Close Menu
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, 20 Februari 2026
Trending
  • 5 Shio Ini Akan Dikaruniai Kekayaan Besar dan Warisan Berlimpah
  • Laga Penentu Harapan Persib di AFC Champions League Two Malam Ini
  • 100 ucapan minta maaf Ramadhan 2026: Indonesia dan Jawa
  • 3 Klimaks Mengejutkan Jelang Akhir Drakor To My Beloved Thief
  • Cara Tukar Uang Baru 2026 di Bank Terkemuka Indonesia
  • Libur Akhir Pekan, Parangtritis Dipadati Ribuan Pengunjung dan Pelari
  • Honda CT125 Murah, Tapi Mirip Banget! Hanya Rp 23 Jutaan!
  • Kinerja Kuat, Pegadaian Cetak Laba Bersih 8,34 Triliun pada 2025
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads RSS
Indonesia Discover
Login
  • Nasional
    • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
    • Hiburan
    • Otomotif
    • Pariwisata
    • Teknologi
  • Olahraga
  • Login
Indonesia Discover
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Politik
  • Hukum
  • Ragam
  • Olahraga
  • Login
Home»Nasional»Kinerja Kuat, Pegadaian Cetak Laba Bersih 8,34 Triliun pada 2025
Nasional

Kinerja Kuat, Pegadaian Cetak Laba Bersih 8,34 Triliun pada 2025

admin_indonesiadiscoverBy admin_indonesiadiscover20 Februari 2026Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Kinerja Positif PT Pegadaian di Tahun 2025



PT Pegadaian berhasil mencatatkan kinerja positif di tahun 2025 dengan laba bersih sebesar Rp 8,34 triliun. Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan laba bersih yang eksponensial sebesar 42,6% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp 5,85 triliun. Hal ini membuktikan bahwa perusahaan mampu meningkatkan kinerja secara signifikan dalam kurun waktu satu tahun.

Direktur Utama PT Pegadaian Damar Latri Setiawan menjelaskan bahwa pencapaian ini didorong oleh realisasi aset Perusahaan sebesar Rp 151,7 triliun, yang tumbuh sebesar 47,8% dibandingkan tahun 2024 sejumlah Rp 102,6 triliun. Selain itu, pencapaian Outstanding Loan (OSL) Gross sebesar Rp 126 triliun juga menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pertumbuhan keuangan perusahaan. Angka ini meningkat sebesar 47,5% dari tahun 2024 yang hanya mencapai Rp 85,4 triliun.

Dari sisi keuangan, Pegadaian juga mencatatkan peningkatan Return on Asset (ROA) menjadi 6,7% dan Return on Equity (ROE) menjadi 21,73%. Selain itu, penurunan Non-Performing Loan (NPL) juga tercatat signifikan, dari tahun 2024 sebesar 0,63% berhasil ditekan menjadi 0,38% pada tahun 2025. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas pembiayaan Pegadaian semakin meningkat dan pengelolaan bisnis semakin sehat.

Layanan Bank Emas Mengalami Pertumbuhan Pesat

Dari sisi layanan Bank Emas, kinerja Pegadaian hingga 31 Desember 2025 menunjukkan pencapaian membanggakan. Total transaksi dan kelolaan Bank Emas Pegadaian mencapai 33,7 ton, terdiri dari:

  • Transaksi Tabungan Emas yang menembus angka 17,1 ton
  • Transaksi Deposito Emas sebesar 2,18 ton
  • Transaksi Cicil Emas mencapai 10,3 ton
  • Transaksi Titipan Emas Korporasi dan Pinjaman Modal Kerja Emas yang terus bertumbuh

“Kami menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder, khususnya nasabah, atas kepercayaan terhadap produk dan layanan Pegadaian,” ujar Damar. Ia menegaskan bahwa kepercayaan tersebut menjadi pemicu semangat bagi seluruh Insan Pegadaian untuk bekerja lebih keras dan berkontribusi lebih optimal, guna memberikan layanan terbaik kepada nasabah dan masyarakat.

Pegadaian terus berkomitmen mendukung pertumbuhan perekonomian kerakyatan melalui layanan produk gadai yang inklusif, layanan pinjuman mikro yang memudahkan, serta layanan Bank Emas Pegadaian yang andal.

Pengembangan Produk dan Layanan Berkelanjutan

Selama tahun 2025, kelolaan ekosistem emas di Pegadaian mencapai 136 ton, yang mencakup portofolio agunan emas produk Gadai dan portofolio layanan Bank Emas Pegadaian. Ini membuktikan bahwa masyarakat semakin aware untuk berinvestasi dalam bentuk emas, serta paham dan bijak dalam mengoptimalkan aset emas yang dimiliki.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha menyatakan bahwa kondisi perekonomian yang stabil dan geopolitik global yang kondusif akan menjadi faktor penentu terhadap pencapaian target kinerja di tahun 2026. Meski begitu, Ferdian tetap optimis bahwa dengan penerapan strategi korporasi yang adaptif, penguatan layanan berbasis solusi, kepatuhan terhadap regulasi dan transformasi budaya perusahaan yang berkelanjutan, Pegadaian akan mampu menjawab setiap tantangan.

Strategi Digital dan Pengembangan Aplikasi TRING!

Selain itu, Ferdian menambahkan bahwa kinerja Pegadaian ke depan akan didorong dengan strategi peningkatan market share dan optimalisasi layanan digital melalui aplikasi TRING!. Lebih lanjut disampaikan bahwa kehadiran aplikasi TRING! diharapkan dapat menyempurnakan ekosistem Layanan Bank Emas Pegadaian dengan memberikan kemudahan dalam berinteraksi, kecepatan dalam bertransaksi serta kenyamanan dalam berinvestasi emas, kapan saja dan dimana saja hanya dalam genggaman.

“Melalui TRING!, seluruh nasabah Pegadaian, baik yang baby boomer hingga gen Z, baik nasabah Pegadaian konvensional maupun Pegadaian syariah dapat mengakses seluruh produk Pegadaian secara real-time dalam satu aplikasi,” jelas Ferdian.

Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat dengan Fatwa DSN-MUI

Dalam rangka menyambut 1 (satu) tahun perjalanan Layanan Bank Emas yang jatuh pada tanggal 26 Februari mendatang, Pegadaian semakin optimis dengan berbagai pengembangan produk dan layanan. Hal ini sejalan dengan diluncurkannya fatwa DSN-MUI No.166 tahun 2026 tentang Layanan Kegiatan Usaha Bulion Berdasarkan Prinsip Syariah pada tanggal 13 Februari 2026 lalu.

Fatwa DSN-MUI tersebut dimaksudkan sebagai landasan normatif sekaligus pedoman operasional yang strategis bagi industri bulion dalam menjalankan kegiatan usaha secara transparan dan akuntabel sesuai prinsip syariah, serta bertujuan mendorong terciptanya ekosistem emas syariah di Indonesia yang lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

Diharapkan kehadiran fatwa tersebut semakin memperkuat tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan Bank Emas Pegadaian kedepan, dimana untuk saat ini produk dan layanan yang sudah memenuhi ketentuan syariah adalah Cicil Emas, Tabungan Emas dan Rahn Emas.

Visi dan Misi PT Pegadaian

Sebagai upaya untuk mewujudkan visi sebagai The Leader in the Gold Ecosystem and Digital Growth Inclusion, Pegadaian terus berfokus pada peningkatan kualitas layanan dan keandalan sistem, guna mendorong peningkatan kinerja yang sehat, perluasan akses layanan digital yang aman, serta mendukung program Asta Cita pemerintah dalam aspek pertumbuhan ekonomi Nasional, sejalan dengan cita-cita bersama untuk MengEMASkan Indonesia.

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
admin_indonesiadiscover
  • Website

Berita Terkait

Cara Tukar Uang Baru 2026 di Bank Terkemuka Indonesia

20 Februari 2026

3 Klimaks Mengejutkan Jelang Akhir Drakor To My Beloved Thief

20 Februari 2026

5 Shio Ini Akan Dikaruniai Kekayaan Besar dan Warisan Berlimpah

20 Februari 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru

5 Shio Ini Akan Dikaruniai Kekayaan Besar dan Warisan Berlimpah

20 Februari 2026

Laga Penentu Harapan Persib di AFC Champions League Two Malam Ini

20 Februari 2026

100 ucapan minta maaf Ramadhan 2026: Indonesia dan Jawa

20 Februari 2026

3 Klimaks Mengejutkan Jelang Akhir Drakor To My Beloved Thief

20 Februari 2026
© 2026 IndonesiaDiscover. Designed by Indonesiadiscover.com.
  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • PT. Indonesia Discover Multimedia
  • Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?