Pengalaman Marissya Icha Saat Terjebak Dampak Perang Amerika Serikat-Israel dengan Iran
Perang antara Amerika Serikat dan Iran yang meletus pada Sabtu (28/2/2026) memberikan dampak yang sangat besar, tidak hanya bagi masyarakat di kawasan Timur Tengah tetapi juga bagi warga negara asing yang sedang berada di sana. Salah satu yang merasakan dampak langsung dari konflik ini adalah selebgram sekaligus pengusaha, Marissya Icha. Penerbangan yang sempat direncanakan untuk pulang ke Tanah Air dibatalkan, sehingga ia harus menghadapi situasi yang penuh ketidakpastian.
Kehadiran Marissya Icha dalam Situasi Darurat
Marissya Icha bersama putrinya, Aurel Givasya, baru saja menyelesaikan ibadah umroh di Tanah Suci. Namun, saat ingin kembali ke Indonesia, penerbangan dari Jeddah, Arab Saudi dibatalkan akibat eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran. Keputusan pembatalan penerbangan dilakukan oleh sejumlah maskapai sebagai tindakan pencegahan terhadap risiko keselamatan.
Ayah dan ibu Marissya Icha, Bermawi dan Neti, turut merasa cemas menantikan kabar kepulangan putrinya. Bahkan, mereka rela menginap di bandara demi memastikan keberadaan anaknya. Mereka tak bisa tidur semalaman karena khawatir akan nasib Marissya Icha dan putrinya.

Pengalaman Berdoa dan Pasrah Saat Terjebak Konflik
Dalam unggahan Instagram Story-nya, Marissya Icha menunjukkan bahwa dirinya dan rombongan telah tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Senin (2/3/2026). Di sana, ia diterima dengan pelukan hangat dari ibunya. Marissya Icha juga menyampaikan perasaannya saat menghadapi situasi sulit akibat perang yang terjadi.
Ia mengaku pasrah dengan kondisi yang dialaminya. Doa dan harapan terus ia panjatkan kepada Allah SWT. “Saat kepulanganku aku sudah berdoa sama Allah, ‘ya Allah aku titipkan diriku dan anakku kepadamu, jika kami harus engkau panggil dalam keadaan ini kami insyaAllah kami siap ya Allah, tapi saya titip keluargaku ya Allah’,” ujarnya.
Meski sempat khawatir, Marissya Icha tetap bersyukur dapat menjalani ibadah puasa di Tanah Suci. Dalam video yang dibagikannya, ia tampak antusias membagikan sajadah di Masjid Nabawi. Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan berpuasa di Madinah.
Perjalanan Umroh yang Bukan Sekadar Perjalanan Jauh
Bagi Marissya Icha, umroh bukan sekadar perjalanan jauh melainkan undangan dari Allah. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan ini menjadi momen penting untuk lebih dekat dengan Allah. “Ini bukan sekadar perjalanan jauh, ini undangan Allah, di tempat yang mulia, di bulan yang paling istimewa.”
Ia berharap Ramadhan di Madinah menjadi waktu yang lebih khusyuk dan tenang. “Semoga Ramadhan ku di Madinah ini menjadi Ramadhan yang berbeda. Lebih khusyuk. Lebih tenang. Lebih dekat lagi kepada Allah SWT.”
58 Ribu Jemaah Asal Indonesia Tertahan di Arab Saudi
Tidak hanya Marissya Icha, ribuan jemaah umrah asal Indonesia juga tertahan di Arab Saudi akibat pembatalan penerbangan. Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah Ichsan Marsha menyebutkan bahwa hingga kini, sekitar 58 ribu jemaah masih berada di sana.
Selain Marissya Icha, beberapa artis dan tokoh ternama seperti Disjoki (DJ) Nathalie Holscher, aktris Meisya Siregar, dan musisi Bebi Romeo juga mengalami pembatalan penerbangan akibat situasi darurat ini.



