Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Minggu, 24 Mei 2026
Trending
  • Profil Sebastian Desabre, Pelatih Kongo di Piala Dunia 2026 dengan Reputasi Hebat di Afrika
  • 18 Calon Jamaah Haji Aceh Gagal Berangkat Karena Kematian dan Sakit
  • Profil Pemeran Drakor Teach You a Lesson, Trailer Sudah Dirilis
  • Menolak Nongkrong Bersama Desta dan Gading Marten, Ahmad Dhani: Tidak Ingin Terpengaruh Perilaku Buruk
  • Wakil Ketua DPD RI: Pidato Prabowo Perkuat Arsitektur Ekonomi dan Ideologi Pembangunan
  • Paket Soal TIK Kelas 11 Essay Semester 2 dan Kunci Jawaban 2026
  • Skuter Listrik TVS iQube S Lebih Terjangkau, Rasakan Berkendara Seperti Motor Bensin
  • 11 Film Pendek Berdasarkan Lagu Thailand
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Ekonomi»BEI Evaluasi FCA, Ini Dampaknya bagi Pasar Saham Indonesia
Ekonomi

BEI Evaluasi FCA, Ini Dampaknya bagi Pasar Saham Indonesia

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover28 Februari 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



Indonesiadiscover.com.CO.ID – JAKARTA.

Evaluasi Kebijakan Full Call Auction (FCA) oleh BEI

Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mempertimbangkan evaluasi terhadap penerapan skema full call auction (FCA) pada papan pemantauan khusus. Rencana ini direncanakan selesai dalam kuartal II-2026, sebagai bagian dari peninjauan berkala atas kebijakan yang telah diterapkan sebelumnya. Menurut pejabat sementara BEI, Jeffrey Hendrik, evaluasi ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas mekanisme perdagangan yang ada.

Sejumlah analis menilai bahwa langkah ini merupakan hal wajar dan penting untuk mendorong perkembangan struktur pasar modal. FCA dirancang sebagai alat pengendalian risiko bagi saham-saham yang masuk papan pemantauan khusus, biasanya karena volatilitas tinggi, likuiditas rendah, atau isu fundamental dan tata kelola. Namun, evaluasi juga perlu dilakukan mengingat dinamika pasar yang terus berubah.

Pertimbangan dalam Evaluasi FCA

Dalam proses evaluasi, beberapa aspek penting yang harus dipertimbangkan antara lain:

Efektivitas FCA dalam meredam spekulasi berlebihan

Meskipun FCA berhasil mencegah lonjakan harga yang tidak wajar, di sisi lain bisa menyebabkan saham menjadi “mati suri” karena pelaku pasar enggan terlibat akibat keterbatasan frekuensi lelang.

Dampak terhadap likuiditas dan price discovery

Likuiditas seringkali terganggu karena keterbatasan transaksi, sehingga investor kesulitan memperkirakan arah harga saham selama sesi.

Kriteria saham yang masuk dan keluar dari FCA

Kebijakan ini perlu lebih jelas dan objektif agar tidak menimbulkan ketidakadilan atau persepsi negatif dari para investor.

Persepsi investor institusi dan asing

Kredibilitas kebijakan sangat penting, terutama untuk menarik minat investor asing yang cenderung lebih selektif.

Tantangan dan Kelemahan FCA

Menurut Nafan Aji Gusta, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas, beberapa kelemahan FCA yang menjadi perhatian investor antara lain:

Transparansi terbatas

Adanya
bid dan offer tersembunyi yang mengurangi visibilitas pasar.

Likuiditas rendah

Saham-saham yang masuk FCA seringkali sulit diperdagangkan, baik saat masuk maupun keluar.

Tidak adanya price discovery optimal

Investor kesulitan mengetahui arah harga saham selama sesi.

Kurangnya pemahaman investor ritel

Banyak investor pemula belum memahami mekanisme FCA secara utuh.

Evaluasi FCA diperlukan untuk meningkatkan kepercayaan investor terhadap sistem tersebut. Dengan perubahan signifikan, dampaknya bisa sangat besar, terutama pada saham-saham berkapitalisasi kecil dan menengah yang sering menjadi penghuni papan pemantauan khusus. Perubahan kriteria diharapkan dapat menggeser komposisi saham yang masuk FCA, baik bertambah maupun berkurang, tergantung pada kebijakan BEI.

Dampak Jangka Panjang

Jika saham keluar dari skema FCA, maka potensi peningkatan likuiditas dan volatilitas bisa terjadi. Sebaliknya, saham yang baru masuk FCA cenderung menghadapi tekanan psikologis dan penurunan minat transaksi. Dalam jangka panjang, konsistensi evaluasi seperti ini dapat meningkatkan kepercayaan investor, khususnya asing, terhadap integritas pasar modal domestik.

Saran untuk Investor

Nafan menyarankan para investor tetap fokus pada saham-saham dengan fundamental solid namun masih undervalued. Analisis teknikal dan pengelolaan risiko secara disiplin sangat penting dalam investasi.

Hendra Wardana, Pengamat Pasar Modal, menyarankan investor yang memegang saham penghuni FCA untuk tetap fokus pada kinerja emiten dan potensi perbaikan fundamental. Jika saham memiliki masalah serius, keluar dari FCA belum tentu otomatis memicu reli berkelanjutan. Namun, jika masalah bersifat teknis atau sementara, peluang re-rating bisa terbuka ketika status FCA berubah.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Wakil Ketua DPD RI: Pidato Prabowo Perkuat Arsitektur Ekonomi dan Ideologi Pembangunan

24 Mei 2026

Opini: Jutaan Pekerja Informal Dongkrak Ekonomi NTT

24 Mei 2026

Kopdes Merah Putih Bikin Investor Khawatir Masuk Saham Ritel, AMRT-DNET Terkena Dampak?

24 Mei 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

Profil Sebastian Desabre, Pelatih Kongo di Piala Dunia 2026 dengan Reputasi Hebat di Afrika

24 Mei 2026

18 Calon Jamaah Haji Aceh Gagal Berangkat Karena Kematian dan Sakit

24 Mei 2026

Profil Pemeran Drakor Teach You a Lesson, Trailer Sudah Dirilis

24 Mei 2026

Menolak Nongkrong Bersama Desta dan Gading Marten, Ahmad Dhani: Tidak Ingin Terpengaruh Perilaku Buruk

24 Mei 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?