Perjalanan Tim Pramac di Musim MotoGP Baru
Tim Pramac memulai musim MotoGP dengan tantangan yang cukup berat. Setelah beberapa tahun bersama Ducati, tim yang dipimpin oleh Gino Borsoi kini harus menghadapi perubahan besar dalam struktur motor Yamaha. Mereka akan menggunakan mesin V4 yang baru, berbeda dari mesin inline yang selama ini digunakan oleh Yamaha.
Untuk proyek ambisius ini, tim telah menyiapkan pasangan pembalap yang menarik. Jack Miller, seorang pembalap berpengalaman, akan berpasangan dengan Toprak Razgatlioglu, juara dunia tiga kali di World Super Bike. Kombinasi ini diharapkan bisa memberikan keseimbangan antara pengalaman dan antusiasme.
Direktur pelaksana Pramac, Gino Borsoi, menyatakan optimisme terhadap masa depan tim setelah perubahan besar ini. Ia berharap bahwa tahun 2026 akan menjadi cerita yang berbeda dibandingkan tahun 2025 yang tidak sepenuhnya lancar.
Pembalap Baru dan Filosofi Tim
Borsoi menjelaskan bahwa tim ini memiliki filosofi baru dengan gaya berkendara yang belum pernah dilihat sebelumnya. Ia menilai bahwa kombinasi antara Jack Miller, yang sudah mengenal motor V4, dan Toprak Razgatlioglu, yang masih belajar, akan menciptakan garasi yang sempurna.
“Jack adalah pembalap yang masih bisa meraih hasil signifikan. Dia memiliki pengalaman dari Ducati dan KTM, dan dia juga membantu menawarkan perspektif yang berbeda,” ujar Borsoi.
Namun, fokus utama saat ini adalah pada Toprak Razgatlioglu dan bagaimana ia menyesuaikan diri dengan motor MotoGP yang sangat berbeda dari Superbike. Ia harus belajar mengelola rem karbon dan ban Michelin, yang berbeda dari Pirelli yang biasa digunakan di Superbike.
Proses Adaptasi Toprak Razgatlioglu
Menurut Borsoi, proses adaptasi Toprak Razgatlioglu ke MotoGP sedang berlangsung. Dari tes Valencia, ia mulai mengubah gaya berkendara.
“Saya melihat bahwa dia mulai memodifikasi pendekatannya terhadap rem depan. Ini penting karena dia belum pernah menggunakan rem karbon sebelumnya,” kata Borsoi.
Ia juga menyebutkan bahwa Toprak sudah mulai memahami perbedaan antara Superbike dan MotoGP. “Dia mungkin tidak akan bisa kompetitif segera, tetapi jika ini adalah pendekatannya dalam dua hari, saya pikir dia bisa menjadi pembalap yang kompetitif pada pertengahan musim.”
Performa di Tes Pramusim
Pada tes pramusim di Sepang, Yamaha berhasil meraih posisi satu-dua. Borsoi mengungkapkan kepuasannya terhadap performa tim dan Toprak Razgatlioglu.
“Jack mencatatkan waktu yang sama seperti kualifikasi tahun lalu dalam satu hari. Sementara itu, Toprak, yang belum pernah balapan di sini sebelumnya, berhasil mencatatkan waktu putaran 1 menit 58 detik. Saya angkat topi untuknya,” ujarnya.
Borsoi menekankan bahwa tujuan Toprak bukanlah untuk memperkecil jarak, tetapi untuk terus belajar dan meningkatkan waktunya setiap kali turun ke lintasan.
Peran Jack Miller dalam Proyek Baru
Jack Miller akan memainkan peran penting dalam membangun fondasi untuk Yamaha di masa depan. Borsoi menyatakan bahwa tahun ini sangat krusial bagi tim dan Yamaha.
“Proyek baru ini harus berhasil dan kompetitif. Ini akan menjadi dasar untuk tahun 2027. Ketika aturan berubah, semua orang akan mulai dari awal, dan Jack adalah bagian penting dari proyek ini,” ujarnya.
Masa Depan dan Kemungkinan Kembalinya Jorge Martín
Borsoi juga membuka pintu untuk masa depan, termasuk kemungkinan kembalinya Jorge Martín ke tim. Meskipun saat ini Martín berada di bawah dukungan Aprilia, Borsoi mengatakan bahwa tim akan menerima siapa pun yang ingin kembali.
“Toprak dan Martín akan menjadi tim yang hebat. Anda tidak pernah tahu dalam hidup. Karier seorang pembalap singkat, tetapi penting bagi mereka untuk pergi ke tim tempat mereka merasa nyaman,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa meski Martín merasa nyaman di Aprilia, tim Pramac akan menyambutnya dengan tangan terbuka jika ia ingin kembali.



