Pertandingan Kunci di Liga 2 Championship 2025-2026
Pekan ke-22 Liga 2 Championship 2025-2026 akan menjadi pertandingan krusial antara Kendal Tornado FC melawan PSS Sleman. Kedua tim berada di posisi teratas grup, dengan Kendal Tornado FC berada di peringkat ketiga Grup 2 atau Wilayah Timur dengan poin 40, sementara PSS Sleman memimpin klasemen dengan poin 42.
Kendal Tornado FC memiliki rekor yang cukup bagus, dengan 12 kali menang, 4 kali imbang, dan 5 kali kalah dalam 21 pertandingan. Sementara itu, PSS Sleman lebih unggul dengan 13 kali menang, 6 kali seri, dan 2 kali kalah dari 21 laga yang telah dijalani.
Di fase penentuan promosi ke Liga 1 musim depan, kedua tim juga menunjukkan performa yang baik. Kendal Tornado FC berhasil meraih poin 7 dari tiga pertandingan, termasuk kemenangan 4-0 atas Persipal FC Palu, draw 0-0 melawan Barito Putera, dan kemenangan 2-1 atas Persipura Jayapura.
Sementara itu, PSS Sleman juga menghadirkan hasil yang konsisten. Mereka berhasil mengalahkan Deltras FC 3-1, Persipura 2-0, serta Persela Lamongan 0-1 dalam tiga pertandingan terakhir mereka.
Fakta Menarik Sebelum Pertandingan
1. Kembalinya Gustavo Tocantins
Gustavo Tocantins, penyerang asal Brasil, kembali dari hukuman larangan bermain setelah menjalani akumulasi kartu kuning. Ia sebelumnya bergabung dengan PSS Sleman pada Juli 2024 dari Barito Putera. Dengan total 21 gol dan 5 assist dari 49 penampilannya bersama Barito Putera sejak 7 Januari 2023, ia langsung mencuri perhatian dengan produktivitasnya di Liga 1 2024/2025.
Meski tidak bisa bermain saat PSS Sleman mengalahkan Persela Lamongan pekan lalu, Tocantins kini siap kembali beraksi saat bertandang ke markas Kendal Tornado FC. Ia telah mencetak 15 gol dari 20 penampilan di Liga 2 Championship 2025-2026.
2. Cedera Kushedya Hari Yudo
Kushedya Hari Yudo, penyerang utama Kendal Tornado FC, mengalami cedera fraktur tangan kiri saat melawan Persipura Jayapura. Ia harus ditarik keluar menjelang babak pertama selesai setelah berbenturan dengan bek asal Brasil, Arthur Viera.
Hari Yudo telah menjalani operasi di Rumah Sakit Charlie Hospital (RSCH), Kendal, dan kondisinya dikatakan stabil. Dokter Tim Kendal Tornado FC, Resaka Yudha Prawira, menyebutkan bahwa masa pemulihan sekitar tiga pekan. Saat ini, Hari Yudo belum bisa bermain dalam pertandingan melawan PSS Sleman.
3. Minimnya Dukungan Suporter
Salah satu keuntungan bagi PSS Sleman adalah minimnya dukungan suporter tuan rumah. Kendal Tornado FC telah pindah kandang ke Stadion Sriwedari, Solo, yang sejauh ini tidak selalu ramai. Meskipun ada peningkatan jumlah penonton saat melawan Persipura Jayapura, jumlah tersebut masih jauh dari harapan.
Dalam pertandingan melawan PSS Sleman nanti, kemungkinan besar suporter tuan rumah akan tetap sedikit. Hal ini bisa memberikan sedikit keuntungan bagi PSS Sleman yang biasanya lebih terbiasa bermain di stadion yang ramai.



