegiatan di Surabaya, Menteri Hanif melanjutkan kunjungan kerja ke Bojonegoro. Di daerah tersebut, ia memimpin apel bersama sekitar 500 peserta sebelum melaksanakan kerja bakti di sejumlah lokasi, mulai dari pasar hingga fasilitas pengolahan sampah berbasis masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga kebersihan sungai, pasar, dan kawasan permukiman, serta menumbuhkan kesadaran bahwa lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab bersama.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

108 Ribu Penumpang dan 353 Ribu Kendaraan Diperkirakan Menyeberang dari Sumatra ke Jawa

13 Maret 2026

Piche Kota Indonesia Mangkir dari Panggilan Kasus Rudapaksa Siswi SMA, Tiba-Tiba Sakit

13 Maret 2026

THR ASN, TNI, dan Polri 2026 Naik 10 Persen, Airlangga: Komponen Dibayar Penuh

13 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

108 Ribu Penumpang dan 353 Ribu Kendaraan Diperkirakan Menyeberang dari Sumatra ke Jawa

13 Maret 2026

Fakta Final All England 2026: An Se-young Pecahkan Rekor Susi Susanti, Korea Selatan Menanti Gelar Juara Umum

13 Maret 2026

Ramalan Zodiak 12 Hari Senin 9 Maret 2026: Aries Jadi Sorotan, Taurus Fokus Ambisi, Leo Hadapi Dinamika

13 Maret 2026

Live dini hari WIB, jadwal balap MotoGP, Moto2, dan Moto3 GP Brasil 2026

13 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?