Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 1 Maret 2026
Trending
  • Ibu Tiri Sukabumi Bantah Tuduhan aniaya Anak, Sebut Korban Sakit: Viral di Media Sosial
  • Perjanjian Dagang AS-Indonesia: Kekuatan Pangan Prabowo Di Tengah Ancaman
  • 5 Populer Regional: Nasib Bripda Masias Dihentikan – Viral Ketua RT Lewati Jalan Basah
  • Pinjaman Rp 2 Triliun Dedi Mulyadi untuk Infrastruktur Jawa Barat 2030
  • 12 Ramalan Shio Penuh Harapan 23 Februari 2026: Cinta, Karier, Angka Fortunat
  • Fokus rapat internal: Percepatan penguatan KIK dan merek kolektif
  • GIIAM Larang Impor 105 Ribu Pikap India: Ancaman bagi Pasar Komersial
  • Anak 12 Tahun di Sukabumi Meninggal dengan Luka Bakar Misterius, Diduga Disiksa Ibu Tiri
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Dua Gempa Guncang Pangandaran dan Tasik Pagi dan Sore
Nasional

Dua Gempa Guncang Pangandaran dan Tasik Pagi dan Sore

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover1 Maret 2026Tidak ada komentar5 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Gempa Mengguncang Wilayah Jawa Barat dan Sekitarnya

Beberapa gempa bumi terjadi di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir. Gempa-gempa tersebut tercatat dengan berbagai magnitudo dan lokasi yang berbeda, mulai dari Tasikmalaya hingga Pangandaran. Berikut adalah informasi lengkap mengenai peristiwa-peristiwa tersebut.

Gempa di Tasikmalaya dan Pangandaran

Pada Kamis (26/2) sore, wilayah Tasikmalaya diguncang gempa dengan kekuatan Magnitudo 2,6. Pusat gempa berada di darat, 16 km Barat Laut Kota Tasikmalaya, dengan kedalaman 18 km. Informasi ini dikeluarkan oleh BMKG Wilayah II melalui akun X @bmkgwilayah2.

Kemudian, pada Jumat (27/2) dini hari, wilayah Pangandaran juga diguncang gempa dengan kekuatan Magnitudo 2,7. Pusat gempa berada di laut, 147 km Selatan Kabupaten Pangandaran, dengan kedalaman 13 km. BMKG menyampaikan informasi ini dengan catatan bahwa data masih dalam proses pengolahan dan bisa berubah seiring kelengkapan data.

Gempa di Cilacap dan Bandung

Sebelumnya, pada Kamis (26/2) sore, gempa juga terjadi di Cilacap dengan kekuatan Magnitudo 3,2. Pusat gempa berada di laut, 144 km Selatan Cilacap, dengan kedalaman 10 km. BMKG kembali memberi peringatan bahwa informasi ini bersifat sementara dan belum stabil.

Sementara itu, pada Rabu (25/2) malam, wilayah Bandung diguncang gempa dengan kekuatan Magnitudo 2,5. Pusat gempa berada di laut, 110 km Barat Daya Kabupaten Bandung, dengan kedalaman 10 km. Informasi ini juga disertai disclaimer yang menunjukkan bahwa data masih dalam proses verifikasi.

Gempa di Sukabumi dan Bogor

Selain itu, pada Rabu (25/2) malam, gempa juga terjadi di Sukabumi dan Bogor. Gempa Sukabumi memiliki magnitudo 2,5 dengan pusat gempa di laut dekat pantai, 71 km Selatan Kabupaten Sukabumi, dan kedalaman 61 km. Sementara itu, gempa Bogor memiliki magnitudo 1,6 dengan pusat gempa di darat, 22 km Barat Daya Kota Bogor, dan kedalaman 5 km.

Skala MMI dan Tindakan Saat Gempa

BMKG juga menyampaikan informasi mengenai skala MMI (Modified Mercalli Intensity) yang digunakan untuk mengukur intensitas gempa. Berikut penjelasan singkatnya:

  • I MMI

    Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.
  • II MMI

    Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.
  • III MMI

    Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah. Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.
  • IV MMI

    Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.
  • V MMI

    Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
  • VI MMI

    Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang. Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.
  • VII MMI

    Semua orang di rumah keluar. Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah. Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.
  • VIII MMI

    Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat. Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.
  • IX MMI

    Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan. Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.
  • X MMI

    Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
  • XI MMI

    Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.
  • XII MMI

    Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

Tips Saat Gempa Terjadi

Berikut tindakan yang perlu dilakukan saat gempa terjadi:

  1. Tetap tenang

    Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang! Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah spot yang aman untuk berlindung.

  2. Di dalam rumah

    Jika sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu. Meja adalah tempat terbaik untuk berlindung dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa. Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk. Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

  3. Di luar ruangan

    Jika sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka. Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun. Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

  4. Di kerumunan

    Gempa bisa terjadi kapan saja. Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan. Untuk mengindari hal tersebut, kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

  5. Di gunung atau dataran tinggi

    Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung. Hindari daerah dekat lereng karena dipastikan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

  6. Di laut

    Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami. Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

  7. Di dalam kendaraan

    Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh. Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Ibu Tiri Sukabumi Bantah Tuduhan aniaya Anak, Sebut Korban Sakit: Viral di Media Sosial

1 Maret 2026

Pinjaman Rp 2 Triliun Dedi Mulyadi untuk Infrastruktur Jawa Barat 2030

1 Maret 2026

5 Populer Regional: Nasib Bripda Masias Dihentikan – Viral Ketua RT Lewati Jalan Basah

1 Maret 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Ibu Tiri Sukabumi Bantah Tuduhan aniaya Anak, Sebut Korban Sakit: Viral di Media Sosial

1 Maret 2026

Perjanjian Dagang AS-Indonesia: Kekuatan Pangan Prabowo Di Tengah Ancaman

1 Maret 2026

5 Populer Regional: Nasib Bripda Masias Dihentikan – Viral Ketua RT Lewati Jalan Basah

1 Maret 2026

Pinjaman Rp 2 Triliun Dedi Mulyadi untuk Infrastruktur Jawa Barat 2030

1 Maret 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?